large_IMG_20260316_WA_0068_553c3000a8

DPRD Sulteng Dukung Program Berani Mudik Gratis 2026, Ketua DPRD Diwakili Henri Kusuma Muhidin Hadiri Pelepasan

Palu – DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menghadiri kegiatan Pelepasan Program Berani Mudik Gratis Libur Hari Raya Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (16/03/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung di halaman depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Dr. Sam Ratulangi, Kota Palu, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah diwakili oleh Henri Kusuma Muhidin, anggota Komisi II DPRD Sulteng.

Acara pelepasan program mudik gratis tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., serta dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, dan para peserta mudik.

Program Berani Mudik Gratis merupakan salah satu inisiatif Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung saat libur Hari Raya, sekaligus mendukung keselamatan perjalanan dan mengurangi beban biaya transportasi masyarakat.

Mewakili Ketua DPRD Sulteng, Henri Kusuma Muhidin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mendukung berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini sangat positif karena memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mudik dengan aman dan nyaman. DPRD tentu mendukung program-program yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan pelepasan mudik gratis ini menjadi bagian dari upaya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, serta berbagai pihak pendukung untuk memastikan masyarakat Sulawesi Tengah dapat merayakan Hari Raya bersama keluarga dengan lebih mudah dan aman.

Sumber: Humas DPRD Sulteng/Rilis: Risly Wardian

WhatsApp-Image-2026-03-21-at-8.28.16-AM-1536x1152

Gubernur Sulteng Puji Program Itikaf IKADI

PALU, MERCUSUAR – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid memberikan pujian kepada Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Provinsi Sulteng, yang dinilainya sukses menggelar kegiatan itikaf selama 10 hari terakhir Ramadan 1447 H, di Masjid Al Mujahidin kompleks Kantor Gubernur.

Apresiasi itu diungkapkannya ketika menutup kegiatan itikaf, Kamis (18/3/2026). Pada kesempatan itu, Anwar juga memberikan tausiah subuh di hadapan ratusan jemaah itikaf dan beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Sulteng.

“Kegiatan itikaf yang digaas oleh Ikadi bagi saya ini adalah sebuah aksi yang bernilai ibadah, dan patut diapresiasi. Makanya, saya kemudian memastikan diri untuk hadir bersama mereka saat menutup kegiatan,” kata Anwar Hafid.

Menurut Anwar, banyak lembaga atau kelompok yang mungkin melakukan kegiatan itikaf, namun ia menegaskan apa yang dilakukan Ikadi patut diapresiasi, karena kemasan kegiatannya yang cukup menarik, dihadiri jemaah yang jumlahnya mencapai ratusan orang, bahkan didominasi generasi Z.

Ia juga menyampaikan hal yang mengharukan adalah banyaknya jemaah yang lengakp membawa anggota keluarganya untuk tidur di masjid, mencari keberkahan di 10 malam terakhir Ramadan.

“Kegiatan ini Insyaallah menginspirasi saya untuk menggelarnya pada bulan puasa tahun depan, di Masjid Raya Baitul Khairaat. Tentunya dengan sebuah penegasan dari saya sebagai Gubernur. Insyaallah, dukungan apapun dalam kegiatan itu nantinya akan saya desain dengan baik,” janji Anwar Hafid.

Sementara itu, ketua IKADI Sulteng, Citrawan mengatakan kegiatan itikaf tahun ini adalah yang keempat kalinya digelar di Masjid yang sama. Setiap tahunnya, pihaknya mencoba beberapa formula baru, agar lebih menarik tanpa meninggalkan nilai ibadah.

