WhatsApp Image 2025-05-22 at 18.13.08

Plt. Kepala Dinas Kominfo Santik Hadiri Peluncuran Koperasi Merah Putih dan Sosialisasi Makan Bergizi Gratis di Sulteng

Palu – Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo Santik) Provinsi Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama menghadiri kegiatan Peluncuran dan Dialog Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis, yang diselenggarakan pada Kamis, (22/5/2025) di Gelora Bumi Kaktus, Kota Palu.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan desa dan peningkatan ketahanan gizi masyarakat. Dalam sambutannya, Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dalam menyukseskan kedua program strategis ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut wakil menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Riza Patria, perwakiy DPRD provinsi Sulawesi Tengah, gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Reny A. Lamadjido, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah, para kepala OPD, para bupati/walikota, para camat, kepala desa/lurah, dan BPD dari berbagai daerah di Sulteng.

Wahyu Agus Pratama selaku Plt. Kepala Dinas Kominfo Santik yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap program yang dinilai strategis dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini mencerminkan komitmen nyata pemerintah dalam membangun desa dari berbagai aspek ekonomi, kesehatan, dan sosial. Kominfo Santik siap berperan dalam menyebarluaskan informasi dan mendukung digitalisasi program agar manfaatnya dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Melalui pembentukan Koperasi Merah Putih, pemerintah mendorong penguatan ekonomi kerakyatan yang berbasis desa dan kelurahan. Sementara itu, program makan bergizi gratis diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan menekan angka stunting di daerah.

Kegiatan ditutup dengan dialog interaktif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menggali potensi serta tantangan dalam implementasi program di wilayah Sulawesi Tengah.

Sumber Rilis dan Foto : PPID Pelaksana Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng.

WhatsApp Image 2025-05-22 at 01.59.03

Menteri Desa dan Gubernur Sulteng Luncurkan Gerakan Nasional Koperasi Merah Putih dari Desa

PALU – Pemerintah pusat dan daerah kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peluncuran Program Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd, didampingi oleh Wakil Menteri Ir. Ahmad Riza Patria, M.B.A. Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, M.Si di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK) Palu pada Kamis (22/5/2025).

Acara ini dihadiri lebih dari lima ribu kepala desa, lurah, camat, dan para pemangku kepentingan desa dari seluruh Sulawesi Tengah. Kehadiran tokoh-tokoh penting dari lintas kementerian dan lembaga pemerintah pusat menandai pentingnya acara ini sebagai momentum besar bagi gerakan pemberdayaan desa secara nasional.

Dalam sambutannya, Menteri Yandri menekankan bahwa koperasi Merah Putih merupakan instrumen strategis dalam membangun kemandirian desa. Ia menyatakan bahwa program ini adalah amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia, yang menginginkan agar uang negara mengalir ke desa-desa dan dikelola oleh warga desa sendiri, bukan hanya oleh segelintir pihak. Koperasi Merah Putih tidak boleh dipahami sebagai program bantuan biasa, melainkan sebagai gerakan besar yang menumbuhkan kekuatan ekonomi rakyat dari akar rumput.

Menteri Yandri juga mendorong agar pembentukan koperasi dapat dirampungkan pada akhir bulan ini, dengan proses legalisasi melalui akta notaris. Ia mengingatkan bahwa dana desa dapat digunakan untuk pembiayaan akta notaris sebesar Rp2,5 juta, sesuai ketentuan maksimal tiga persen dari anggaran, selama tidak terjadi tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. Setelah notarisasi, koperasi harus segera didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM agar memperoleh legalitas hukum yang sah.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan semangat dan visinya dalam menjadikan koperasi sebagai penggerak utama ekonomi rakyat di wilayahnya. Ia mengangkat masalah nelayan lokal yang kalah bersaing dengan nelayan luar, serta menegaskan perlunya keberanian mengambil langkah nyata untuk mengembalikan kedaulatan ekonomi kepada masyarakat. Anwar menekankan pentingnya membangun pemerintahan desa yang berlandaskan nilai-nilai religius, gotong royong, serta tata kelola yang bersih dan berpihak kepada rakyat. Ia mengajak seluruh kepala desa untuk bersatu dan bergerak bersama membangun Sulawesi Tengah Baru yang lebih kuat dan sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, program makan bergizi gratis juga menjadi fokus perhatian. Program ini diarahkan untuk mendukung pertumbuhan anak-anak di desa sekaligus menjadi bagian dari upaya nasional memberantas kemiskinan dan stunting. Pemerintah pusat melalui berbagai kementerian, termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Keuangan, telah berkolaborasi untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat desa.

