GtgrQLBQooSY005qGgcDCB9gDMI2to95CjtvIOIf

Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Sinergi Berkelanjutan

Palu – SMP Negeri 4 Satap Banawa Selatan melakukan kunjungan edukatif ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah. Langkah ini bukan sekadar pelesiran akademik biasa, melainkan sebuah gerakan nyata dalam mendekatkan generasi muda pada dunia literasi. Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Husen, S.Pd., menjadi momentum krusial bagi pengembangan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Jum’at, (22/05/2026).

Dalam pertemuan resmi tersebut, rombongan diterima dengan sangat baik oleh Ibu Ratna D. Salim, S.Hi., selaku Pustakawan Muda. Pertemuan ini tidak hanya membahas pentingnya membaca, tetapi juga melahirkan komitmen kerja sama formal antara pihak sekolah dan Dinas Perpustakaan Provinsi. Fokus utama kemitraan ini mencakup pembinaan pengelolaan perpustakaan sekolah, optimalisasi pelayanan, hingga penerapan sistem peminjaman buku (book loan system).

Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan oleh sekolah-sekolah di daerah. Dengan adanya bimbingan dari pustakawan ahli, perpustakaan SMPN 4 Satap Banawa Selatan diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat sumber belajar yang modern dan tertata baik. Hubungan kerja sama ini menjadi angin segar sekaligus teladan bahwa peningkatan literasi siswa harus dimulai dari pembenahan hulu yakni manajemen perpustakaan yang profesional dan akses buku yang lebih luas.

5DXuLFPg4JAX58Glhcp1AyyaDrU8Huxum3xdfpsM

Menggugah Semangat Literasi lewat Perpustakaan Keliling Sambangi SMKN 1 Sigi

Sigi – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendekatkan akses bahan bacaan kepada generasi muda. Tim Perpustakaan Keliling bergerak menyambangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sigi guna menyebarkan virus literasi dan merangsang minat baca para siswa. Rabu (20/05/2026).

Kegiatan jemput bola ini motori oleh dua fungsional pustakawan yang berdedikasi tinggi, yaitu Mu’min, S.Sos. (Pustakawan Ahli Muda) dan Mince Kuasa, S.A.P. (Staf Bidang Layanan). Kehadiran armada perpustakaan keliling ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan ratusan siswa yang gemar mengeksplorasi berbagai literatur berkualitas.

Langkah taktis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung program daerah dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan berwawasan luas. Melalui pemenuhan kebutuhan bahan pustaka yang relevan dengan dunia vokasi dan pengetahuan umum, diharapkan para siswa SMKN 1 Sigi tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki fondasi literasi yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

h1o3w9kiRK5QUU8WXIqmr4lfl0vVtYqD6qcZanKW

Sinergi Pusat-Daerah: Menakar Komitmen Penguatan Arsip dan Perpustakaan di Sulawesi Tengah

Palu – Kunjungan tim Kementerian Dalam Negeri ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah. Bukan sekadar agenda rutin birokrasi. Kehadiran tim yang dipimpin oleh Anis N. Amuda, S.Sos. bersama Muhammad Soleh, S.Kom., dan Sulistyowati, S.Pd., M.M., membawa misi krusial yaitu Asistensi, Supervisi, serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perencanaan Urusan Pemerintahan Daerah Bidang Perpustakaan dan Kearsipan. Rabu (20/05/2026).

Langkah ini menjadi momentum penting untuk memotret sejauh mana tata kelola literasi dan dokumentasi sejarah daerah dikelola secara serius. Kearsipan dan perpustakaan sering kali dianggap sebagai urusan penunjang yang dinomorduakan. Padahal, keduanya adalah fondasi ingatan kolektif bangsa dan motor kecerdasan masyarakat. Melalui Monev yang berlangsung selama tiga hari (20–22 Mei 2026) ini, pemerintah pusat sedang memastikan bahwa sinkronisasi kebijakan antara Jakarta dan Palu berjalan di rel yang benar.

Sambutan hangat dari Kepala Dispusaka Sulawesi Tengah, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., yang didampingi Sekdispusaka, Bapak Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P., menunjukkan komitmen keterbukaan daerah untuk dievaluasi. Sikap kooperatif ini patut diapresiasi, sebab pembenahan sistem kearsipan digital dan perluasan akses perpustakaan di era modern memerlukan sinergi yang kuat, bukan ego sektoral.

