WhatsApp Image 2025-04-15 at 02.02.11

Timsel KPID Sulteng Umumkan 46 Peserta Lolos Seleksi Administrasi

Palu– Tim Seleksi (Timsel) Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah secara resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi bagi para calon komisioner periode mendatang. Dari puluhan pendaftar yang masuk, sebanyak 46 orang dinyatakan lulus tahapan administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya. Selasa, (15/4/2025)

Sekretaris Daerah Novalina selaku Ketua Timsel KPID Sulteng menyampaikan bahwa proses seleksi administrasi di lakukan secara objektif, transparan, dan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Pihaknya menerima puluhan berkas pendaftaran dari berbagai latar belakang, baik profesional media, akademisi, hingga pegiat komunitas.

“Kami menilai kelengkapan dan keabsahan dokumen secara seksama. Para peserta yang lolos adalah mereka yang telah memenuhi seluruh persyaratan administratif sesuai ketentuan yang ditetapkan,” ujar Novalina

Lebih lanjut, Timsel mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tinggi dalam mengikuti proses seleksi ini. Hal ini menunjukkan bahwa dunia penyiaran di Sulawesi Tengah semakin diminati dan mendapat perhatian dari berbagai kalangan.

“Kami berharap peserta yang lolos ini dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu uji kompetensi dan wawancara. Proses ini adalah bagian dari upaya untuk menghadirkan komisioner KPID yang kredibel, independen, dan berkomitmen pada kemajuan penyiaran daerah,” tambahnya.

Timsel melalui Dr. Rahmat mengimbau seluruh peserta untuk terus memantau informasi resmi dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Tahapan selanjutnya, para peserta akan mengikuti uji kompetensi (tes tertulis dan tes psikologi). Tes tertulis dilaksanakan pada Selasa, 29 April 2025 pukul 09.00 s.d 11.30 Wita dan tes psikologi dilaksanakan pada pada Rabu, 30 April pukul 09.00 sampai dengan selesai. Tempat pelaksanaan uji kompetensi di Gedung Pogombo Kantor Gubernur, jalan Sam Ratulangi, nomor 101 Palu.

Adapun daftar lengkap nama-nama peserta yang lolos seleksi administrasi dapat dilihat melalui link : https://s.id/HasAdmCKPIDSulteng.

Sumber : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng

WhatsApp Image 2025-04-15 at 00.12.29

Pemprov Sulteng Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Global Katalyst eV Jerman

Palu– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus membuka peluang kerja sama internasional untuk mempercepat pembangunan daerah. Kali ini, penjajakan kerja sama dilakukan dengan organisasi Global Katalyst eV dari Jerman, dalam rapat yang dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fahruddin Yambas, mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Asisten I pada Senin (14/4/2025) ini menjadi langkah awal pembentukan kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan organisasi asal Jerman tersebut.

Hadir dalam rapat ini sejumlah kepala dinas yang berperan penting dalam sektor pembangunan, seperti Kepala Dinas Pendidikan Yudiawati Windarusliana, Kepala Dinas Pariwisata Diah Agustianingsih, Kepala Dinas Sosial Hasbiah N. Zaenong, Kepala Dinas Kebudayaan Andi Kamal Lembah, serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Wahyu Agus Pratama. Perwakilan dari GIZ, Dr Ismet, juga turut hadir mendampingi pihak Global Katalyst eV.

“Kami menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Pemerintah Provinsi sangat terbuka terhadap kolaborasi internasional, terlebih yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia, pelestarian budaya, hingga pemberdayaan sosial,” ujar Fahruddin Yambas dalam sambutannya.

Ruang lingkup kerja sama yang dijajaki meliputi berbagai sektor strategis seperti pendidikan, pariwisata, sosial, dan kebudayaan, yang semuanya sejalan dengan prioritas pembangunan daerah. Global Katalyst eV sendiri dikenal sebagai organisasi yang memiliki pengalaman dalam pembangunan komunitas dan peningkatan kapasitas masyarakat di berbagai negara.

