1781930358_f97b83bf5a5f98965e43

Pemprov Sulteng Bentuk Struktur Komando Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi di Sigi, Parigi Moutong, Poso, dan Kota Palu Tahun 2026

PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat pembentukan Pos Komando (Posko) dan struktur komando penanganan darurat bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya pada Sabtu (20/6/2026), bertempat di Gedung Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si. Hadir pula Agus Riyanto, Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, mewakili Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dandy Adhi Prabowo.

Selain itu, rapat turut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD kabupaten/kota, instansi teknis, organisasi kemanusiaan, relawan, dan pihak terkait lainnya.

Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut penanganan darurat pascagempa bermagnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Torue, Parigi Moutong, dan dirasakan hingga Kota Palu pada Selasa (16/6/2026). Gempa yang dipicu aktivitas Sesar Sausu tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas umum di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Parigi Moutong, serta menimbulkan korban luka-luka.

Dalam rapat tersebut dibahas langkah-langkah penanganan darurat, termasuk pembentukan struktur komando tanggap darurat yang akan menjadi acuan seluruh unsur dalam percepatan penanganan dampak bencana di lapangan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui BPBD terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan penanganan darurat berjalan optimal, mulai dari evakuasi, layanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

PENAS-2026-Wapres

Wapres Gibran Buka PENAS KTNA XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Sulteng Hadir Wakili Komitmen Pembangunan Pertanian Nasional

Limboto, Gorontalo — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi membuka kegiatan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) KTNA XVII Tahun 2026 yang dilaksanakan di Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan salah satu program prioritas nasional yang harus terus diperkuat, terutama di tengah berbagai tantangan geopolitik global yang berdampak pada sektor pangan dunia.

Pada kesempatan tersebut, Wapres juga memberikan apresiasi kepada Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, atas upaya penyederhanaan regulasi dalam penyaluran pupuk bersubsidi, sehingga diharapkan dapat lebih mudah diakses dan dirasakan manfaatnya oleh para petani.

Pembukaan PENAS KTNA XVII Tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kegiatan ini dihadiri sekitar 13.000 peserta, termasuk perwakilan petani dan nelayan, kepala daerah, bupati/wali kota dari berbagai daerah di Indonesia, serta unsur pemerintah pusat dan daerah. Kehadiran Wapres Gibran yang mengenakan Batik Rawo Karawang khas Gorontalo disambut hangat oleh para peserta.
Dalam rangkaian kegiatan pembukaan, turut dilaksanakan sesi dialog langsung antara Wapres dengan perwakilan petani dan nelayan. Sebanyak 12 perwakilan petani dan nelayan diberi kesempatan naik ke panggung untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan harapan mereka secara langsung.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Rudi Dewanto, hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, bersama 901 kontingen dari Provinsi Sulawesi Tengah yang terdiri dari Anggota KTNA, Penyuluh, Dinas Pertanian dan Perikanan Provinsi dan Kab/Kota Se-Sulteng.
Keikutsertaan Sulawesi Tengah dalam PENAS KTNA XVII Tahun 2026 menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap penguatan sektor pertanian, peningkatan kapasitas petani dan nelayan, serta sinergi pembangunan pangan nasional.
Melalui momentum PENAS KTNA XVII yang dilaksanakan mulai tanggal 19 s.d 25 Juni Tahun 2026 dan direncanakan akan dihadiri oleh Bapak Presiden Republik Indonesia diacara puncak penutupan, diharapkan dapat membangun semangat kolaborasi antara pemerintah, petani, nelayan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin memperkuat upaya mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.

cvKlvHoIqXIfChvsAlHeqdK81l5WhsPjktQy81gL

Berani Berbagi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Sulteng Salurkan Hewan Kurban

Palu – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban (11 Dzulhijjah 1447H / 28 Mei 2026M), dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha. Kegiatan religius dan sosial ini dilaksanakan atas arahan langsung dari Kepala Dinas, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., serta Sekretaris Dinas, Bapak Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P. Kamis (28/5).

Pada tahun ini, dinas menyembelih sebanyak dua ekor sapi. Prosesi pemotongan hewan kurban dipimpin oleh Ustadz Fadlan, S.Sos., dengan didampingi secara penuh oleh para pegawai dinas beserta warga yang tinggal di lingkungan sekitar kantor. Kerja sama dan gotong royong tampak jelas selama proses penyembelihan hingga pengemasan daging.

