WhatsApp Image 2025-03-27 at 14.42.54

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Disperindag Sulteng Lakukan Sidak di Pasar Manonda dan Gudang Alfamidi Palu

Palu– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Satgas Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulteng menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Manonda dan Gudang Alfamidi Palu. Jumat, (27/3/2025)

Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting (Bapokting), sekaligus mencegah potensi spekulasi harga yang merugikan masyarakat.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulteng, Donny Iwan Setiawan, ST, MM, mengungkapkan bahwa hasil sidak menunjukkan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan segar, seperti cabai, bawang, dan bumbu dapur, dengan kisaran kenaikan 5–8 persen. Namun, harga komoditas utama lainnya, seperti daging sapi, daging ayam, dan telur, masih relatif stabil sesuai dengan harga acuan pemerintah.

“Meskipun dalam beberapa hari ke depan diperkirakan akan terjadi fluktuasi harga akibat peningkatan permintaan, kami berharap lonjakan harga tidak terlalu signifikan. Kami juga mengimbau para pedagang agar tetap berpegang pada harga acuan dan tidak memanfaatkan momen ini untuk mengambil keuntungan berlebihan,” ujar Donny Iwan Setiawan.

Sementara itu, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Sulteng, AKBP Raden Real Mahendra, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa stok bahan pangan menjelang Idul Fitri dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Berdasarkan hasil sidak di Gudang Alfamidi, kami memastikan bahwa pasokan pangan tersedia dalam jumlah yang cukup. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan, karena stok telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode perayaan Idul Fitri,” jelasnya.

Sidak ini turut dihadiri oleh Kepala UPT Pengawasan dan Perlindungan Konsumen, Deddy Suarman, SE., MM; perwakilan Perum Bulog Sulteng; serta jajaran Tim Pengawas Perdagangan Disperindag Sulteng dan Satgas Pangan Polda Sulteng.

Dengan adanya langkah ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok.

Sumber : Humas Disperindag Sulteng / PPID Pelaksana

WhatsApp Image 2025-03-27 at 05.02.23

Gubernur Sulteng dan Pemkab Touna Kolaborasi Bangun Instalasi Air Minum di Batudaka

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah menerima audiensi jajaran Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, Surya, S.Sos, di ruang kerjanya pada Kamis (27/3/2025). Pertemuan ini membahas rencana pembangunan instalasi air minum dan air bersih di Kecamatan Batudaka. Turut hadir dalam pertemuan tersebut anggota DPRD Tojo Una-Una serta Ali, selaku konsultan dalam proyek tersebut.

Dalam audiensi tersebut, Gubernur Sulteng menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una guna mempercepat pembangunan fasilitas air minum di wilayah tersebut.

Ia menegaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah mempersiapkan seluruh perencanaan, termasuk feasibility study, kajian kelayakan lingkungan, serta menyelesaikan potensi masalah lahan yang mungkin terdampak proyek.

“Alhamdulillah, setelah berbincang panjang, kami sepakat pemerintah provinsi akan berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una. Tahun ini, kita mempersiapkan segala perencanaan, termasuk feasibility study, kajian kelayakan lingkungan, dan persoalan lahan di masyarakat. InsyaAllah, semua perencanaan kita selesaikan tahun ini dan pembangunan akan dimulai pada 2025-2026,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan salam hangat kepada masyarakat Batudaka dan berharap proyek ini dapat segera mengatasi permasalahan air minum di wilayah tersebut.

“InsyaAllah kami bekerja sebaik mungkin agar persoalan air minum ini bisa segera teratasi. Selalu Tojo Una-Una, mantap!” pungkasnya.

Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Tojo Una-Una ini diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang bagi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.

Sumber Rilis dan Foto : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-03-27 at 03.50.03

Gubernur Sulteng : LKPJ 2024 Wujud Transparansi dan Akuntabilitas

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Tengah pada Kamis (27/3/2025), untuk menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2024. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A Lamadjido, turut hadir dalam agenda penting ini bersama pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para kepala dinas dan biro di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa LKPJ merupakan instrumen penting dalam sistem pemerintahan daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepala daerah kepada masyarakat. “LKPJ bukan sekadar laporan administratif, tetapi juga dokumen strategis yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kebijakan publik yang telah kami jalankan,” ujarnya.