Gema semangat dari kegiatan ini membawa harapan baru bahwa desa akan menjadi pusat pergerakan ekonomi nasional. Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh bagi kedaulatan ekonomi rakyat. Pemerintah menargetkan seluruh proses pembentukan dan legalisasi koperasi selesai pada akhir Juni 2025, sehingga pada Hari Koperasi Nasional, 12 Juli 2025, koperasi-koperasi desa ini sudah dapat mulai beroperasi. Presiden Republik Indonesia direncanakan akan meresmikan peluncuran koperasi Merah Putih secara nasional pada 28 Oktober 2025 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Melalui gerakan koperasi ini, pemerintah berharap agar tidak terjadi ketimpangan ekonomi antara kota dan desa. Dengan lebih dari 75 ribu desa di seluruh Indonesia dan mayoritas penduduk tinggal di desa, pemberdayaan ekonomi desa adalah keniscayaan. Menteri Yandri mengajak seluruh kepala desa untuk tetap semangat dan yakin bahwa peran mereka strategis, bahkan bisa melampaui ekspektasi. Ia menegaskan.

“Jangan pernah kecilkan peran kepala desa, karena dari desa, lahir pemimpin bangsa. Gubernur pun bisa berasal dari desa,” ujarnya.

Kegiatan ini membuktikan bahwa kekuatan bangsa berawal dari kekuatan desa. Dengan keberanian untuk bergerak dan komitmen untuk memberdayakan, desa bukan lagi pelengkap pembangunan nasional, melainkan menjadi poros utama masa depan Indonesia.

Sumber Rilis : Tim Media AH
Foto : Tim Media AH dan PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng

WhatsApp Image 2025-05-21 at 02.49.47

Matangkan Persiapan Launching Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis, Sekdaprov Tinjau Langsung Lokasi GBK

Palu– Dalam rangka memastikan kelancaran pelaksanaan Peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur Sulawesi Tengah melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, meninjau secara langsung kesiapan lokasi kegiatan di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK), Palu, Rabu (21/5/2025).

Kegiatan peluncuran yang direncanakan berlangsung pada Kamis, 22 Mei 2025, ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat ekonomi desa serta meningkatkan gizi masyarakat melalui sinergi lintas sektor.

“Peninjauan ini adalah bentuk keseriusan kami dalam memastikan setiap aspek kegiatan berjalan optimal, mulai dari kesiapan teknis, alur acara, hingga kenyamanan tamu undangan,” ujar Sekdaprov Novalina di sela-sela tinjauan.

Acara peluncuran dijadwalkan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari pusat maupun daerah, antara lain ; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Kemendes PDTT (BPI Kemendes), Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Direktur Farmasi dan Alkes Kementerian Kesehatan RI, Kemenko Pangan
Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM.

Tak hanya itu, kehadiran Forkopimda Sulawesi Tengah, Bupati/Wali Kota, Camat, Kepala Desa dan Lurah, serta jajaran OPD lingkup Pemprov Sulteng juga menambah bobot pentingnya momentum ini.

“Peluncuran program ini bukan hanya seremoni, tetapi tonggak penting menuju pemberdayaan desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama generasi muda. Ini adalah langkah nyata Sulawesi Tengah dalam mendukung agenda pembangunan nasional dari bawah,” tegas Novalina.

Tinjauan ini turut didampingi oleh sejumlah Kepala OPD dan panitia pelaksana, guna memastikan koordinasi lintas bidang berjalan efektif hingga hari pelaksanaan.