“Alhamdulillah, momentum kali ini kami diberikan kemudahan oleh Allah SWT. Begitu juga dengan dukungan dari para imam salat malam yang memang para hafiz. Serta kehadiran para gen Z, menjadi energi tersediri bagi kami,” tutup Citrawan. MBH

WhatsApp Image 2026-03-30 at 14.55.03

Jelang Idul Fitri 1447 H, Wagub Sulteng Sidak Pasar: Harga Stabil, Stok Aman

Palu– Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Kota Palu, Selasa, (17/3/2026)

Sidak dilakukan di Pasar Inpres, Pasar Masomba, serta Gudang Bulog untuk memantau ketersediaan stok dan perkembangan harga bahan pokok di lapangan. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya Kajati Sulteng, Kapolda Sulteng, Pangdam XIII/Merdeka, DPRD Provinsi Sulteng, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulteng, Kepala Perum Bulog, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan Polda Sulteng.

Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido menyampaikan, hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pokok relatif stabil meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan.

“Hari ini kami bersama TPID dan unsur terkait melakukan sidak. Kami menemukan beberapa komoditas seperti daging sapi naik dari Rp130 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram karena keterbatasan pasokan. Begitu juga ayam potong dari Rp70 ribu menjadi Rp80 ribu. Namun untuk beras Bulog, harganya masih terjangkau,” ujarnya.

Ia juga memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman. “Stok beras di Bulog saat ini mencapai 35 ribu ton, cukup untuk 5 hingga 6 bulan ke depan. Begitu pula minyak goreng ‘Minyak Kita’ tersedia sekitar 120 ribu liter dan diperkirakan mencukupi hingga 6 bulan ke depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Reny menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menekan laju inflasi daerah melalui penguatan koordinasi lintas sektor.

Adapun harga sejumlah bahan pokok terpantau masih dalam kondisi terkendali, di antaranya bawang merah Rp43.775/kg, bawang putih Rp42.553/kg, beras medium Rp13.861/kg, beras premium Rp15.430/kg, cabai rawit merah Rp60.633/kg, daging ayam ras Rp35.350/kg, serta minyak goreng “Minyak Kita” Rp16.390/liter.

Menutup kunjungannya, Wakil Gubernur mengimbau seluruh unsur TPID untuk terus memperkuat koordinasi dan pemantauan harga secara berkala.

“Kami berharap TPID bersama OPD terkait tetap aktif melakukan monitoring dan analisis harga, sehingga potensi inflasi dapat diantisipasi lebih awal,” pungkasnya.

Sumber: PPID Utama / Humas Pemprov Sulteng

IMG-20260328-WA0058-2048x1364

Sekda Sulteng Konfirmasi Soal Isu Keterwakilan Perempuan dalam Seleksi JPT Pratama: “Pintu Karir Terbuka Lebar Bagi Seluruh Kader Terbaik

PALU – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Novalina, selaku Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, memberikan tanggapan resmi terkait dinamika keterwakilan perempuan dalam proses seleksi yang tengah berlangsung di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam keterangannya, Sekda menegaskan bahwa Pemprov Sulteng tidak hanya menjunjung tinggi kesetaraan gender sebagai prinsip norma penyelenggaaran pemerintahan, tetapi juga memastikan bahwa seluruh proses seleksi berlangsung secara terbuka, objektif, dan bebas dari diskriminasi.

*“Seleksi ini dirancang untuk memberikan ruang yang sama bagi seluruh ASN, baik laki-laki maupun perempuan. Tidak ada satu pun ketentuan yang membatasi berdasarkan gender. Siapa pun yang memenuhi kualifikasi, memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi,”* tegasnya.

Menurutnya, keterwakilan perempuan dalam birokrasi tidak semata ditentukan oleh kebijakan afirmatif, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh partisipasi aktif dan kesiapan individu untuk mengambil peran strategis.

Menanggapi isu minimnya keterwakilan perempuan dalam hasil seleksi administrasi, Sekda memaparkan data faktual bahwa *dari total 85 peserta yang mendaftar dan dinyatakan lolos administrasi, sebanyak 19 peserta atau sekitar 22 persen merupakan perempuan.*

“Faktanya, “Angka ini menunjukkan bahwa ruang sudah terbuka, Kami sangat mengapresiasi keberanian dan dedikasi 19 rekan ASN perempuan yang telah mengambil bagian dalam proses ini untuk ikut berkompetisi,” ujar Sekda.