Kita berharap, evaluasi tiga hari ini menghasilkan rekomendasi konkret, bukan semata tumpukan berkas laporan administratif. Sulawesi Tengah harus mampu memanfaatkan asistensi ini untuk melompat lebih tinggi, mengintegrasikan layanan operational berbasis teknologi, dan membuktikan bahwa urusan perpustakaan serta kearsipan adalah pilar utama dalam pembangunan karakter dan peradaban daerah.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

1779250394_b21cd25c7e2504706641

Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118

20 Mei 2026 — Hari Kebangkitan Nasional ke-118 kembali kita peringati. Sebuah pengingat bahwa bangsa ini lahir dari tekad dan keberanian, bukan kebetulan.

BPBD Provinsi Sulawesi Tengah mengucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional. Semoga semangat ini terus hidup, tidak hanya hari ini, tapi dalam setiap langkah kerja kita untuk masyarakat.

Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Bangsa.

_____________________________________________________

Palu, 20 Mei 2026

PPID BPBD Provinsi Sulawesi Tengah

dyullp5MlhEUAPPouNE6G0yfAEpluQ1oE8FObchr

Refleksi Harkitnas ke-118, Amanat Wagub Reny A. Lamadjido: Menjaga Tunas Bangsa di Era Kedaulatan Digital

Palu – Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung khidmat di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, momentum ini menjadi refleksi penting dalam memperkuat komitmen kebangsaan. Rabu (20/05/2026).

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., bertindak sebagai Inspektur Upacara, dengan Husni Petawali, S.Sos, sebagai Komandan Upacara. Agenda ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kehadiran Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., bersama Sekretaris Dinas, Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P., menegaskan soliditas birokrasi dalam menginternalisasi semangat persatuan dan pengabdian daerah.

Dalam amanatnya, Wakil Gubernur membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Harkitnas merupakan kilas balik lahirnya Boedi Oetomo pada 1908, yang menandai transformasi perjuangan fisik menuju pergerakan intelektual, persatuan, dan diplomasi.

Memasuki tahun 2026, tantangan zaman telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital. Melalui tema tahun ini, pemerintah menginstruksikan seluruh elemen bangsa untuk memprioritaskan perlindungan generasi muda, penguatan literasi digital, serta kemandirian nasional di tengah derasnya arus globalisasi.

Peringatan ke-118 ini berhasil menjadi katalisator untuk memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong. Upacara yang berjalan tertib ini merefleksikan tekad kolektif segenap aparatur sipil dan elemen masyarakat Sulawesi Tengah dalam membangun Indonesia yang berdaulat, maju, dan mandiri.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

c8ce1f6c-b9f9-46bf-bc6d-c5aa4c37e98f

Harkitnas ke-118: Pemprov Sulteng Ajak Generasi Muda Jaga Kedaulatan Bangsa di Era Digital

Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di halaman Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu (20/5/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, TNI/Polri, ASN, pelajar, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid. Dalam sambutannya, Meutya Hafid menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting untuk merefleksikan semangat persatuan dan perjuangan bangsa yang bermula dari lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.

“Semangat 1908 adalah tonggak di mana perjuangan bangsa mulai bertransformasi dari perlawanan fisik menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” ujar Reny saat membacakan sambutan Menteri Komdigi.

Ia menyampaikan, secara filosofis Kebangkitan Nasional merupakan proses dinamis yang harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Menurutnya, tantangan bangsa saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, tetapi juga menyangkut kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Pada peringatan Harkitnas tahun ini, pemerintah mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut merepresentasikan semangat menjaga generasi penerus bangsa sebagai fondasi utama dalam membangun negara yang mandiri dan berdaulat.

“Tema ini menegaskan pentingnya kemandirian bangsa. Kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar,” lanjutnya.

Dalam sambutan itu juga dipaparkan sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pembangunan kualitas sumber daya manusia, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas guru, hingga penyediaan beasiswa.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat sektor kesehatan melalui layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat, serta mendorong penguatan ekonomi desa melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa.

Di bidang digital, pemerintah turut menaruh perhatian besar terhadap perlindungan generasi muda melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Kebijakan tersebut di antaranya mengatur penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi anak-anak.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menegaskan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan membangun semangat gotong royong demi kemajuan bangsa.

“Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan, meningkatkan literasi digital, dan memastikan pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama,” tutupnya.