“Kami melihat potensi besar di Sulawesi Tengah, tidak hanya dari segi sumber daya alam, tetapi juga dari semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah. Kami berharap bisa membawa manfaat nyata bagi masyarakat di sini,” ungkap perwakilan Global Katalyst eV dalam pertemuan tersebut.

Penjajakan kerja sama ini diharapkan akan berlanjut ke tahap implementasi proyek konkret yang dapat memberi dampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Sulawesi Tengah.

Sumber Foto dan Rilis : PPID Utama/Humas Pemprov Sulteng

WhatsApp Image 2025-04-14 at 20.24.52

Gubernur Sulteng Hadiri Halal Bi Halal Alumni APDN Makassar

Palu— Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menghadiri acara Halal Bi Halal Alumni Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Makassar yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur pada Senin malam (14/4/2025).

Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin Yambas, Kepala Badan Kesbangpol, Arfan, serta para alumni APDN lainnya dari berbagai angkatan.

Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antar alumni serta memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kebersamaan yang terus terjalin antar alumni APDN. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas dan memperkuat kolaborasi, tidak hanya sebagai alumni, tetapi juga sebagai bagian dari aparatur pemerintahan yang memiliki peran penting dalam pelayanan publik.

“Kebersamaan seperti ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menyatukan visi dan semangat dalam membangun Sulawesi Tengah yang lebih maju. Saya yakin, dengan sinergi dan kekompakan para alumni APDN, kita mampu menghadirkan pemerintahan yang semakin responsif dan profesional,” ujar Gubernur.

Anwar Hafid juga menambahkan bahwa alumni APDN memiliki peran strategis dalam birokrasi dan pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap jaringan alumni dapat terus aktif berkontribusi melalui ide, gagasan, dan tindakan nyata untuk kemajuan daerah.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama, menciptakan nuansa kebersamaan yang semakin mempererat hubungan emosional antar sesama alumni.

Sumber : PPID Utama / Humas Pemprov. Sulteng

WhatsApp Image 2025-04-15 at 17.54.53

Anwar-Reny Konkret Hadirkan Kesejahteraan Bagi Rakyat Sulteng dalam 100 Hari Kerja

PALU- Memasuki 100 hari masa kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido, berbagai capaian positif mulai dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Tengah. Melalui program unggulan mereka, Berani Cerdas dan Berani Sehat, pasangan Anwar-Reny berhasil membuktikan janji dengan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Program-program pro rakyat yang digagas duet BERANI ini tidak hanya menjadi slogan semata, melainkan telah nyata diimplementasikan dalam berbagai sektor, terutama pendidikan dan kesehatan. Masyarakat Sulawesi Tengah kini merasakan langsung manfaat dari pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis yang semakin mudah diakses hanya dengan KTP.

Pengamat politik Universitas Tadulako, Muhammad Khairil menilai, bahwa Anwar Hafid dan Reny Lamadjido menunjukkan komitmen kuat sebagai pemimpin yang mengutamakan kepentingan rakyat.

Menurutnya, dalam waktu singkat, keduanya mampu meletakkan fondasi pemerintahan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah. Pernyataan Khairil ini didasari atas fakta berbagai program pro rakyat telah bisa dinikmati oleh semua masyarakat tanpa terkecuali.

“Terkait dengan fakta atau hasil kerja yang telah beliau lakukan dalam 100 hari kerja berjalan sesuai dengan targetnya,” ujar Khairil saat dihubungi pada Senin (14/4/2025).

Ia menambahkan, kecepatan dan ketepatan Anwar-Reny dalam merealisasikan program kerja patut diapresiasi karena berhasil menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Khairil juga menyoroti bagaimana Anwar Hafid secara pribadi menunjukkan keseriusan dalam memimpin provinsi ini.

“Menurut saya, Pak Anwar menunjukkan komitmen yang kuat sesuai dengan visi dan misi yang diembannya,” tuturnya.

Hal ini tercermin dari langkah-langkah strategis yang diambil untuk mempercepat pelayanan publik dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.