Namun, panitia seleksi tidak bisa memaksakan angka persentase tertentu jika dari sisi partisipasi pendaftar sejak awal memang terbatas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ibu Novalina menjelaskan bahwa meski keterwakilan perempuan penting secara simbolis dan substantif, Pansel memiliki tanggung jawab moral untuk mengutamakan keunggulan kompetensi secara komprehensif. Hal ini dikarenakan pejabat yang terpilih nantinya akan memikul tanggung jawab besar dalam melaksanakan kebijakan dan pelayanan publik bagi masyarakat Sulawesi Tengah dalam jangka panjang.

“Kami tidak hanya mencari pengisi jabatan, tapi mencari pemimpin yang kompeten. Pemenuhan keterwakilan 30% tidak boleh dilakukan dengan mengabaikan standar kualitas kepemimpinan. Ke depan, tantangan birokrasi semakin kompleks, sehingga kapasitas dan kapabilitas menjadi tolok ukur utama yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Sebagai sosok perempuan yang menduduki jabatan tertinggi di birokrasi provinsi, Sekda menepis adanya anggapan diskriminasi gender dalam tim pansel. Justru keberadaan beliau sebagai Ketua Pansel adalah bukti nyata bahwa Pemprov Sulteng sangat menghargai peran perempuan di posisi strategis.

“Kesempatan itu nyata. Tinggal bagaimana kita mendorong lebih banyak kader terbaik untuk berani tampil dan berkompetisi,” pungkasnya.

“Saat ini proses masih berjalan dan masih ada tahapan uji publik. Semua masukan dari masyarakat akan kami himpun sebagai bahan pertimbangan Bapak Gubernur selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk menentukan pilihan terbaik bagi kemajuan Sulawesi Tengah,” tutupnya.

Sumber : Tim Media Berani

File_Sampul1_Update1773296575_Desain tanpa judul

KORPRI Unit BKD Provinsi Sulawesi Tengah Melaksanakan Kegiatan KORPRI Berani Berbagi

 Semangat Berbagi Di Bulan Suci Ramadhan, KORPRI Unit BKD Provinsi Sulawesi Tengah Menyalurkan Sembako Melalui Kegiatan “KORPRI Berani Berbagi”. Dalam rangka menumbuhkan semangat keperdulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan, KORPRI Unit Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan “KORPRI Berani Berbagi” dengan menyalurkan paket sembako, pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk keperdulian sosial dari keluarga besar KORPRI Unit BKD Provinsi Sulawesi Tengah kepada PPPK Paruh Waktu dan pegawai Non ASN BKD sekaligus sebagai upaya mempererat rasa solidaritas dan kebersamaan di lingkungan BKD Provinsi Sulawesi Tengah. Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai empati, keperdulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja ASN.
    Penyaluran paket sembako tersebut juga menjadi wujud nyata komitmen KORPRI Unit BKD Provinsi Sulawesi Tengah untuk hadir dan memberikan manfaat bagi sesama, khususnya di momentum bulan Ramadhan yang penuh berkah.

WhatsApp Image 2026-03-12 at 13.44.10

Melalui Program Korpri Berani Berbagi, Dinas Pangan Sulteng Perkuat Kebersamaan Antar Staf

Palu – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan penyaluran paket sembako melalui program “Korpri Berani Berkah” sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan di lingkungan internal instansi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (12/3/2026) bertempat di Kantor Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Rohani Mastura, M.Si, yang didampingi oleh Sekretaris Dinas Pangan Rizal Mohammad Mustaqim, S.E. Penyaluran paket sembako ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program “Korpri Berani Berkah” yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan sebanyak 136 paket sembako kepada staf di lingkungan Dinas Pangan. Paket tersebut diberikan kepada berbagai kategori pegawai, yakni 16 tenaga honor, 32 pegawai paruh waktu, 56 pegawai P3K, serta 32 pegawai non eselon.

Melalui program ini diharapkan dapat mempererat rasa kebersamaan, meningkatkan solidaritas, serta memberikan dukungan bagi para staf menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus didorong dalam lingkungan KORPRI.

