1775637218_ebe5d158653da885a7f0

Jelang Pembukaan Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Tengah, Match Coordination Meeting Digelar

Palu, Sulawesi Tengah Match Coordination Meeting dalam rangka pelaksanaan Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Tengah Tahun 2026. Bertempat di GBK Andi Raga Pettalolo, Rabu, 08/04/2026.

Pertemuan koordinasi tersebut dihadiri unsur panitia dan perwakilan tim peserta dan Perwakilan ASPROV PSSI Sulteng

Ketua Panpel Muchsin Husain Pakaya, SE., M.Si yang diwakili wakil ketua Dinwar, SE., M.Ak menyampaikan selamat datang kepada tim, dana para perwakilan ASPROV PSSI Sulteng, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pertandingan liga 4.

“Kesiapan panitia dalam memfasilitasi seluruh rangkaian pertandingan serta menekankan pentingnya sinergi semua pihak guna menjamin kelancaran kompetisi.” Ujar Wakil Ketua

Sementara Handrik Arjun selaku pengawas pertandingan menjelaskan berbagai aspek teknis dibahas secara detail, mulai dari jadwal pertandingan, regulasi kompetisi, hingga kesiapan venue.

Berikut Pembagian Grup yang diikuti oleh 11 Tim untuk mengikuti pertandingan Liga 4 Piala Gubernur :

Pool A :

Persigi

AKL 88 FC

PERSIDO

POOL B :

PERSIBAL

Sinar Laut

Garda FC

POOL C :

Galara Utama

Kaleke Putra

Persema Fc

POOL D :

Celebest FC

Berlian Tomoli

Pada pertandingan pembukaan pada jum’at 10 April 2026 Pukul 16.00 WITA Tim Persigi vs AKL 88 FC bertempat di lapangan Faqih Rasyid. Sedangkan pertandingan berikutnya pada Sabtu, 11 April 2026 Pukul 14.00 WITA Persibal vs Sinar Laut dan di hari yang sama pukul 16.00 WITA Galara Utama vs Kaleke Putra.

Utama-Terjun-Payung-1286x1536

Dinkes Sulteng Siaga Penuh, Sukses Kawal Dukungan Kesehatan Gladi Terjun Payung HUT ke-62 Provinsi

Dalam rangka menyukseskan peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah melalui Seksi Penanganan Krisis Kesehatan (P2KT) turut ambil bagian aktif dalam memberikan dukungan pelayanan kesehatan pada kegiatan gladi penerjunan yang dilaksanakan di Bandara Mutiara Sis Al-Djufri Palu dan Lapangan Imanuel Palu, Minggu (12/4).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WITA ini melibatkan sinergi antara tim kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dan unsur Balai Kesehatan (BK) Lanal Palu. Kehadiran tenaga medis dari Dinkes Sulteng, termasuk dr. Lydia bersama personel ambulans menjadi garda terdepan dalam memastikan kondisi kesehatan para peserta penerjun tetap optimal.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menurunkan dua unit ambulans yang disiagakan di Lapangan Imanuel Palu sebagai titik pendaratan, sementara satu unit ambulans dari Lanal Palu ditempatkan di Bandara Mutiara Sis Al-Djufri sebagai lokasi keberangkatan. Penempatan ini merupakan bagian dari strategi respons cepat dalam mengantisipasi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.

Sebelum pelaksanaan penerjunan, tim kesehatan melakukan skrining kesehatan berupa pengukuran tekanan darah terhadap 28 personel penerjun payung. Hasil pemeriksaan menunjukkan dua orang peserta memiliki tekanan darah tinggi, namun berdasarkan rekomendasi Safety Officer, keduanya tetap diperkenankan mengikuti kegiatan dengan pengawasan ketat tim medis.

Rangkaian penerjunan berlangsung dalam beberapa gelombang sejak pukul 16.25 WITA hingga 17.50 WITA, ditandai dengan pendaratan helikopter di runway Bandara Mutiara Sis Al-Djufri. Seluruh proses berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya insiden maupun korban.

Kepala Seksi Penanganan Krisis Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan bahwa keterlibatan Dinkes dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan kesehatan pada setiap event besar daerah.