Lebih jauh, ia meyakini bahwa capaian 100 hari ini bisa menjadi batu loncatan bagi keberhasilan jangka panjang pemerintahan Anwar-Reny. Dengan fondasi yang sudah dibangun sejak awal, Khairil optimistis Sulawesi Tengah akan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera ke depan.

Pemerintahan Anwar-Reny telah memberikan dampak positif bagi Sulawesi Tengah. Keduanya membuktikan bahwa janji bukan sekadar ucapan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata untuk rakyat. Dengan tekad yang kuat, Anwar-Reny dipastikan terus membawa perubahan demi masa depan yang lebih cerah bagi seluruh warga Sulawesi Tengah.

Sumber Foto dan Rilis : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-04-14 at 04.20.12

Sry Nirwanti Bahasoan Lantik 11 Ketua TP PKK Kabupaten/Kota

PALU- Momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tahun 2025 menjadi titik penting bagi gerakan pemberdayaan perempuan dan keluarga di Sulawesi Tengah. Bertempat di Gedung Pogombo, Senin 14 April 2025, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi (TP PKK) Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, resmi melantik para Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu dari 11 kabupaten/kota untuk masa bakti 2025–2030, Senin (14/4/2025) di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng.

Pelantikan ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, serta sejumlah kepala daerah, jajaran OPD, pimpinan instansi vertikal, organisasi perempuan, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat.

“Momen ini bukan hanya simbolik, melainkan tonggak baru dalam perjalanan panjang pengabdian kita. Saya percaya para ketua yang baru dilantik mampu mengemban amanah ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, selaras dengan program prioritas nasional dan daerah,” ujarnya.

Sri Nirwanty juga menegaskan pentingnya sinergi TP PKK dengan program-program pemerintah, terutama dalam mengatasi persoalan strategis seperti stunting, kemiskinan, dan penyalahgunaan narkoba. Ia berharap PKK bisa menjadi mitra aktif pemerintah dalam menyukseskan agenda pembangunan, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, ketahanan keluarga, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

“Melalui pelaksanaan 10 program pokok PKK, kita harus mampu menjawab tantangan zaman dengan program-program unggulan yang inovatif, berkesinambungan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sry Nirwanti juga mengukuhkan para Bunda Anti Narkoba Kabupaten/Kota serta menyampaikan komitmennya untuk mendukung program BNN dalam mewujudkan Sulawesi Tengah Bersih Narkoba.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam sambutannya menyatakan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya sistematis dalam membangun struktur yang kokoh bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Sulawesi Tengah.

“Pelantikan ini menandai langkah maju organisasi PKK yang luar biasa. Provinsi cepat bergerak, kabupaten cepat dilantik, saya berharap kepengurusan ini segera dilanjutkan hingga tingkat kecamatan dan desa,” ucap Gubernur.

Anwar Hafid juga mengapresiasi peran strategis PKK dalam mendukung pemerintahan daerah. Menurutnya, sejarah panjang PKK lahir dari kepedulian, dan kini berkembang menjadi salah satu kekuatan sosial terbesar dalam pemberdayaan masyarakat.

“Gerakan PKK adalah kekuatan besar yang bisa menjangkau hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. Ini adalah organisasi yang tumbuh dari akar rumput dan menjadi mitra penting dalam pemerintahan. Saya yakin dengan pelantikan ini, akan lahir gebrakan baru dari para Ketua PKK Kabupaten/Kota,” tuturnya.

Gubernur Anwar juga menekankan pentingnya pembinaan yang berjenjang, di mana TP PKK Provinsi dapat menjadi pendorong bagi kabupaten/kota untuk memperkuat struktur dan program kerja hingga ke tingkat dasawisma.

Acara pelantikan ini berlangsung khidmat namun penuh semangat. Dengan pengukuhan para ketua yang baru, PKK Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya dalam membangun keluarga sejahtera dan masyarakat yang tangguh, menuju Sulawesi Tengah yang lebih maju, sehat, dan bebas dari narkoba.