Dengan adanya kegiatan Korpri Berani Berkah, Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah berharap semangat berbagi dan kepedulian antarpegawai dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Sumber: PPID Pelaksana/Humas Dispang Prov. Sulteng

WhatsApp-Image-2026-03-10-at-11.12.32-AM-1-1536x1152

Korpri Dinsos Sulteng bagi Sembako kepada 27 PPPK Paruh Waktu dan 5 Mahasiswa Magang Untad

Palu (10/3) – Dalam rangka memeriahkan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M serta mendukung program Korpri Berani Berkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Korpri Unit Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan Korpri Berani Berbagi dengan menyalurkan paket sembako.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dewan Pengurus Korpri Provinsi Sulawesi Tengah terkait pelaksanaan program berbagi paket sembako Ramadhan di lingkup perangkat daerah. Pada kesempatan tersebut, paket sembako disalurkan kepada 27 orang PPPK Paruh Waktu di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah serta 5 orang mahasiswa magang dari Universitas Tadulako (Untad) yang tengah melaksanakan kegiatan magang di Dinas Sosial.

Penyerahan paket sembako dilakukan secara simbolis oleh pimpinan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah kepada para pegawai dan mahasiswa magang. Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan keluarga besar Dinas Sosial dalam menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus mempererat hubungan antara aparatur, tenaga pendukung, dan mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan pembelajaran di lingkungan instansi.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat kebersamaan di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah selama bulan Ramadhan.

KUh41GOppXqb5QX3RguTgvqAhgkSYbi61y4iylqr

Bedah Buku Manajemen Waktu Perspektif Islam

Palu – Dunia akademik tidak hanya terbatas pada bangku kuliah dan tumpukan buku, melainkan sebuah medan kreativitas yang menuntut ketajaman literasi. Semangat inilah yang mendasari Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako (Untad) bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah untuk menyelenggarakan kegiatan bedah buku berjudul “Manajemen Waktu Perspektif Islam”. Rabu (11/03/2026).

Acara ini menjadi istimewa dengan kehadiran Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si. Beliau secara resmi membuka kegiatan sekaligus memberikan sambutan yang menekankan pentingnya peran bedah buku dalam ekosistem literasi.

Dalam arahannya, Ibu Siti Rachmi Amir Singi menyoroti bahwa kegiatan bedah buku merupakan salah satu upaya strategis dalam mendorong tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat.

“Perpustakaan memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat penyimpanan dan penyedia informasi, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat yang mampu mendorong lahirnya masyarakat yang cerdas, kritis, dan berkarakter,” ujar beliau.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa tema manajemen waktu dalam perspektif Islam sangat relevan dengan kehidupan saat ini. Dalam ajaran Islam, waktu merupakan amanah berharga yang tidak dapat digantikan. Oleh karena itu, kemampuan mengelola waktu secara bijak menjadi kunci keberhasilan dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun tanggung jawab kemasyarakatan.

Beliau juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran staf Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, serta kepada Dekan Fakultas Ekonomi Untad, Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D., atas kerja samanya dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah daerah, yaitu “Sulawesi Tengah Berani Cerdas”. Langkah ini selaras dengan visi Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2025–2029 untuk mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju, mandiri, dan sejahtera berbasis kearifan lokal serta pembangunan berkelanjutan (Sulawesi Tengah Nambaso) di bawah kepemimpinan pasangan Anwar-Reny.

Adapun tujuan penting dari pelaksanaan bedah buku ini adalah :
Meningkatkan literasi masyarakat secara luas.
Memperdalam pemahaman isi buku secara kritis sekaligus mempromosikan karya penulis kepada publik.
Memfasilitasi transfer ilmu, mendapatkan masukan konstruktif bagi penulis, serta membangun budaya berpikir kritis.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif mengenai implementasi manajemen waktu dalam perspektif Islam. Inisiatif sinergi antara Dispusaka Sulteng dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako ini patut diapresiasi. Diharapkan kolaborasi ini dapat memperkuat jaringan perpustakaan se-Sulawesi Tengah dan memberikan dampak luas bagi peningkatan kualitas literasi masyarakat.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

WhatsApp Image 2026-03-10 at 14.03.06

Dinas Pangan Sulteng Salurkan 25,4 Ton Cadangan Pangan untuk Penanganan Daerah Rawan Pangan di Donggala

Donggala – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pangan menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk membantu masyarakat di wilayah rawan pangan pascabencana di Kabupaten Donggala. Selasa, (10/3/2026).