Gubernur menekankan bahwa penyusunan LKPJ harus mencakup capaian program kerja, penggunaan anggaran, serta tantangan yang dihadapi. “Kami berkomitmen untuk menyampaikan informasi yang jelas dan terperinci agar masyarakat dapat menilai langsung manfaat dari setiap kebijakan yang telah diambil,” tambahnya.

Selain itu, Gubernur menginstruksikan seluruh pimpinan perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti tanggapan dan rekomendasi DPRD. “Tanggapan DPRD menjadi masukan berharga bagi kami untuk menyusun kebijakan yang lebih relevan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Bagi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru, hasil rekomendasi DPRD menjadi pedoman dalam menyelaraskan visi pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah periode 2025-2029. “Kami ingin membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah,” tutupnya.

Acara diakhiri dengan doa serta harapan agar seluruh pemangku kepentingan terus berkolaborasi dalam membangun Sulawesi Tengah yang lebih maju.

Sumber Rilis dan Foto : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-03-27 at 00.50.40

Plt. Kadis Kominfosantik Sulteng Ikuti Rapat Persiapan Kerja Sama Impor Durian dengan KJRI Davao City

Palu – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama, didampingi Statistisi Ahli Muda Diskominfosantik, Echmond, mengikuti rapat persiapan kerja sama antara Pemerintah Daerah (Pemda) Sulawesi Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City, Filipina, terkait impor durian. Rapat berlangsung di ruang kerja Kabid Aptikanas Diskominfosantik pada Rabu (25/3/2025).

Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulteng, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sulteng, serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng.

Dalam pertemuan tersebut, Konsul Jenderal RI di Davao City, Novita, menegaskan bahwa KJRI Davao berkomitmen mendukung diplomasi ekonomi dengan mendorong perdagangan bilateral antara Indonesia dan Filipina Selatan (Mindanao).

“KJRI Davao secara aktif memfasilitasi ekspor dan impor, mempromosikan produk Indonesia, serta membuka peluang investasi dan riset pasar (market intelligence). Selain itu, pihaknya juga berperan dalam meningkatkan konektivitas transportasi antara Indonesia Timur dan Filipina Selatan guna memperkuat hubungan dagang kedua wilayah,”jelasnya

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu mitra utama KJRI Davao dalam kerja sama ekonomi bilateral ini adalah Mindanao Development Authority (MinDA), yang berperan strategis dalam pengembangan ekonomi di kawasan Mindanao.

Pada kesempatan itu, Plt. Kadis Kominfosantik Wahyu Agus Pratama menyampaikan apresiasi atas dukungan KJRI Davao atas kerjasama yang akan dilaksanakan oleh Pemprov. Sulteng bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City, Filipina.

“Saya berharap kerja sama ini dapat memperluas peluang ekspor durian Sulawesi Tengah ke Filipina Selatan, mengingat tingginya permintaan pasar di wilayah tersebut”, jelasnya

Sumber rilis & foto : PPID Pelaksana Diskominfosantik Provinsi Sulteng

WhatsApp Image 2025-03-26 at 22.23.47

Sry Nirwanti Resmi Dilantik sebagai Ketua TP-PKK Sulteng 2025-2030

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi melantik Sry Nirwanti Bahasoan sebagai Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Tengah Masa Bakti 2025-2030 dalam acara yang berlangsung di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, pada Kamis (27/3/2025). Pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, serta Ketua TP-PKK periode 2021-2024, Vera Rompas Mastura, bersama sejumlah pejabat dan mitra kerja PKK.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya peran PKK dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan harapannya agar kepengurusan yang baru dapat bekerja secara optimal dan menjadi mitra strategis dalam menjalankan program prioritas daerah.

“Saya percaya bahwa Ibu akan mampu melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya, disertai penuh rasa tanggung jawab, untuk meningkatkan peran serta PKK dalam menyukseskan pembangunan,” ujar Anwar Hafid.

Sebagai Ketua TP-PKK yang baru, Sry Nirwanti Bahasoan menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah ini dengan dedikasi penuh. Ia menekankan bahwa PKK memiliki tanggung jawab besar dalam memberdayakan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Sulawesi Tengah.