Sumber Foto dan Rilis : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-04-14 at 04.13.34

Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Musrenbang RKPD 2026

Palu— Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Ruang Nagana, Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, pada Senin, (14/4/2025)

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Wamendagri) Bima Arya, dan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi daerah maupun nasional, termasuk Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, serta perwakilan berbagai unsur pemangku kepentingan pembangunan.

Musrenbang RKPD ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, serta merumuskan prioritas pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan visi pembangunan Sulawesi Tengah yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menguraikan sembilan program unggulan Pemerintah Provinsi, termasuk penghapusan kemiskinan ekstrem, program Nambaso untuk mengatasi anak putus sekolah, serta layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP Sulawesi Tengah.

“Musrenbang ini adalah momentum strategis untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun arah pembangunan Sulawesi Tengah. Dengan sembilan program berani yang telah kami rancang, kami fokus menciptakan pembangunan yang merata dan berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Anwar Hafid.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia mendorong efisiensi anggaran, penguatan tata kelola pemerintahan, serta percepatan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Penurunan kemiskinan harus dimulai dari desa, dengan memperkuat data dan kolaborasi antar sektor. Pemerintah harus sejalan dengan arah kebijakan Presiden agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan efisien,” ujar Bima Arya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja daerah dalam menurunkan angka kemiskinan, Gubernur Anwar Hafid menyerahkan sertifikat penghargaan kepada tiga kabupaten dengan capaian terbaik, yaitu Kabupaten Morowali Utara, Donggala, dan Poso.

Melalui Musrenbang RKPD 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meneguhkan komitmennya dalam menciptakan perencanaan pembangunan yang responsif, partisipatif, dan berbasis data. Ini merupakan bagian dari upaya kolektif untuk menjadikan Sulawesi Tengah sebagai provinsi yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Sumber Foto & Rilis: PPID Utama/Humas Pemprov Sulteng

WhatsApp Image 2025-04-13 at 04.34.39

HUT Sulteng ke-61, Gubernur Anwar Hafid Beri Kado Pendidikan dan Kesehatan Gratis untuk Rakyat

PALU – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah menjadi momentum bersejarah. Gubernur Anwar Hafid memberikan “kado cinta” untuk rakyat Sulawesi Tengah berupa dua program besar: pendidikan gratis dan jaminan kesehatan gratis.

Dalam pidato penuh semangat di upacara peringatan HUT Sulteng, Gubernur Anwar Hafid mengajak seluruh masyarakat menumbuhkan kembali rasa cinta kepada daerah. “Kalau kita cinta, pasti kita rela berkorban. Dan karena cintalah kami hadir dengan program nyata yang bisa langsung dirasakan rakyat,” ujarnya di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi upacara, Minggu (13/4/2025).

Anwar menyampaikan, sebagai bentuk cinta dan tanggung jawab terhadap masa depan generasi muda, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan program Berani Cerdas. Melalui program ini, Anwar dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido membebaskan seluruh biaya pendidikan bagi siswa SMA, SMK, dan SLB sederajat di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

Tak hanya itu, siswa-siswi SMK juga tidak perlu lagi membayar biaya ujian kompetensi dan praktik kerja industri (Prakerin) yang selama ini menjadi beban berat bagi orang tua. Pemerintah juga mengucurkan BOS Daerah untuk membantu operasional sekolah.

“Kami tidak ingin ada lagi anak-anak yang putus sekolah hanya karena tidak mampu bayar. Pendidikan adalah hak, bukan pilihan,” tegas Anwar.

Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian serius. Melalui program Berani Sehat, Anwar Hafid memastikan seluruh warga Sulawesi Tengah bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP.

“Hari ini, saya nyatakan Sulawesi Tengah sebagai Provinsi UHC Prioritas. Artinya, siapa pun warga Sulteng yang sakit, cukup datang ke rumah sakit atau puskesmas, BPJS-nya langsung aktif saat itu juga. Pemerintah yang menanggung,” jelas Anwar, yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Data BPJS mencatat lebih dari 1.300 warga Sulteng setiap bulan terkendala mendapat layanan kesehatan karena tidak memiliki atau menunggak BPJS. Dengan program Berani Sehat, Gubernur memastikan tidak ada lagi rakyat yang menderita karena kesulitan akses layanan medis.