Rencananya, seluruh paket daging kurban ini akan didistribusikan secara merata kepada warga sekitar dinas. Melalui arahan pimpinan, kegiatan ini bukan hanya menjalankan ibadah secara spritual, tetapi juga menjadi momentum nyata untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kepedulian sosial antara aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat sekitar. Diharapkan, langkah ini dapat membawa berkah serta kebahagiaan bersama.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

wCOM0DG9470AoTxk1LGpe7Dgz0rsmtzwyFAC0yKH

Kedisiplinan dan Etika: Fondasi Utama Pemerintahan yang Berintegritas

Palu, – Pelaksanaan apel pagi di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah hari ini mengalami perubahan jadwal. Apel yang seyogianya dipimpin oleh Sekretaris Dinas, diambil alih langsung oleh Kepala Bidang Deposit, Koleksi, dan Konservasi, Ibu Andi Ariani, S.E., M.Si. Senin (25/05/2026).

Dalam arahannya, beliau menekankan tiga poin krusial. Pertama, penguatan kedisiplinan bagi seluruh aparatur, mulai dari ASN, PPPK, hingga tenaga honorer. Kedua, apresiasi yang mendalam disampaikan kepada semua pihak atas dedikasi dan kerja samanya dalam kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan pada Jumat (22/05) kemarin. Terakhir, beliau menyoroti pentingnya penegakan aturan serta etika tata krama antarpegawai di lingkungan dinas.

Persoalan etika dan perilaku sehari-hari sering kali dianggap sepele oleh sebagian pihak. Padahal, aspek ini merupakan pivot point atau titik tumpu utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang sehat, harmonis, dan berintegritas secara menyeluruh. Kedisiplinan bukan sekadar formalitas kehadiran, melainkan cerminan dari tanggung jawab moral pelayanan publik. Melalui momentum apel pagi ini, seluruh jajaran Dispusaka diharapkan dapat menginternalisasi nilai-nilai tersebut demi meningkatkan mutu pelayanan dan profesionalisme kerja.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

Zzaexi9ApBGsP32YaRWWC7xw4k2ieX1mDiPUTomR

Langkah Strategis Peningkatan Mutu Perpustakaan dan Kearsipan Donggala

Palu – Kegiatan magang bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Donggala resmi ditutup pada Jum’at, 22 Mei 2026. Agenda yang berlangsung sejak 19 Mei ini menjadi momentum krusial dalam upaya transformasi tata kelola literasi dan dokumentasi daerah. (22/5). 

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P., yang mewakili Kepala Dinas, Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., menegaskan pentingnya implementasi ilmu yang telah didapat. Fokus utama pascamagang ini adalah mendongkrak Nilai Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) serta Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Selain itu, penguatan pengawasan dan pengelolaan kearsipan yang akuntabel menjadi harga mati.

“Alumni magang harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar pelaksana administrasi.”

Melalui sinergi ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Donggala diharapkan mampu mengoptimalkan performa instansi. Permohonan maaf yang disampaikan pihak provinsi atas segala kekurangan selama kegiatan juga mencerminkan sikap rendah hati yang menjunjung tinggi profesionalisme demi kemajuan bersama di Sulawesi Tengah.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

GtgrQLBQooSY005qGgcDCB9gDMI2to95CjtvIOIf

Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Sinergi Berkelanjutan

Palu – SMP Negeri 4 Satap Banawa Selatan melakukan kunjungan edukatif ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah. Langkah ini bukan sekadar pelesiran akademik biasa, melainkan sebuah gerakan nyata dalam mendekatkan generasi muda pada dunia literasi. Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Husen, S.Pd., menjadi momentum krusial bagi pengembangan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Jum’at, (22/05/2026).

Dalam pertemuan resmi tersebut, rombongan diterima dengan sangat baik oleh Ibu Ratna D. Salim, S.Hi., selaku Pustakawan Muda. Pertemuan ini tidak hanya membahas pentingnya membaca, tetapi juga melahirkan komitmen kerja sama formal antara pihak sekolah dan Dinas Perpustakaan Provinsi. Fokus utama kemitraan ini mencakup pembinaan pengelolaan perpustakaan sekolah, optimalisasi pelayanan, hingga penerapan sistem peminjaman buku (book loan system).

Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan oleh sekolah-sekolah di daerah. Dengan adanya bimbingan dari pustakawan ahli, perpustakaan SMPN 4 Satap Banawa Selatan diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat sumber belajar yang modern dan tertata baik. Hubungan kerja sama ini menjadi angin segar sekaligus teladan bahwa peningkatan literasi siswa harus dimulai dari pembenahan hulu yakni manajemen perpustakaan yang profesional dan akses buku yang lebih luas.

5DXuLFPg4JAX58Glhcp1AyyaDrU8Huxum3xdfpsM

Menggugah Semangat Literasi lewat Perpustakaan Keliling Sambangi SMKN 1 Sigi

Sigi – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendekatkan akses bahan bacaan kepada generasi muda. Tim Perpustakaan Keliling bergerak menyambangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sigi guna menyebarkan virus literasi dan merangsang minat baca para siswa. Rabu (20/05/2026).