Sumber Rilis dan Foto : PPID Utama / Humas Pemprov Sulteng

WhatsApp Image 2025-05-21 at 02.37.01

Wagub Sulteng Tinjau Kesiapan Lokasi Peluncuran Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis

Palu– Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, meninjau secara langsung kesiapan lokasi pelaksanaan Launching dan Dialog Program Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Program Makan Bergizi Gratis di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK), Palu, Rabu (21/5/2025).

Kegiatan peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan teknis dan substansi pelaksanaan acara yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Mei 2025.

“Program Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis ini adalah langkah konkret Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam membangun kemandirian ekonomi desa serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat, terutama anak-anak. Kami ingin memastikan bahwa semua unsur siap demi kesuksesan acara besok,” ujar Wakil Gubernur Reny.

Acara peluncuran akan dihadiri oleh berbagai pejabat penting tingkat nasional dan daerah, antara lain ; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI
Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Kemendes PDTT (BPI Kemendes), Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Direktur Farmasi dan Alkes Kementerian Kesehatan RI Kemenko Pangan, Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM

Selain itu, unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, para Bupati/Wali Kota, Camat, Kepala Desa dan Lurah, serta pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi Sulawesi Tengah turut dijadwalkan hadir dalam kegiatan penting ini.

“Program ini tidak hanya bicara soal koperasi, tapi tentang kolaborasi lintas sektor untuk membangun desa dari berbagai aspek ekonomi, pangan, dan kesehatan. Sulawesi Tengah siap menjadi model implementasi nasional,” tambah dr. Reny.

Peninjauan hari ini juga diikuti oleh sejumlah Kepala OPD, panitia pelaksana, serta jajaran pejabat terkait lainnya.

Sumber Foto dan Rilis : PPID Utama / Humas Pemprov Sulteng.

WhatsApp Image 2025-05-19 at 22.18.41

Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Harkitnas 2025, Wagub Sampaikan Amanat Menkomdigi RI

Palu– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 dengan khidmat di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (20/5/2025). Upacara ini mengusung tema nasional “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat” dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur membacakan amanat resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Ia menekankan bahwa peringatan Harkitnas bukan sekadar mengenang sejarah, namun juga menjadi titik refleksi dan pembaruan semangat kebangsaan dalam menghadapi tantangan zaman.

“Kebangkitan Nasional yang dimulai pada 20 Mei 1908 adalah tonggak kesadaran kolektif untuk membangun kekuatan sendiri, bukan bergantung pada kekuatan asing. Kini, kita menghadapi tantangan yang berbeda disrupsi teknologi, krisis pangan global, hingga ancaman terhadap kedaulatan digital,” ujar Wagub membacakan amanat Menteri.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan berbagai langkah konkret yang telah diambil dalam 150 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di antaranya, program makan bergizi gratis untuk jutaan anak Indonesia, pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, serta penguatan ekosistem digital melalui pendirian pusat pelatihan vokasi dan AI Centre of Excellence di Papua.

Selain itu, pemerintah terus mendorong perlindungan anak di ruang digital melalui regulasi yang adaptif dan berorientasi pada masa depan.

“Seluruh kebijakan ini bertujuan mewujudkan masa depan yang adil dan berpihak pada rakyat. Pemerintah telah menetapkan Asta Cita, delapan misi besar pembangunan nasional, sebagai kompas arah kebangkitan bangsa,” imbuhnya.

dr. Reny juga mengajak seluruh elemen masyarakat Sulawesi Tengah untuk menjaga semangat kebangkitan sebagai landasan menuju Indonesia yang kuat dan berdaya saing.

“Mari jaga semangat kebangkitan ini, seperti akar yang tumbuh pelan namun kuat. Tak selalu terlihat, tetapi mampu menopang kehidupan. Kebangkitan sejati adalah yang tumbuh dari nilai kemanusiaan dan menghasilkan keadilan serta kesejahteraan bersama,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kemajuan bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Sulawesi Tengah.