Sebagai pelengkap, Anwar juga mengumumkan amnesti pajak daerah bagi masyarakat yang menunggak, khusus untuk periode 12 April hingga 12 Mei. “Ini bentuk keringanan sekaligus hadiah ulang tahun dari pemerintah. Tapi ingat, ini hanya satu kali. Setelah itu, jangan ada lagi tunggakan,” tegasnya.

Anwar Hafid menutup pidatonya dengan pesan kuat, “Sulawesi Tengah telah memberi kita hidup, udara, pekerjaan, dan keluarga. Kini saatnya kita membalas dengan kerja nyata. Mari buktikan cinta kita lewat aksi, bukan hanya ucapan,” ucap gubernur.

Sumber Rilis : Tim Media AH
Foto : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng

WhatsApp Image 2025-04-12 at 04.31.24

Makna Logo HUT ke-61 Sulawesi Tengah: Cerminan Semangat Besar Menuju Sulteng Nambaso

LINK DOWNLOAD LOGO & IDENTITAS VISUAL HUT 61 SULAWESI TENGAH: https://s.id/Sulteng61

PALU– Peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah tahun ini membawa semangat baru yang terangkum dalam tema “Semarak Sulteng Nambaso”. Logo peringatan yang dirancang khusus untuk momen bersejarah ini bukan hanya sebatas karya visual, melainkan simbol perjuangan dan harapan besar bagi masa depan provinsi ini. Di tengah transisi kepemimpinan menuju Gubernur dan Wakil Gubernur baru, logo ini mencerminkan semangat kolektif untuk menjadikan Sulawesi Tengah sebagai daerah yang lebih maju, besar, dan berkelanjutan.

Makna mendalam dalam logo ini mencerminkan perjalanan panjang Sulawesi Tengah. Angka 61 bukan sekadar penanda usia, melainkan simbol pencapaian dan keteguhan. Di balik visualnya, terkandung filosofi tentang kebesaran yang dirangkum dalam semangat “Nambaso”, sebuah representasi tentang kemuliaan, keagungan, dan warisan budaya yang mengakar kuat dalam jati diri masyarakat Sulteng. Elemen-elemen dalam logo tersebut menyuarakan suara hati rakyat Sulawesi Tengah yang bangkit dari masa sulit, menyatukan 15 etnis dalam harmoni, serta menghargai kekayaan alam luar biasa mulai dari Danau Poso hingga Teluk Tomini.

Logo ini juga menampilkan simbol sakral “taiganja” yang lekat dengan nilai kehormatan dan sejarah. Simbol tersebut menjadi pengingat bahwa dalam setiap langkah ke depan, masyarakat Sulawesi Tengah tidak pernah melupakan akar budayanya. Arah garis yang mengarah ke atas menggambarkan gerak progresif, cermin dari ambisi besar provinsi ini untuk melampaui batas dan terus tumbuh dalam sektor pendidikan, budaya, dan kemanusiaan.

Lebih jauh, gradasi warna dalam logo menampilkan nuansa khatulistiwa, menegaskan posisi geografis Sulteng sebagai titik keseimbangan alam. Ini menjadi refleksi bahwa keharmonisan antara laut, hutan, dan pegunungan adalah bagian tak terpisahkan dari identitas daerah ini. Terselip pula inisial “B” dari kata “BERANI” yang mewakili semangat gotong royong dan kekuatan kepemimpinan baru yang mengedepankan keberanian dalam membangun Sulteng yang tangguh.

Dalam desain grafisnya, logo ini menghadirkan elemen-elemen yang terinspirasi dari pola budaya lokal seperti bentuk runcing dan berlian, menciptakan harmoni visual yang kuat dan berkarakter. Setiap garis, warna, dan konfigurasi dalam logo bukan hanya ornamen semata, melainkan narasi yang menyatu dari masa lalu, masa kini, hingga masa depan.