Kegiatan jemput bola ini motori oleh dua fungsional pustakawan yang berdedikasi tinggi, yaitu Mu’min, S.Sos. (Pustakawan Ahli Muda) dan Mince Kuasa, S.A.P. (Staf Bidang Layanan). Kehadiran armada perpustakaan keliling ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan ratusan siswa yang gemar mengeksplorasi berbagai literatur berkualitas.

Langkah taktis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung program daerah dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan berwawasan luas. Melalui pemenuhan kebutuhan bahan pustaka yang relevan dengan dunia vokasi dan pengetahuan umum, diharapkan para siswa SMKN 1 Sigi tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki fondasi literasi yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

h1o3w9kiRK5QUU8WXIqmr4lfl0vVtYqD6qcZanKW

Sinergi Pusat-Daerah: Menakar Komitmen Penguatan Arsip dan Perpustakaan di Sulawesi Tengah

Palu – Kunjungan tim Kementerian Dalam Negeri ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah. Bukan sekadar agenda rutin birokrasi. Kehadiran tim yang dipimpin oleh Anis N. Amuda, S.Sos. bersama Muhammad Soleh, S.Kom., dan Sulistyowati, S.Pd., M.M., membawa misi krusial yaitu Asistensi, Supervisi, serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perencanaan Urusan Pemerintahan Daerah Bidang Perpustakaan dan Kearsipan. Rabu (20/05/2026).

Langkah ini menjadi momentum penting untuk memotret sejauh mana tata kelola literasi dan dokumentasi sejarah daerah dikelola secara serius. Kearsipan dan perpustakaan sering kali dianggap sebagai urusan penunjang yang dinomorduakan. Padahal, keduanya adalah fondasi ingatan kolektif bangsa dan motor kecerdasan masyarakat. Melalui Monev yang berlangsung selama tiga hari (20–22 Mei 2026) ini, pemerintah pusat sedang memastikan bahwa sinkronisasi kebijakan antara Jakarta dan Palu berjalan di rel yang benar.

Sambutan hangat dari Kepala Dispusaka Sulawesi Tengah, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., yang didampingi Sekdispusaka, Bapak Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P., menunjukkan komitmen keterbukaan daerah untuk dievaluasi. Sikap kooperatif ini patut diapresiasi, sebab pembenahan sistem kearsipan digital dan perluasan akses perpustakaan di era modern memerlukan sinergi yang kuat, bukan ego sektoral.

Kita berharap, evaluasi tiga hari ini menghasilkan rekomendasi konkret, bukan semata tumpukan berkas laporan administratif. Sulawesi Tengah harus mampu memanfaatkan asistensi ini untuk melompat lebih tinggi, mengintegrasikan layanan operational berbasis teknologi, dan membuktikan bahwa urusan perpustakaan serta kearsipan adalah pilar utama dalam pembangunan karakter dan peradaban daerah.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

1779250394_b21cd25c7e2504706641

Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118

20 Mei 2026 — Hari Kebangkitan Nasional ke-118 kembali kita peringati. Sebuah pengingat bahwa bangsa ini lahir dari tekad dan keberanian, bukan kebetulan.

BPBD Provinsi Sulawesi Tengah mengucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional. Semoga semangat ini terus hidup, tidak hanya hari ini, tapi dalam setiap langkah kerja kita untuk masyarakat.

Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Bangsa.

_____________________________________________________

Palu, 20 Mei 2026

PPID BPBD Provinsi Sulawesi Tengah

dyullp5MlhEUAPPouNE6G0yfAEpluQ1oE8FObchr

Refleksi Harkitnas ke-118, Amanat Wagub Reny A. Lamadjido: Menjaga Tunas Bangsa di Era Kedaulatan Digital

Palu – Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung khidmat di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, momentum ini menjadi refleksi penting dalam memperkuat komitmen kebangsaan. Rabu (20/05/2026).

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., bertindak sebagai Inspektur Upacara, dengan Husni Petawali, S.Sos, sebagai Komandan Upacara. Agenda ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kehadiran Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., bersama Sekretaris Dinas, Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P., menegaskan soliditas birokrasi dalam menginternalisasi semangat persatuan dan pengabdian daerah.

Dalam amanatnya, Wakil Gubernur membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Harkitnas merupakan kilas balik lahirnya Boedi Oetomo pada 1908, yang menandai transformasi perjuangan fisik menuju pergerakan intelektual, persatuan, dan diplomasi.

Memasuki tahun 2026, tantangan zaman telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital. Melalui tema tahun ini, pemerintah menginstruksikan seluruh elemen bangsa untuk memprioritaskan perlindungan generasi muda, penguatan literasi digital, serta kemandirian nasional di tengah derasnya arus globalisasi.

Peringatan ke-118 ini berhasil menjadi katalisator untuk memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong. Upacara yang berjalan tertib ini merefleksikan tekad kolektif segenap aparatur sipil dan elemen masyarakat Sulawesi Tengah dalam membangun Indonesia yang berdaulat, maju, dan mandiri.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.