Usai upacara Harkitnas, para pejabat dilingkungan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan yang berlokasi di jalan Basuki Rahmat, Kel. Tatura Selatan, Kec. Palu Selatan, Kota Palu.

Sumber : PPID Utama/Humas Pemprov Sulteng

Utama-3

Grand Final KESAT 2026 Berlangsung Kompetitif, Norepinefrin Juara Pertama

Palu — Rangkaian kegiatan Kompetisi Cerdas Tangkas Kesehatan (KESAT) 2026 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (PERMAKEM) Universitas Tadulako resmi berakhir pada Minggu (17/5/2026) di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Setiabudi, Kota Palu.

Kegiatan yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi kesehatan di Kota Palu tersebut berlangsung kompetitif sejak babak penyisihan hingga grand final. Kompetisi ini menjadi wadah pengembangan kemampuan akademik, literasi kesehatan, serta kemampuan berpikir cepat dan kritis bagi mahasiswa bidang kesehatan.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah turut berpartisipasi sebagai dewan juri atau tim validasi dalam kegiatan tersebut melalui Hamdi, Fitriani, SKM., dan Fadlia, SKM., yang bertugas melakukan validasi dan penilaian selama perlombaan berlangsung.

Pada hari kedua pelaksanaan, kompetisi memasuki babak semifinal yang dibagi dalam tiga sesi pertandingan.

Sesi pertama mempertemukan tim MedIQ Squad dari Universitas Tadulako Program Studi Kesehatan Masyarakat, Palpitasi dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Palu Program Studi Keperawatan, dan Cardio Pulse dari STIKes Bala Keselamatan Palu Program Studi Keperawatan. Pada sesi ini, tim Palpitasi berhasil keluar sebagai pemenang dengan total nilai 1.500 poin, sedangkan Cardio Pulse menjadi runner up dengan perolehan 1.250 poin.

Sementara itu, sesi kedua mempertemukan tim Hippocampus dari Universitas Tadulako Program Studi Kedokteran, Compos Mentis dari Universitas Tadulako Program Studi Kesehatan Masyarakat, dan Winslow dari Universitas Muhammadiyah Palu Program Studi Kesehatan Masyarakat. Tim Winslow berhasil memenangkan sesi tersebut dengan total 1.250 poin dan Compos Mentis sebagai runner up dengan nilai 1.100 poin.

Pada sesi ketiga, tim Norepinefrin dari Universitas Tadulako Program Studi Kedokteran yang sebelumnya memperoleh nilai tertinggi pada babak penyisihan dengan skor 2.000 poin, bertanding melawan para runner up semifinal. Tim Norepinefrin kembali menunjukkan performa terbaik dan berhasil memenangkan sesi dengan total nilai 2.000 poin.

Hasil tersebut mengantarkan tiga tim terbaik, yakni Palpitasi, Winslow, dan Norepinefrin, melaju ke babak grand final KESAT 2026.

Pada babak grand final yang berlangsung penuh antusias dan persaingan ketat, tim Norepinefrin berhasil meraih Juara I dengan total nilai 1.400 poin. Posisi Juara II diraih oleh tim Palpitasi dengan nilai 1.200 poin, sedangkan tim Winslow menempati Juara III dengan total 950 poin.

Selain memperoleh sertifikat penghargaan, para pemenang juga menerima hadiah berupa uang tunai dan sejumlah hadiah lainnya dari panitia pelaksana.

Sebagai bentuk apresiasi, dewan juri atau tim validasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah turut menerima sertifikat penghargaan dan cendera mata berupa piagam kenang-kenangan dari Perhimpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako atas partisipasi dan kontribusinya dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia, dewan juri, dan seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan serta semangat kolaborasi dalam membangun generasi kesehatan yang unggul, kritis, dan kompetitif.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana pengembangan kapasitas mahasiswa kesehatan sekaligus memperkuat semangat akademik, sportivitas, dan kolaborasi antarmahasiswa kesehatan di Sulawesi Tengah,” ujar salah satu dewan juri dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Hamdi.