“Momentum ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi tonggak baru dalam pengabdian kita untuk memberdayakan keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Sry Nirwanti menyoroti berbagai tantangan sosial yang perlu segera diatasi, termasuk tingginya angka stunting, kemiskinan, dan rendahnya derajat kesehatan ibu dan anak. Ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk mendukung program pemerintah melalui ASTA CITA dan sembilan program unggulan, seperti Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Menyala, Berani Sejahtera, dan Berani Makmur.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang telah berdedikasi membangun gerakan PKK di Sulawesi Tengah.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat dan kolaborasi, saya yakin kita bisa membuat PKK semakin maju dan berdampak luas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sry Nirwanti juga dilantik sebagai Ketua Bunda Stunting, Bunda Literasi, dan Bunda Anti-Narkoba Sulawesi Tengah. Ia berkomitmen memperkuat peran Posyandu di seluruh tingkatan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas.

Acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Sry Nirwanti Bahasoan dan Gubernur Anwar Hafid sebagai bentuk pengukuhan resmi kepengurusan TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu Sulawesi Tengah masa bakti 2025-2030.

Sumber Rilis : Tim Media AH
Foto : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng

WhatsApp Image 2024-11-14 at 11.58.30

Kenalkan Inovasi Sistem Irigasi Tetes Otomatis Berbasis IoT, Mahasiswa Fakultas Pertanian Lolos Seleksi BIW 2024

Palu – Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tadulako berhasil lolos seleksi untuk memamerkan inovasi mereka dalam Brida Innovation Week (BIW) 2024, sebuah ajang yang menampilkan berbagai inovasi teknologi yang bermanfaat.

Komang Putra, Andi Fitriani, Mega Khotimah dan Wahyudi merupakan kelompok uang mengsung inovasi ini. Inovasi tersebut adalah sistem irigasi tetes otomatis berbasis Internet of Things (IoT), dengan nama produk PALU DRIP (Palu Automated Land Utilization & Drip Irrigation Project) untuk Optimalisasi Produktivitas Lahan dan Efesiensi Air Budidaya Bawang Merah Lembah Palu pada Kelompok Tani Terdampak Bencana Alam di Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi. Rabu, (13/11/2024)

Komang Putra selaku ketua tim mengatakan “Inovasi ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam dunia pertanian, khususnya dalam pengelolaan sumber daya air yang lebih efisien”.

Inovasi ini, yang saat ini berada dalam tahap prototipe, menggabungkan teknologi IoT untuk mengatur irigasi secara otomatis, berdasarkan kebutuhan tanaman.

“Sistem ini dirancang untuk mengurangi pemborosan air, meningkatkan hasil pertanian, serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan”, jelas Komang selaku ketua tim

Dijelaskannya juga, dengan menggunakan sensor kelembapan tanah yang terhubung melalui jaringan IoT, sistem ini dapat memantau kondisi tanah secara real-time dan memberikan air hanya ketika diperlukan oleh tanaman.

Sebagai bagian dari kegiatan BIW 2024, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tadulako yang tergabung dalam tim Mahasiswa AgricultureRND Faperta juga akan berperan sebagai narasumber dalam sesi edukasi inovasi kepada para pelajar.

Pada kesempatan ini, mereka akan berbagi pengetahuan mengenai pengembangan sistem irigasi berbasis teknologi, serta pentingnya inovasi dalam dunia pertanian modern.

Brida Innovation Week (BIW) 2024 akan digelar dalam beberapa hari ke depan, tepatnya pada tanggal 21-23 November 2024. Dan acara ini akan dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, serta para profesional di bidang teknologi dan inovasi. Selain memamerkan berbagai karya inovatif, BIW juga akan mengadakan sesi penilaian, dengan penghargaan untuk tiga juara terbaik yang akan diumumkan pada acara penutupan.

Sumber : PPID Pelaksana/BRIDA Sulteng

WhatsApp Image 2024-11-14 at 11.58.28

Identifikasi Produk Unggulan dan Permasalahan Prioritas Daerah, Brida Sulteng Gelar Bimtek PUD dan PPD Tahun 2024

Palu – Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Sulawesi Tengah melalui Bidang Kebijakan Pembangunan Riset Daerah gelar Bimbingan Teknis Pendampingan Penentuan Produk Unggulan Daerah (PUD) dan Permasalahan Prioritas Daerah (PPD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2024. Bertempat di Aula Nagaya Brida. Selasa (12/11/2024).