“Dukungan kesehatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam memastikan setiap kegiatan masyarakat, khususnya dalam rangka HUT Provinsi Sulawesi Tengah, dapat berjalan dengan aman dari sisi kesehatan,” ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan gladi ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju puncak peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026.

Sumber Berita : Seksi Penanganan Krisis Kesehatan

utama-2-1525x1536

Gebyar Cegat Diperkuat, Dinkes Sulteng Dorong Percepatan CKG Lewat Rakor Lintas Sektor

Palu – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong percepatan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui penguatan koordinasi lintas sektor dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan Gebyar Cegat yang digelar di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (9/4/2026).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, dan dihadiri oleh unsur pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah terkait, serta jajaran fasilitas pelayanan kesehatan, baik secara luring maupun daring.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dalam mengonsolidasikan dukungan lintas sektor guna mempercepat capaian program CKG di seluruh wilayah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dalam paparannya menegaskan bahwa capaian program CKG saat ini masih perlu didorong secara signifikan. Pada tahun 2025, capaian Sulawesi Tengah baru mencapai 12,5 persen atau berada pada peringkat 27 dari 38 provinsi secara nasional.

Sementara itu, pada tahun 2026, target nasional ditetapkan sebesar 46 persen, dan Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan target yang lebih tinggi, yakni 54 persen. Namun hingga Maret 2026, capaian baru berada pada angka 3,89 persen, masih jauh dari target kumulatif sebesar 13,5 persen.

“Kondisi ini menjadi perhatian serius dan membutuhkan langkah percepatan melalui gerakan bersama lintas sektor, salah satunya melalui Gebyar Cegat,” demikian disampaikan dalam pemaparan Dinas Kesehatan.

Gebyar Cegat merupakan gerakan massal yang mengedepankan deteksi dini penyakit melalui pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan secara serentak dan terintegrasi di seluruh kabupaten/kota.

Program ini direncanakan akan dicanangkan pada peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tengah, 13 April 2026, dengan melibatkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas, klinik, serta berbagai lokasi publik seperti kantor pemerintahan, sekolah, pasar, dan tempat ibadah.

Sebagai bagian dari rangkaian pencanangan, kegiatan akan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Sulawesi Tengah, serta pelaksanaan pemeriksaan kesehatan langsung di lokasi kegiatan.

Diperkirakan, jumlah sasaran pada hari pencanangan mencapai sekitar ±7.600 jiwa, sebagai langkah awal menuju pencapaian target yang lebih luas di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam upaya optimalisasi pelaksanaan program, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah juga menekankan pentingnya peran aktif lintas sektor, di antaranya Bappeda dalam perencanaan dan penganggaran, Dinas Pendidikan dalam pelaksanaan CKG di sekolah, Dukcapil dalam sinkronisasi data kependudukan, serta dukungan pemerintah desa dan Tim Penggerak PKK dalam mobilisasi partisipasi masyarakat.

Selain itu, fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas dan klinik diharapkan menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan layanan, yang didukung dengan ketersediaan bahan medis habis pakai serta penguatan monitoring dan evaluasi secara berkala.

Melalui Rakor ini, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah berharap terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Gebyar Cegat sebagai gerakan kolektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.

Gebyar Cegat diharapkan menjadi momentum percepatan transformasi layanan kesehatan yang lebih promotif dan preventif, menuju Sulawesi Tengah yang lebih sehat dan berdaya.

Humas Dinkes Sulteng

Utama-1

IKM Dinkes Sulteng Triwulan I 2026 Capai 93,96, Pelayanan Masuk Kategori Sangat Baik

Palu — Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah mencatat capaian positif dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan I Tahun 2026, nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 93,96 dan masuk dalam kategori Sangat Baik.

Survei yang dilaksanakan pada periode Januari hingga Maret 2026 tersebut melibatkan sebanyak 214 responden yang merupakan pengguna layanan di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik agar semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengolahan data, seluruh unsur pelayanan menunjukkan kinerja yang sangat baik. Beberapa unsur dengan nilai tertinggi di antaranya adalah pelayanan serta sarana dan prasarana, yang mencerminkan transparansi layanan dan kenyamanan fasilitas yang diberikan.