Diakhir upacara Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido didampingi Kepala Dinas Nakertrans Provinsi Sulteng Arnold Firdaus dan Kepala Biro Umum Suandi menyerahkan santunan jaminan kematian kepada perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Sumber Rilis dan Foto : PPID Utama / Humas Pemprov. Sulawesi Tengah

WhatsApp Image 2025-05-19 at 19.17.40

14 Peserta Ikuti Tahap Wawancara Seleksi KPID Sulteng Periode 2025–2028

14 Peserta Ikuti Tahap Wawancara Seleksi KPID Sulteng Periode 2025–2028

Palu– Sebanyak 14 peserta mengikuti tahap wawancara dalam rangkaian seleksi anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah periode 2025–2028. Wawancara berlangsung di Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo Santik) Provinsi Sulawesi Tengah,Senin (19/5/2025).

Seleksi ini merupakan lanjutan dari tahapan sebelumnya yang mencakup ujian tertulis dan tes psikologi. Dari total pendaftar, hanya 14 peserta yang berhasil lolos dan berhak mengikuti proses wawancara, sebagaimana tercantum dalam surat pengumuman Tim Seleksi KPID Sulteng nomor 007/372/DKIPS tanggal 9 Mei 2025.

Adapun nama-nama peserta yang mengikuti tahap wawancara yakni ; Abdul Majid, Dwitriansyah, Farid, Fery, Hadija, Hafid, Mita Meinansi, Moh. Misbahudin, Moh. Syayaf Rabbani Al-Munthazar, Muhammad Faras Muhadzdzit L, Rachmat Caisaria, Sepriyanus Tolule, Temu Sutrisno, Yusuf B. Lamongki.

Tim Seleksi KPID Sulteng periode 2025–2028 terdiri dari lima orang yang berasal dari berbagai latar belakang akademik dan birokrasi, yaitu Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, Prof. Dr. Slamet Riadi Cante, Prof. Dr. Aminuddin Kasim, Dr. Rahmad Arsyad, dan M. Hasrul Hasan.

Wawancara dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 19–20 Mei 2025, bertempat di Kantor Diskominfo Santik Sulteng, Jalan RA Kartini, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. Dari 14 peserta, hanya 10 yang akan dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya.

Tahapan ini menjadi penentu penting dalam menjaring calon anggota KPID yang memiliki integritas, kompetensi, serta pemahaman mendalam mengenai dunia penyiaran di Sulawesi Tengah.

Sumber Rilis dan Foto: PPID Utama/Humas Pemprov Sulteng

WhatsApp Image 2025-05-18 at 23.40.29

Plt. Kadis Kominfosantik Sulteng Pimpin Apel Pagi, Tegaskan Pentingnya Kedisiplinan Pegawai

Palu– Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama, S.STP., M.Si., memimpin apel pagi yang dilaksanakan di halaman kantor Dinas Kominfosantik Sulteng, Senin (19/5/2025).

Apel pagi yang diikuti oleh Sekretaris Dinas Kominfosantik Drs. Aswin Saudo, M.Si, para Kepala Bidang, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta staf honorer ini menjadi momen penting untuk memperkuat kembali semangat disiplin dan kebersamaan di lingkungan kerja.

Dalam arahannya, Wahyu Agus menekankan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal.

“Kedisiplinan adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan membangun budaya kerja yang disiplin, kita turut menciptakan pemerintahan yang kredibel dan profesional,” ujar Wahyu Agus di hadapan peserta apel.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh bidang di lingkungan Dinas Kominfosantik agar senantiasa menjaga kekompakan dan meningkatkan sinergi dalam menyelesaikan tugas-tugas kedinasan.

“Kita harus terus menjaga kekompakan dan bekerja sama. Tidak ada keberhasilan yang diraih secara individual, semua harus terintegrasi dan saling mendukung,” tambahnya.

Apel pagi ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran seluruh pegawai terhadap pentingnya etos kerja dan semangat pelayanan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat, serta ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan tugas-tugas kedinasan.