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Brida Provinsi Sulawesi Tengah, Faridah Lamarauna, dengan menghadirkan narasumber yaitu Perencana Ahli Utama Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hamid, dan Koor. Pelaksana Fungsi Bimbingan Teknis dan Supervisi Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi Daerah, BRIN, Eko Kurniawan, yang dihadiri secara daring.

Dalam sambutannya, Faridah Lamarauna, mengungkapkan bahwa produk unggulan daerah serta permasalahan prioritas daerah merupakan dokumen pendukung dalam penyusunan rencana induk dan peta jalan pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi daerah (RIJP PID).

Dokumen yang dihasilkan dapat menjadi acuan perencanaan pembangunan terkait arah kebijakan daerah dalam hal riset dan inovasi bagi pemerintah. Hal ini guna peningkatan tata kelola, pelayanan publik, kualitas kebijakan, ekosistem riset dan inovasi daerah, serta salah satu syarat untuk meningkatkan indeks inovasi daerah (IID).

“Berbicara masalah produk unggulan yang ada di Prov. Sulteng, ini merupakan bukan suatu hal yang baru untuk dibicarakan. Bahkan masing-masing dari Kabupaten/Kota sudah memiliki produk unggulan daerahnya” jelas Faridah.

Tujuan dari kegiatan ini adalah secara terpadu mengidentifikasi produk unggulan serta permasalahan prioritas daerah, ditinjau dari potensi sumber daya alam yang melimpah serta budaya yang kaya. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Urgensi dari kegiatan ini karena PUD dan PPD digunakan untuk menyusun penyusunan rencana awal rencana induk dan peta jalan pemajuan IPTEK di daerah (RIPJ PID). Dokumen ini juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) atau rencana pembangunan daerah (RPD) provinsi, kab/kota memiliki kewajiban yang sama.

“Sekarang kita memasuki musim pilkada yang artinya kita akan mempunyai pimpinan baru yang mana nantinya terdapat RPJMD yang baru juga. Ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan identifikasi yang nantinya akan dimasukkan dalam RPJMD tersebut”, lanjutnya.

Setelah resmi membuka acara tersebut, bimtek ini dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber, sekaligus tanya jawab terkait topik yang diangkat.

Turut hadir : Tim penyusun rencana induk dan peta jalan pemajuan IPTEK Prov. Sulteng, Perwakilan BRIDA, BApperida, Bapelitbang, Balitbang Kab/Kota se-Sulteng, Pejabat lingkup Brida Provinsi Sulawesi Tengah.

Sumber : Brida Prov. Sulteng/PPID Pelaksana

WhatsApp Image 2024-11-14 at 11.58.24

Wujudkan Pilkada Damai dan Sehat, Bakesbangpol Sulteng Gelar Rakor Lintas Stakeholder

Palu, Sulawesi Tengah – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi lintas stakeholder dalam rangka mewujudkan pelaksanaan Pilkada yang damai dan sehat tahun 2024 di Provinsi Sulawesi Tengah. Bertempat, di Hotel Best Western Pluss Coco Palu. Selasa, (12/11/2024).

Berdasarkan laporan ketua panitia penyelenggara I Wayang Yudana tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan sinergitas bersama antar stakeholder dalam rangka mengantisipasi munculnya berbagai potensi permasalahan di masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024, terutama di Provinsi Sulawesi Tengah.

Rapat koordinasi tersebut turut menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya:

Kapolda Sulteng yang diwakili oleh Kepala Biro Operasi Giuseppe Reinhard Gultom yang membawakan materi Strategi Polda Sulteng dalam Menciptakan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang Damai dan Sehat di Provinsi Sulawesi Tengah.

Danrem 132/Tadulako yang diwakili oleh Kasi Intel Kasrem 132/Tadulako Agung Sinaring Mahapasti yang membawakan materi Dukungan TNI dalam Menciptakan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang Damai dan Sehat di Provinsi Sulawesi Tengah.

Perwakilan Kepala Badan Intelejen Daerah Provinsi Sulteng Khaerudin yang membawakan materi “Deteksi dan Waspada Dini dalam Meningkatkan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang Damai dan Sehat di Provinsi Sulawesi Tengah”.