Selain itu, unsur perilaku pelaksana juga memperoleh penilaian tinggi, yang menunjukkan bahwa petugas pelayanan dinilai ramah, sopan, dan responsif dalam melayani masyarakat.

Capaian ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan hasil SKM pada Semester II Tahun 2025, yang mencatat nilai IKM sebesar 73,58 dengan kategori cukup baik. Dengan demikian, terjadi peningkatan sebesar 20,38 poin dalam kurun waktu relatif singkat.

Peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa berbagai langkah perbaikan yang telah dilakukan, seperti penyederhanaan prosedur pelayanan, peningkatan kompetensi petugas, serta optimalisasi sarana dan prasarana, telah memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan.

Ke depan, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah akan terus melakukan evaluasi dan inovasi guna mempertahankan capaian tersebut, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin optimal dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Hasil Survei Kepuasan Masyarakat ini diharapkan tidak hanya menjadi alat evaluasi internal, tetapi juga sebagai bentuk transparansi kepada publik atas kinerja pelayanan yang telah diberikan.

Humas Dinkes Sulteng

IwqzxDjzZCFXrncGqQnlL3PSOHHRi66n41l4WwW8

Menjaga Estetika Lingkungan: Kunjungan Tim Penilai Lomba Kebersihan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Palu – Suasana kerja di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah mendadak terasa berbeda dengan kehadiran “Inspeksi Mendadak” yang membawa misi khusus. Kehadiran Tim Penilai Lomba Kebersihan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah. Berdasarkan Surat Perintah Nomor: S-600.4.15/9/DLH, penilaian ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi untuk memastikan standar kebersihan, keasrian, dan kenyamanan lingkungan kerja di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rabu (08/04/2026).

Rombongan tim asesor yang didelegasikan terdiri dari perwakilan lintas sektor, yakni Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah. Sinergi antardinas ini bertujuan untuk memberikan penilaian yang objektif dan komprehensif, mulai dari pengelolaan sampah, ketersediaan ruang terbuka hijau, hingga kebersihan drainase dan sanitasi di area perkantoran.

Kedatangan tim penilai disambut langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., didampingi oleh Sekretaris Dinas, Bapak Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P. Dalam proses peninjauan lapangan, pimpinan dinas menunjukkan komitmen kuat terhadap pemeliharaan lingkungan kantor sebagai bagian dari pelayanan publik yang prima. Pembenahan yang dilakukan bukan semata-mata untuk memenangkan perlombaan, melainkan sebagai bentuk dedikasi dalam menciptakan ekosistem kerja yang sehat dan produktif.

Kegiatan penilaian ini diharapkan dapat memotivasi seluruh aparatur sipil negara untuk senantiasa menjaga estetika lingkungan. Momentum perayaan ulang tahun provinsi ini menjadi pengingat bahwa kebersihan lingkungan perkantoran adalah cerminan dari kedisiplinan dan profesionalisme birokrasi dalam melayani masyarakat Bumi Tadulako. Dengan lingkungan yang bersih, semangat dalam meningkatkan literasi dan tata kelola kearsipan di Sulawesi Tengah pun akan semakin meningkat.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

l0mGNFrIjf5KdFuFM2R4cMhYO2wmxzHRWyiU8fAQ

Penataan Administrasi Bentuk Upaya Peningkatan Kualitas Tata Kelola Arsip Kepegawaian

P​alu – Memasuki hari keempat, kegiatan pemilahan dan pengelolaan arsip kepegawaian di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah terus diintensifkan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen instansi dalam mewujudkan tertib administrasi serta menjamin ketersediaan data personel yang akurat dan sistematis. Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Arsiparis Ahli Madya, Ibu Dra. Hana Rondonuwu, M.M., yang turun tangan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai regulasi. Rabu (08/04/2026).

​Proses teknis pengelolaan ini melibatkan sinergi tim yang terdiri dari Sri Rahayu, S.E., Pratiwi Abd. Maki, S.E., Sriyanti, S.Pt., Budi Salama, dan Bapak Deni Ladjaru. Tim bekerja secara komprehensif mengklasifikasikan dokumen berdasarkan bidang masing-masing guna mempermudah aksesibilitas informasi di masa depan. Pengorganisasian berkas dilakukan secara teliti, mulai dari penyusunan riwayat kepangkatan hingga dokumentasi pengembangan kompetensi pegawai.