Dengan hadirnya identitas visual ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyemarakkan semangat Nambaso. Logo HUT ke-61 ini bukan sekadar simbol perayaan, melainkan representasi kebesaran jiwa dan optimisme seluruh rakyat Sulawesi Tengah dalam melangkah bersama menuju masa depan yang lebih cerah.

Sumber : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-04-12 at 03.56.51

Gubernur Anwar Hafid Hadiri dan Beri Sambutan pada Puncak Peringatan Haul ke-57 Guru Tua

Palu- Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, memberikan sambutan dalam acara puncak peringatan Haul ke-57 Habib Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri, pendiri Al-Khairaat yang dikenal sebagai Guru Tua. Bertempat, di Kompleks Al-Khairaat Pusat Palu, Jl. Sis Al-Jufri. Sabtu (12/4/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang mendalam terhadap perjuangan serta warisan keilmuan dan keislaman yang ditinggalkan oleh Guru Tua.

“Habib Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau yang kita kenal sebagai Guru Tua bukan hanya tokoh agama, tetapi juga pejuang pendidikan dan peradaban di kawasan timur Indonesia. Beliau telah meletakkan fondasi penting dalam membangun generasi yang berilmu dan berakhlak” ujar Anwar Hafid di hadapan ribuan jamaah Abnaul Khairaat yang hadir dari berbagai daerah.

Gubernur juga menyampaikan pentingnya melanjutkan nilai-nilai perjuangan Guru Tua dalam membangun masyarakat yang moderat, toleran, dan cinta damai, serta terus mendukung eksistensi lembaga-lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Al-Khairaat.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya mendukung Al-Khairaat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Semangat Guru Tua harus senantiasa hidup dalam setiap langkah pembangunan kita” tambahnya.

Gubernur Anwar Hafid juga mengajak masyarakat Sulawesi Tengah untuk mengambil peran masing-masing sesuai dengan apa yang kita miliki sebagai wujud cinta kita kepada guru tua. Apa yang telah di canangkan Guru Tua di bidang pendidikan, itulah jalan terbaik dan jalan masa depan untuk hidup kita.

“Maka dari itu, Saya Gubernur Sulawesi Tengah bersama para Bupati mengikuti jejak Guru Tua, yang telah menjadikan pendidikan sebagai utama dan pertama dan konsisten melaksanakan mandatoris penting pada UUD 1945, bahwa pendidikan dana APBD kami minimal 20 persen di alokasikan pada pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan swasta dan keagamaan” ucapnya.

Acara Haul ke-57 ini juga diisi dengan zikir bersama, tausiah keagamaan, Festival Raodhah dan dihadiri oleh para habaib, ulama, tokoh masyarakat, serta santri dan alumni Al-Khairaat dari berbagai wilayah.

Perlu untuk diketahui, Haul Guru Tua merupakan agenda tahunan yang menjadi ajang silaturahmi umat Islam di Sulawesi Tengah, sekaligus ajang refleksi atas keteladanan dan jasa besar pendiri Al-khairaat dalam menyebarkan dakwah dan pendidikan Islam di kawasan Indonesia Timur.

Turut hadir : Menteri Hukum RI Supratman Andi Atgas, Menteri ATR/BPN RI Nusron Wahid, Ketua umum PB Al-Khairaat Mohsen Aliydrus, Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang, Gubernur kesepuluh/Anggota DPR RI Logki Djanggola, Anggota DPR RI RI Muhidin M. Sahid, Walikota Palu, Bupati Donggala, Bupati Sigi, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sekretaris Daerah Novalina, Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, Unsur Forkopimda Sulteng, Pengurus Besar Alkhairaat, Para Ulama dan Habaib serta Masyarakat umum.

Sumber : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng.

WhatsApp Image 2025-04-11 at 07.19.59

Gubernur Sulteng Tanggap Cepat Bantu Bencana Banjir Donggala

Donggala-Bencana Banjir di Kabupaten Donggala yang terjadi pada tanggal 01 April 2025 yang diguyur hujan deras dengan Intensitas Hujan Menengah berlangsung pada pukul 13.30 hingga pukul 15.30 Wita dibeberapa Wilayah kecamatan antara lain Kecamatan Banawa, Kecamatan Labuan dan kecamatan Sondue Tombusabora.