Kajati Sulteng yang diwakili oleh Kasi I Bidang Intelejen Muhammad Rum Dahlan yang membawakan materi Pembinaan dan Penegakan Hukum dalam Menciptakan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang Damai dan Sehat di Provinsi Sulawesi Tengah.

Rakor tersebut dibuka oleh Pjs. Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulteng Arfan, dalam sambutan ya beliau menyampaikan pemilihan umum kepala daerah Pilkada serentak tahun 2004 adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat, sehingga di era keterbukaan seperti ini, masyarakat dan pemangku kepentingan telah semakin kritis serta semakin memahami keberadaan Pilkada sebagai wahana untuk mengubah harapan menjadi kehidupan berdemokrasi yang lebih baik.

“Dengan demikian, kita bersama mempunyai tanggung jawab untuk mengawal terselenggaranya Pilkada serentak tahun 2024 secara langsung, umum, bebas dan rahasia (luber) jujur dan adil (jurdil) aman, sehat dan bertanggung jawab sesuai tahapan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan” ujar Arfan.

Kemudian, Arfan menyampaikan dalam perhelatan pilkada banyak permasalahan yang cukup kompleks, seiring dengan meningkatnya pengetahuan, perhatian dan partisipasi masyarakat terhadap Pilkada serentak tahun 2024.

“Karena itu, setiap masalah harus segera diantisipasi sedini mungkin agar tidak melebar lebih luas, karena kita semua tidak menginginkan Pilkada diwarnai dengan keributan dan cacat hukum, yang akhirnya menimbulkan kerawanan politik dan keamanan serta mengganggu ketertiban masyarakat”, ucap Kaban Kesbangpol Sulteng

Lebih lanjut Arfan menyampaikan, hasil review pelaksanaan Pilkada tahun 2015, 2017, 2018 dan tahun 2020 di provinsi Sulawesi Tengah dari aspek keamanan secara umum berjalan dengan baik, “Hal tersebut dapat dijadikan pengalaman dalam menyikapi Pilkada serentak di tahun 2024, sehingga berjalan dalam kondisi aman dan terkendali” terangnya.

Terakhir Arfan berharap, agar dalam rapat koordinasi lintas stakeholder kali ini, dapat membahas dan mendiskusikan beberapa hal pokok terkait situasi dan kondisi politik di daerah yang harus diwaspadai.

“Dukungan serta peran seluruh elemen menjadi perhatian kita bersama, dalam upaya meningkatkan kehidupan demokrasi dan mewujudkan kesamaan persepsi agar Pilkada serentak tahun 2024 dapat terlaksana secara kondusif, aman, damai dan bermartabat”, harapnya.

Turut hadir : Asisten ahli gubernur, staf ahli gubernur, seluruh kepala OPD lingkup Provinsi Sulawesi Tengah atau yang mewakili, Bakesbangpol kab/kota Provinsi Sulawesi Tengah, KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Bawaslu Sulteng, BEM seluruh Universitas lingkup kota Palu, FKUB Provinsi Sulawesi Tengah, FKDM Provinsi Sulawesi Tengah, FKP Provinsi Sulawesi Tengah, FKDM Kota Palu dan FPK kota Palu.

Sumber : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng
Narahubung : Fakhrusy Syakir (082291898648)

WhatsApp Image 2024-11-14 at 11.57.11

Pemprov. Sulteng Mengelar Rapat Evaluasi Aksi Inovasi Tetra-Pandu 2024

Palu- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Rapat Evaluasi Aksi Inovasi Terminal dan Transportasi Pangan Terpadu (Tetra-Pandu) Tahun 2024 dan Perencanaan Tahun 2025. Bertempat, di Hotel Santika Palu. Selasa, (12/11/2024)

Pertemuan ini dihadiri ; Kepala Perangkat Daerah Provinsi Sulteng, Kepala Instansi Vertikal, Kepala Bappeda Kabupaten dan Kota, Camat, Kepala Desa/Lurah Pilot Project Program Tetra-Pandu, Tim Akademisi Tetra-Pandu dan Tim Pelaksana Tetra- Pandu Provinsi Sulteng.