​Melalui pengelolaan yang profesional, diharapkan risiko kehilangan informasi penting dapat diminimalisasi. Selain itu, digitalisasi dan penataan fisik arsip ini menjadi fondasi kuat dalam mendukung sistem birokrasi yang lebih transparan dan akuntabel. Semangat kolaboratif yang ditunjukkan tim menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan arsip bukan sekadar tugas rutin, melainkan jantung dari efisiensi pelayanan administrasi pemerintahan di Sulawesi Tengah.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

dKdn20Hki7eqLyVhNnQLlk5pbCnkvC3cC8ZU3tW6

Perkuat Program “Berani Cerdas”, Dispusaka Sulteng Matangkan Persiapan HUT Provinsi ke-62

PALU – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tengah ke-62, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulteng menggelar rapat internal strategis. Rapat yang dipimpin langsung oleh Ibu Kepala Dinas, Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., bertempat di ruang kerja Kadispusaka ini membahas detail teknis partisipasi dinas dalam perayaan besar tersebut. Selasa (07/04/2026).

Salah satu poin utama yang ditekankan adalah penggunaan atribut adat Siga dan Sampolu sebagai dresscode resmi, yang mencerminkan identitas budaya lokal. Selain itu, Dispusaka dipastikan akan memeriahkan pawai kendaraan hias dengan mengerahkan armada Perpustakaan Keliling sebagai simbol literasi bergerak.

Di sisi lain, Dispusaka Sulteng menegaskan perannya sebagai pilar pendukung program “Sembilan Berani” yang diusung oleh Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., khususnya pada poin “Berani Cerdas”. Implementasi nyata program ini ditandai dengan pembukaan pendaftaran beasiswa pada 13 April 2026 mendatang.

Guna menyukseskan hal tersebut, Dispusaka kini tengah berkoordinasi intensif dengan Biro Organisasi serta Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng dalam pembentukan Tim Verifikasi dan Validasi (Verval). Langkah kolaboratif ini bertujuan agar distribusi beasiswa tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ibu Kadispusaka berharap, melalui sinergi ini, Dispusaka dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan visi kemajuan Provinsi Sulawesi Tengah di masa depan.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

zYJKo21mYzSGnHhTvpEmjyl2hxbBqbJgiI94lT8v

Sinergi Perencanaan Pembangunan Sulawesi Tengah: Mewujudkan RKPD 2027 yang Responsif dan Inklusif

PALU – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., menghadiri rangkaian agenda krusial dalam siklus perencanaan pembangunan daerah yang berlangsung di Kantor BAPPEDA Provinsi Sulawesi Tengah. Pertemuan ini mencakup Pembukaan Rakortekrenbang, Forum Perangkat Daerah, serta Pra-Musrenbang Tematik Stunting Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Selasa (07/04/2026).

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Dra. Novalina, MM., yang hadir mewakili Gubernur. Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa integrasi antara koordinasi teknis dan forum perangkat daerah merupakan kunci untuk memastikan program kerja tahun 2027 tepat sasaran. Selain itu, pelaksanaan Pra-Musrenbang Tematik Stunting menjadi bukti komitmen serius pemerintah daerah dalam mengakselerasi penurunan angka stunting di Bumi Tadulako.

Agenda utama dilanjutkan dengan pemaparan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 oleh Kepala Bidang Perencanaan Bappeda Provinsi Sulteng. Paparan ini membedah arah kebijakan makro dan prioritas pembangunan yang akan menjadi acuan bagi setiap organisasi perangkat daerah.

Guna memperkaya perspektif perencanaan, DPRD Provinsi Sulawesi Tengah melalui para Ketua Komisi menyampaikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) untuk tahun 2027. Aspirasi tersebut disampaikan secara berurutan oleh Ibu Dra. Marlela, M.Si. (Ketua Komisi II), Bapak Ir. H. Musliman, MM. (Ketua Komisi III), dan Bapak H. Hidayat Pakamundi (Ketua Komisi IV). Pokir DPRD ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan riil masyarakat di lapangan dengan kebijakan administratif pemerintah.