Jumlah wilayah yang terdampak sebanyak 10 Kelurahan/Desa yaitu wilayah Kecamatan Banawa (Kelurahan Kabonga Besar 50 unit rumah dan 192 jiwa, Kabonga Kecil 10 unit rumah dan 42 jiwa, maleni 18 unit rumah dan 63 jiwa, Tanjung Batu 24 unit rumah dan 104 Kos-kosan, Labuan Bajo 66 unit rumah dan 66 KK, Boya 31 unit rumah dan 146 jiwa dan Ganti 101 unit rumah dan 395 jiwa), rumah sakit Kabelota, wilayah Kecamatan Labuan (Desa Labuan 1 unit jembatan dan Labuan Kungguma 1 unit rumah dan 5 jiwa) serta Wilayah Kecamatan Sindue Tombusabora (Desa Batusuya 2 unit rumah, 1 pasar dan akes jalan terancam putus).

Bupati Donggala Vera Elena Laruni pada Tanggal 02 April 2025 menetapkan Status Tanggap Darurat selama 07 (tujuh) hari dan diperpanjang selama 21 (dua puluh satu) kalender terhitung tanggal 02 April 2025 s.d 28 april 2025.

Bupati Vera Elena Laruni sejak kejadian bencana tgl 01 April 2025 telah mengambil langkah-langkah penanganan darurat mulai evakuasi warga, pembersihan dan menurunkan alat excavator untuk melakukan normalisasi sungai dibeberapa tempat. Namun dengan keterbatasan biaya, maka pada tanggal 08 april 2025 Bupati Donggala menyampaikan surat permohonan Nomor 466/0376/BPBD/2025 yang ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Tengah Perihal permohonan Bantuan Darurat berupa bantuan bahan dan penanganan darurat.

Permohonan Bupati Donggala tersebut, mendapat tanggapan dan perhatian serius dari Gubernur Sulteng Anwar Hafid dengan memanggil dan memerintahkan kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah untuk memberikan masukan dan saran terkait bantuan apa yang dapat diberikan segera dalam penanganan darurat sehingga resiko yang yang ditimbulkan dapat diminimalisir jika banjir susulan terjadi.

Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Akris Fattah Yunus, yang juga mantan Kepala Dinas PU di Kabupaten Donggala memberikan masukan kepada Gubernur Anwar Hafid bahwa salah satu yang menjadi kebutuhan mendesak dalam jangka pendek di masa tanggap darurat adalah membuat tanggul pengaman sungai dengan konstruksi darurat yaitu pemasangan bronjong. Atas masukan Kepala BPBD tersebut, maka Gubernur Sulteng menginstruksikan untuk segera memberikan Bantuan Keranjang Kawat Bronjong sebanyak 610 (enam ratus sepuluh) keranjang atau dengan nilai berdasarakan Standar Satuan Harga (SSH) tahun 2024 adalah sebesar Rp. 405.040.000 (empat ratus lima juta empat puluh ribu rupiah) kepada Pemerintah Kabupaten Donggala.

Pada hari Jumat, tanggal 11 April 2025 atas nama Gubernur Sulawesi Tengah Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Akris Fattah menyerahkan Bantuan Keranjang Kawat Bronjong sebanyak 610 (enam ratus sepuluh) buah keranjang kepada Pemerintah Kabupaten Donggala yang diterima oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Donggala Mardiana, di Kantor BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Jalan MT. Haryono No 29 Palu.

Harapan Gubernur Anwar Hafid semoga bantuan Keranjang Kawat Bronjong dari Pemerintah Provinsi Sulteng tersebut dapat dipergunakan semestinya serta dapat membantu meringankan beban Pemerintah Kabupaten Donggala dalam menangani darurat yang saat ini masih berlangsung.

Sumber : BPBD Provinsi Sulteng