Kegiatan ini mengangkat tema “Desain Inovasi Penurunan Daerah Rawan Pangan Sebagai Input Penyelenggaraan Pembangunan Pangan Menuju Sulawesi Tengah Emas 2045”.

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Provinsi Sulteng diwakili Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Provinsi Sulteng Ahfan menyampaikan bahwa berdasarkan data dari Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Sulawesi Tengah tahun 2022, bahwa ada peningkatan daerah rawan pangan (2022) untuk prioritas 1 meningkat sebanyak 25 kecamatan dari 4 kecamatan di tahun 2021, prioritas 2 (rawan) meningkat sebanyak 26 kecamatan tahun 2022 dari 10 kecamatan tahun 2021, dan untuk prioritas 3 (agak rawan) juga meningkat sebanyak 35 kecamatan pada tahun 2022 dari sebanyak 27 kecamatan di tahun 2021.

Ahfan juga menjelaskan bahwa dari hasil analisis bahwa penyebab peningkatan daerah rawan pangan yaitu ; jumlah produksi pertanian yang menurun akibat perubahan iklim yang tidak menentu, harga pangan naik yang menyebabkan inflasi dan yang paling utama yaitu distribusi pangan yang belum maksimal untuk mencapai daerah-daerah yang membutuhkan pangan seperti ; di daerah pegunungan, kepulauan, lembah dan wilayah perbatasan.

Untuk itu, Sulawesi Tengah memerlukan inovasi dalam rangka intervensi langsung terhadap permasalahan tersebut, yaitu menentukan mekanisme sentra (terminal) pangan dan distribusi (transportasi) pangan untuk meningkatkan masyarakat dalam hal penyediaan, pemanfaatan, dan keterjangkauan pangan.

Dijelaskannya, lokasi desa pilot project dari pelaksanaan inovasi tahun 2024 ini berada di Kabupaten Poso, Tojo Una-Una dan Donggala sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 500.6.1/15.1/BAPPEDA-G.ST/2024 tentang penetapan desa percontohan inovasi terminal dan transportasi pangan terpadu tahun 2024.

“Dari hasil evaluasi tahun 2024 dan pelaksanaan inovasi di tahun 2025 akan disempurnakan dengan mekanisme pelibatan daerah penyangga atau desa penyangga sehingga intervensi penurunan daerah rawan pangan yang dilaksanakan
dapat lebih dirasakan secara merata oleh masyarakat disekitarnya”, jelas Ahfan

Selanjutnya, adapun desa yang menjadi pilot project pelaksanaan inovasi Tetra-Pandu Tahun 2025 yakni ; pertama, Desa Ongulara (peringkat 1 sangat rentan) dengan daerah penyangga Desa Malino Kec. Banawa Selatan, Kab. Donggala.

Kedua, Desa Bainaa Barat (peringkat 1 sangat rentan) dengan daerah penyangga Desa Bainaa Kec. Tinombo Kab. Parigi Moutong.

Ketiga, Kelurahan Buluri (peringkat 2 rentan) dengan daerah penyangga Kelurahan Tipo Kec. Ulujadi Kota Palu.

Sebanyak 20 (dua puluh) institusi yang terlibat pada inovasi ini, yaitu ; Disbunnak Sulteng, Dinas Koperasi & UMKM Sulteng, Dinkes Sulteng, di dalam Brida Sulteng, Dinas PMD Sulteng, Dinas TPH Sulteng, DP2KB Sulteng, Disperindag Sulteng, DP3A Sulteng, Dinas Pangan Sulteng, Dinas Sosial Sulteng, Dinas Bima Tarung Sulteng, DKP Sulteng, Dinas Perhubungan Sulteng, Biro Perekonomian Setdaprov. Sulteng, Untad, BPSIT Sulteng, BPOM Palu, LSM Mombine Palu dan sebagai inisiator dari pelaksanaan inovasi ini adalah Bappeda Prov. Sulteng.

Ia berharap, inovasi ini akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat sehingga target penurunan persentase daerah rawan pangan di sulawesi tengah dapat tercapai.