Penulis Hamdi

08HJuuFSypq1XdA7s3vdtRdiCVUCrAMc1GW7OllE

Memperluas Cakrawala Literasi Melalui Layanan Perpustakaan Keliling

Palu-Donggala, – Dinas Perpustakaan kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mencerdaskan bangsa melalui kegiatan rutin Layanan Perpustakaan Keliling. Mengambil sasaran pada satuan pendidikan tingkat menengah atas, kunjungan kali ini menyambangi dua titik strategis di Kabupaten Donggala. Lokasi pertama adalah SMK Negeri 1 Labuan di Jalan Kramat Jaya, yang kemudian dilanjutkan ke kompleks pendidikan MTs dan SMK Al-Amiin Wani di Jalan K.H. Mahmud.
(13/5).

Kehadiran armada pustaka ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan upaya jemput bola untuk meningkatkan indeks literasi dan menumbuhkan kegemaran membaca di kalangan siswa. Kegiatan ini terasa istimewa karena didampingi langsung oleh Kabid Layanan, Alihmedia, Otomasi, dan Kerjasama Perpustakaan, Ibu Nurseha, S.Sos., M.Si., serta Pustakawan Muda, Ibu Ratna D. Salim, S.Hi., Silvester Ucu, S.A.P beserta Raihatul Jannah, S.Sos. (Staff).

Melalui kolaborasi antara pustakawan dan staf, para siswa diberikan akses langsung ke berbagai literatur berkualitas yang mungkin sulit dijangkau di perpustakaan sekolah. Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan minat baca peserta didik di SMKN 1 Labuan serta MTs dan SMK Al-Amiin Wani terus bertumbuh, sehingga tercipta generasi muda yang kritis, berwawasan luas, dan literat dalam menghadapi tantangan masa depan.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

1778653025_f8b9887540ec0377e769

Disdik Sulteng Jalin Kerja Sama dengan Poltekpel Sulut untuk Pengembangan SDM Transportasi Laut

AMURANG — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah menjalin kerja sama dengan Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara dalam pengembangan sumber daya manusia perhubungan di bidang transportasi laut dan pemanfaatan aset pendidikan dan pelatihan. Nota kesepahaman tersebut dilaksanakan di kampus Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara, Amurang, Sulawesi Utara, Rabu (13/5/2026).

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat sinergi antara satuan pendidikan vokasi dan lembaga pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM transportasi laut di Sulawesi Tengah. Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan kompetensi sumber daya manusia perhubungan, perluasan akses pendidikan dan pelatihan kepelautan, pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan, pertukaran data dan informasi, serta penyelenggaraan kegiatan pendukung pendidikan dan pelatihan kemaritiman. Dalam implementasinya, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) pada bidang yang relevan.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Edy, S.Ag., M.Pd., hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Firmanza DP, S.H., M.Si. Adapun dari pihak Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara, kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Poltekpel Sulut, Capt. Semuel Palembangan, M.T., M.Mar. Nota kesepahaman tersebut dimaksudkan sebagai landasan umum kerja sama untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kedua belah pihak dalam bidang pendidikan, pengembangan SDM perhubungan, dan optimalisasi aset secara tertib serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui kerja sama ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi peserta didik dan generasi muda untuk mengakses pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi laut. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan, memperkuat kompetensi tenaga kerja sektor kemaritiman, dan mendukung kebutuhan sumber daya manusia perhubungan yang profesional, adaptif, dan sesuai standar nasional maupun internasional.

lrlKuPrPTmBA2vf0AGU5YiMhGl6BWJ3J6FlG4Dii

Memperkuat Sinergi Literasi: Dispusaka Sulteng Hadiri Rakornas Perpustakaan 2026

Palu, – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Mengukuhkan Sinergi Program Perpustakaan dan Literasi” ini dilaksanakan secara daring dari Ruang Rapat Sekretariat Dispusaka Sulteng. Selasa  (12/05/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Siti Rachmi didampingi oleh jajaran pejabat struktural, yaitu:
* Sekdispusaka, Bapak Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P.  
* Kepala Bidang P3KM, Bapak Munashir, S.E., M.M.  
* Kepala Bidang Deposit, Koleksi, dan Konservasi, Ibu Andi Ariani, S.E., M.Si.  
* Kepala Bidang Layanan, Otomasi, dan Kerjasama, Ibu Nurseha, S.Sos., M.Si.  

Acara dibuka resmi oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Bapak Prof. E. Aminudin Aziz, Ph.D. Kehadiran delegasi Sulawesi Tengah dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan program daerah dengan visi nasional guna mempercepat peningkatan indeks literasi masyarakat di Bumi Tadulako. Melalui kolaborasi ini, diharapkan perpustakaan semakin mampu bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.  

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.