Melalui sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam forum ini, diharapkan dokumen perencanaan yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjadi instrumen perubahan yang konkret demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah yang lebih merata.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

WhatsApp Image 2026-04-14 at 08.25.59

Diskominfosantik Sulteng Matangkan “Berani Berdering”, Sinergi Jadi Kunci Sukses Internet Desa

Palu – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah melalui Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) menggelar rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Dinas Kominfo kabupaten/kota, camat, dan kepala desa se-Sulawesi Tengah. Rapat ini membahas implementasi program “Berani Berdering” yang berlangsung di Aula Gedung BPKAD, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu, Senin (13/4/2026).

Program “Berani Berdering” merupakan salah satu program unggulan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido yang bertujuan mempercepat pertumbuhan desa serta mendukung penuntasan kemiskinan melalui penyediaan akses internet yang merata. Dalam pelaksanaannya, Dinas Kominfo bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta didukung penganggaran melalui BPKAD.

Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah, Suandi, dalam sambutannya menekankan pentingnya efektivitas penggunaan anggaran di tengah keterbatasan yang ada. Ia menjelaskan bahwa penyusunan petunjuk teknis (juknis) menjadi langkah strategis untuk memastikan program berjalan terarah dan akuntabel.

“Dengan anggaran yang terbatas, kami berharap sarana ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. Juknis disusun sebagai pedoman pelaksanaan agar program ini berjalan efektif, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suandi.

Ia juga mengharapkan adanya komunikasi yang intensif antara pemerintah desa, Dinas Kominfo, dan BPKAD agar pemanfaatan anggaran dapat berjalan optimal. Menurutnya, dukungan dari APBD desa juga perlu disinergikan untuk memperkuat implementasi program.

“Jika desa memiliki dukungan anggaran, kami harap dapat dikoordinasikan dengan Kominfo agar pelaksanaan program ini semakin kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfosantik Wahyu Agus Pratama menegaskan bahwa program “Berani Berdering” diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan desa berbasis digital.

“Melalui program ini, desa-desa di Sulawesi Tengah diharapkan dapat berkembang lebih cepat dengan dukungan teknologi digital, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kepala Bidang Aptika Moh. Rusli menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menerima sekitar 150 usulan dari desa terkait kebutuhan akses internet. Untuk memperkuat koordinasi, akan dibentuk grup komunikasi berbasis WhatsApp yang melibatkan Dinas PMD dan Kominfo kabupaten/kota.

Dalam aspek infrastruktur, program ini akan memanfaatkan teknologi berbasis satelit, seperti Starlink, yang memungkinkan satu jaringan internet menjangkau hingga tiga titik akses (access point) di setiap desa.

“Setiap desa nantinya akan memiliki satu jaringan internet dengan tiga titik akses untuk mendukung aktivitas masyarakat, baik untuk pelayanan publik maupun kebutuhan digital lainnya,” jelas Kepala Bidang Aptika.

Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah optimistis pemerataan akses digital dapat segera terwujud, sekaligus menjadi fondasi penting dalam mendorong transformasi digital hingga ke tingkat desa.

Sumber : PPID Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng

dXBsb2Fkcy8yMDI2LzQvMDYvMGE0MTM0ZmYtMTdjYi00OTYzLWIwYmItMmRjODZlYmUwMzc1LmpwZWc=

[HOAKS] Harga Pertamax Naik Rp17.850 pada April 2026

Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi Pertamax akan naik pada April 2026.

Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari kompas.com, belum ada pengumuman resmi mengenai harga BBM non subsidi per 1 April 2026. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan informasi proyeksi kenaikan harga BBM non subsidi tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diimbau memantau saluran komunikasi resmi Pertamina untuk mendapatkan informasi valid terkait harga BBM. Informasi valid harga BBM Pertamina hanya melalui saluran resmi www.pertamina.com.

Link Counter:
https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/03/31/111100882/-klarifikasi-tidak-benar-harga-pertamax-jadi-rp-17.850-pertamina-belum

https://www.pertamina.com