Sumber Rilis dan Foto : PPID Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng

WhatsApp Image 2025-05-18 at 05.33.22

Program Unggulan BERANI Tayang di Musrenbangnas 2025

PALU– Provinsi Sulawesi Tengah mencuri perhatian nasional. Program unggulan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido akan ditampilkan secara khusus dalam acara seremonial Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (19/5/2025). Dari ratusan daerah, hanya tiga provinsi yang programnya dipilih untuk tayang dalam forum bergengsi ini, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tengah.

Melalui video berdurasi dua menit, Provinsi Sulawesi Tengah akan mempresentasikan praktik baik perencanaan daerah dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. Sorotan utama jatuh pada dua program andalan, Berani Cerdas dan Berani Sehat, bagian dari visi besar BERANI (Bersama Anwar-Reny).

Dalam narasi yang disampaikan langsung oleh Gubernur Anwar Hafid, ia menegaskan bahwa membangun daerah bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi membangun harapan melalui keadilan akses pendidikan dan layanan kesehatan. “Kami memulai dengan satu langkah berani, program Berani Cerdas, beasiswa pendidikan tinggi untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, dari desa terpencil hingga pesisir,” kata Anwar.

Program ini telah mengantarkan ribuan mahasiswa asal Sulawesi Tengah melanjutkan studi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. “Kami ingin memastikan: tak ada mimpi yang terhenti hanya karena biaya,” tegas Anwar.

Tak berhenti di sana, Wakil Gubernur, dr. Reny Lamadjido juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan sebagai pondasi pembangunan sumber daya manusia. Melalui Berani Sehat, masyarakat kini bisa mengakses layanan kesehatan gratis hanya dengan menggunakan KTP Sulawesi Tengah.

“Kami tak ingin ada ibu melahirkan tanpa bantuan medis, atau anak kehilangan masa depan karena tak mampu berobat,” ujarnya.

Program-program ini dijalankan sepenuhnya dari hasil efisiensi anggaran, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Setiap rupiah adalah investasi, bukan sekadar angka, tapi jalan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Anwar.

Penayangan video ini menjadi bukti bahwa sinergi pusat dan daerah, jika dikelola dengan visi dan keberanian, mampu melahirkan program nyata yang menjawab kebutuhan rakyat. “Ketika pusat dan daerah menyatu dalam satu visi, rakyatlah yang menang,” pungkas Anwar Hafid.

Melalui forum Musrenbangnas ini, Sulawesi Tengah tidak hanya hadir sebagai peserta, tapi sebagai contoh bahwa dengan keberanian, komitmen, dan perencanaan yang matang, keadilan sosial bisa benar-benar terwujud dari bawah.

Sumber rilis dan foto : Tim Media AH

IMG-20250517-WA0041-300x200

437 CPNS Baru Terima SK, Gubernur Anwar Hafid Tekankan Disiplin dan Integritas

PALU – Suasana penuh suka cita mewarnai prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Gedung Pogombo, Jumat (16/5/2025). Sebanyak 437 CPNS resmi menerima SK pengangkatan, diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan pesan tegas namun penuh makna kepada para aparatur sipil negara baru. Ia mengingatkan agar para CPNS tidak terjangkit tiga penyakit kronis yang kerap melemahkan birokrasi, yakni KUDIS (Kurang Disiplin), KURAP (Kurang Rapi), dan GINJAL (Gaji Ingin Naik Tapi Kerja Lamban).

“Sebagai pegawai, kita ini terikat dengan aturan yang jelas, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Jangan ada yang merasa bebas setelah lulus CPNS. Ini baru awal dari pengabdian kalian,” tegas Gubernur.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga penampilan dan etika sebagai pelayan publik. Menurutnya, seragam dinas bukan hanya pakaian kerja, melainkan simbol kewibawaan dan identitas seorang abdi negara. “Apa yang akan dikatakan masyarakat jika melihat pakaian dinas kita kusut, tidak disetrika? Itu mencerminkan ketidaktertiban dalam birokrasi,” ujarnya.

SK CPNS yang diserahkan berlaku efektif mulai 1 April 2025. Para CPNS ini diharapkan dapat langsung menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di masing-masing unit kerja.