“Semoga aksi inovasi Tetra-Pandu yang telah dilaksanakan di tahun 2024, serta perencanaan di tahun 2025 semakin baik, penuh optimise dan rasa tanggung jawab dari perangkat daerah yang terlibat serta kerjasama seluruh tim pelaksana baik ditingkat Provinsi, Kabupaten maupun ditingkat Desa”, harapnya

Sumber : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng

WhatsApp Image 2024-11-14 at 12.01.02

Buka Rakor Tim Pemantauan Perkembangan Politik Sulteng 2024, Pjs Gubernur Sulteng : Jadikan Sulteng Sebagai Contoh Penerapan Etika Politik Yang Baik

Palu, Sulawesi Tengah – Pejabat Sementara Gubernur Sulawesi Tengah Novalina membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik Daerah Di Sulawesi Tengah tahun 2024. Bertempat, di Hotel Best Western Coco Plus. Rabu, (13/11/2024).

Kegiatan tersebut diadakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Sulawesi Tengah, dengan tujuan meningkatkan sinergitas bersama dalam rangka deteksi munculnya berbagai potensi permasalahan di masyarakat jelang pelaksanaan Pilkada tahun 2024.

Mengawali sambutannya, Pejabat Sementara Gubernur Sulawesi Tengah Novalina mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya rapat koordinasi ini, sebagai upaya peningkatan peran partai politik dan lembaga pendidikan melalui pendidikan politik, pengembangan etika, dan budaya politik di Sulawesi Tengah.

“Pemilihan Umum bukan hanya sekedar ajang untuk memilih pemimpin tetapi juga merupakan kesempatan untuk memperkuat demokrasi dan meningkatkan kesadaran politik masyarakat”, ucap Novalina.

Novalina juga menyampaikan, rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk menggalang kerjasama antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, parpol, lembaga pendidikan dan masyarakat.

“Kolaborasi yang baik dapat merancang program-program efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses politik, hak dan kewajiban sebagai pemilih serta pentingnya etika dalam berpolitik”, tuturnya.

“Selain itu, pentingnya budaya politik yang sehat, yang mencakup toleransi, dialog dan partisipasi yang konstruktif, diharapkan masyarakat dapat terlibat secara aktif dan kritis dalam proses demokrasi. Sehingga, dapat menghasilkan pemimpin yang benar-benar mewakili aspirasi rakyat” lanjut Novalina.

Terakhir Novalina berharap, agar menjadikan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai contoh dalam penerapan etika politik yang baik, dimana setiap individu dan partai politik saling menghormati, mendengarkan dan berkolaborasi untuk kepentingan bersama.

“Untuk itu, saya meminta kepada peserta rakor agar menggunakan momentum ini untuk memperkuat jaringan antara berbagai elemen masyarakat, berbagi pengetahuan dan saling mendukung dalam upaya menciptakan pemilihan umum yang berkualitas dan berintegritas di provinsi Sulawesi Tengah”, harapnya.

Perlu untuk diketahui, dalam kegiatan Rakor ini turut menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya :

Plh. Direktur Organisasi Kemasyarakatan, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum, Kemendagri Abdul Gafur yang membawakan materi Pemantauan Laporan dan Evaluasi Perkembangan Politik di Daerah Melalui Cipta Kondisi dan Kondusifitas Aktivitas Ormas di Wilayah Sulteng,

Kasudbid Keamanan Negara Polda Sulteng AKBP Safrudin yang membawakan materi Situasi dan Kondisi Terkini Situasi Politik di Provinsi Sulawesi Tengah Jelang Pilkada Serentak Tahun 2024,

Kadep Mastra Seskoad Korem 132/Tadulako Kolonel Inf Antonius Totok Chirshardjoko yang membawakan materi Langkah-langkah Strategis TNI Dalam Mengantisipasi Potensi Kerawanan Dalam Pilkada Serentak Tahun 2024 di Provinsi Sulawesi Tengah,

Kepala Bakesbangpol Sulteng Arfan yang membawakan materi Tugas, Fungsi dan Peran Tim Pemantauan Perkembangan Situasi Politik di Daerah.

Turut Hadir : Kepala Bakesbangpol 13 kab/kota se-Sulteng, Ketua KPU Sulteng Risvirenol, Ketua KPU 13 kab/kota se-Sulteng, Ketua Bawaslu Sulteng Nasrun, dan Ketua Bawaslu 13 kab/kota se-Sulteng.

Sumber : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng
Narahubung : Fakhrusy Syakir (082291898648)