Penyaluran cadangan pangan tersebut mencapai 25,4 ton yang diperuntukkan bagi masyarakat di 3 (tiga) kecamatan dan 9 (sembilan) desa. Bantuan ini diberikan sebagai langkah nyata pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat yang mengalami kerentanan pangan akibat dampak bencana.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja yang dilaksanakan pada 26 Februari 2026, di mana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan bantuan Cadangan Pangan sebanyak 25 ton untuk penanganan dampak pascabencana yang terjadi pada 11 Januari 2026 di wilayah Kabupaten Donggala.

Pertemuan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) penyerahan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Donggala sebanyak 25,4 ton beras. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Rohani Mastura, M.Si., dan disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Rustam Efendi.

Melalui program ini, bantuan pangan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan 2.122 jiwa selama 40 hari masa penanganan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menjaga ketahanan pangan serta memastikan masyarakat yang terdampak bencana tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan pangan pokok.

Dinas Pangan Sulawesi Tengah berharap penyaluran cadangan pangan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Sumber: PPID Pelaksana/Humas Dispang Sulteng

tcwmt8YCIo6Ilgoalx9VYC1RAzFrYbejbgMkT4Bv

Menuju Perayaan Internasional: Sulawesi Tengah Bersiap Rayakan HUT ke-62 dengan Megah

Palu – Suasana di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pagi ini,  tampak berbeda. Rapat Pimpinan (Rapim) yang dihadiri oleh jajaran kepala perangkat daerah, termasuk Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., membahas agenda besar: Peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tengah ke-62 yang akan jatuh pada 13 April mendatang. Senin (09/03/2026).

Tahun ini, perayaan bukanlah sekedar seremonial rutin. Di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., Sulawesi Tengah bersiap menghentak panggung internasional. Sebagai Ketua Umum Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Provinsi Sulawesi Tengah, Gubernur memastikan keterlibatan delegasi dari berbagai negara anggota DMDI. Kehadiran surat dari Sekretaris Dewan DMDI dalam rapat ini menegaskan bahwa Sulteng siap menjadi titik temu keberagaman budaya melayu dan islam dunia.

Pemerintah Provinsi telah menyusun rangkaian acara selama sepekan penuh yang memadukan sportivitas dan hiburan rakyat. Beberapa agenda unggulan yang menjadi sorotan antara lain:
* Atraksi Udara & Internasional: Kejuaraan Paralayang Internasional di Bukit Salena yang sejauh ini telah diikuti peserta dari 17 negara, serta atraksi Fly Pass pesawat Sukhoi yang akan membelah langit Palu.
* Pesta Rakyat: Penampilan band papan atas, Sheila on 7, dipastikan akan menjadi magnet utama di panggung hiburan.
* Olahraga & Seni: Mulai dari Night Fun Run, Fun Bike, Futsal, hingga Lomba Domino yang melibatkan perwakilan kabupaten/kota. Tak ketinggalan, kemegahan Marching Band dari IPDN Makassar.

Filosofi “Berani Makmur & Berani Sejahtera”

Logo HUT ke-62 tahun ini secara visual menampilkan peta Sulawesi Tengah dengan angka 62 yang dibalut tiga warna filosofis: Biru untuk kekayaan laut, Hijau untuk kesuburan pertanian, dan Kuning untuk potensi mineral yang melimpah.

Melalui tema “Berani Makmur & Berani Sejahtera”, perhelatan akbar ini diharapkan bukan sekedar pesta, melainkan momentum bagi seluruh lapisan masyarakat untuk optimistis menatap masa depan Sulawesi Tengah yang lebih gemilang di kancah global.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.