Lebih lanjut, Gubernur Anwar Hafid mengajak seluruh CPNS untuk menjadi bagian dari gerakan perubahan di lingkungan birokrasi Sulawesi Tengah melalui visi besar Sulteng Nambaso dan 9 misi strategis BERANI, yang mencakup aspek pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, perikanan, hingga nilai-nilai spiritual dan integritas birokrasi.

“Visi dan misi ini bukan hanya slogan, tapi panduan kerja kita semua. Saya yakin, kalian yang muda dan semangat inilah yang akan menjadi lokomotif kemajuan birokrasi kita,” tambahnya.

Gubernur juga menyampaikan komitmen Pemprov Sulteng untuk mendorong aparatur yang berprestasi agar dapat meniti karir hingga ke tingkat nasional. Menurutnya, birokrasi daerah harus menjadi ruang yang subur bagi tumbuhnya talenta pelayanan publik yang unggul.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sekretaris Daerah Provinsi Novalina, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Adiman serta sejumlah kepala perangkat daerah penerima formasi CPNS tahun 2024.

Sumber rilis dan foto : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-05-15 at 19.55.15

Pemprov Sulteng dan Kemenag Resmi Lepas 1.994 Jemaah Calon Haji Tahun 2025

Palu-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah secara resmi melepas keberangkatan 1.994 jemaah calon haji asal Sulawesi Tengah untuk musim haji tahun 2025. Pelepasan berlangsung khidmat di Aula Serbaguna Asrama Haji Transit Palu, Kamis (15/5/2025).

Acara pelepasan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, Plt Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulteng H.Muchlis Aseng, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta para pejabat dari lingkungan Pemprov dan Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Novalina yang mewakili Gubernur H. Anwar Hafid, menyampaikan pesan mendalam kepada para jemaah. Ia berharap agar seluruh calon haji mendoakan yang terbaik untuk diri sendiri, keluarga, daerah, dan bangsa Indonesia.

“Doa bapak dan ibu di Tanah Suci adalah doa yang makbul. Mohon doanya juga untuk Bapak Gubernur, Ibu Wakil Gubernur, dan saya pribadi,” ucap Novalina.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menganggarkan dana sebesar Rp11,9 miliar untuk mendukung kebutuhan para jemaah haji, termasuk biaya penerbangan domestik, transportasi lokal, konsumsi, hingga porter.

“Ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi kepada para jemaah. Semoga memberikan manfaat dan keberkahan bagi Sulawesi Tengah,” tuturnya.

Plt. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Muchlis Aseng mengapresiasi Pemprov Sulteng, yang telah menganggarkan biaya domestik haji. Menurutnya, hal itu merupakan perhatian besar dari pemerintah daerah kepada jemaah.

“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah, yang telah memberikan perhatian, dengan mengalokasikan anggaran cukup besar,” kata Muchlis.

Muchlis dalam laporannya menyebutkan bahwa dari total 1.994 jemaah, sebanyak 1.870 merupakan jemaah haji reguler, 405 merupakan jemaah prioritas lansia, enam pembimbing ibadah dari KBIHU, dan 18 petugas haji daerah (PHD).

Seluruh jemaah diberangkatkan dalam enam kelompok terbang (kloter), terdiri dari lima kloter penuh dan satu kloter gabungan bersama jemaah asal Kalimantan Timur, yakni Kloter BPN-7 hingga BPN-12. Kloter pertama yang diberangkatkan pada 16 Mei berasal dari Kota Palu, Morowali, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, dan Tojo Una-Una.

Menariknya, jemaah haji asal Kota Palu tahun ini berasal dari berbagai kelompok usia. Jemaah termuda tercatat berusia 18 tahun, sementara yang tertua berusia 90 tahun.

Sebagai penutup, acara pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih oleh Sekretaris Daerah kepada perwakilan jemaah sebagai simbol keberangkatan.

Seluruh jemaah diharapkan dapat menunaikan rukun Islam kelima dengan khusyuk dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur.

Sumber Rilis : Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov Sulteng
Foto : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng