WhatsApp Image 2025-04-19 at 00.27.10

Haul Guru Tua di Touna, Gubernur Anwar Hafid Serukan Kebangkitan Pendidikan Islam

TOUNA – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, menghadiri acara Halal Bi Halal Akbar 1446 H Komisariat Daerah Alkhairaat Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), yang dirangkaikan dengan Haul Guru Tua, Sabtu (19/4/2025) di Masjid Ismaratul Ukhuwwah, Touna. Acara ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Utama Alkhairaat, Habib Sayyid Alwi bin Saggaf Aljufri, Bupati Touna Ilham S.H., Wakil Bupati Surya S.Sos., M.Si., serta mantan Bupati Touna, Mohammad Lahay, dan disambut antusias oleh ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Touna.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid yang juga menjabat sebagai Ketua Komda Alkhairaat Kabupaten Morowali, mengungkapkan kebanggaannya atas penyelenggaraan haul Guru Tua yang sangat meriah di Touna. Ia menyebutkan, setelah Morowali yang rutin menggelar haul besar setiap tahun, Touna kini menunjukkan potensi menjadi pusat peringatan Haul Guru Tua terbesar di wilayah timur Sulawesi Tengah.

“Saya sangat bangga. Ini haul terbesar di luar Morowali. Saya yakin, kalau ini terus dijaga dan didukung pemerintah, haul di Touna akan menjadi magnet spiritual dan budaya yang besar di masa depan,” tegas Gubernur.

Gubernur Anwar juga mengulas sejarah kehadiran Guru Tua (Habib Idrus bin Salim Aljufri) di Morowali sejak tahun 1968 dan bagaimana keberkahan yang dibawa beliau mengubah daerah yang dahulu terpinggirkan menjadi kawasan dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

“Dulu Bungku dikenal pelosok, tapi kini Morowali menjadi nomor satu. Itulah keberkahan dari Guru Tua. Semua yang mencintai beliau, pasti akan mendapat pertolongan di saat sulit. Karena cinta Guru Tua kepada kita, adalah cinta yang diwarisi dari Rasulullah SAW,” katanya.

Gubernur Anwar juga menekankan bahwa nilai-nilai universalitas dan kasih sayang Guru Tua melampaui sekat agama. Ia bahkan mencontohkan bagaimana Guru Tua mengizinkan seorang pendeta Kristen mengajar di madrasahnya, sebagai bentuk penghargaan terhadap ilmu dan kemanusiaan.

“Guru Tua tidak melihat agamamu apa. Dia hanya ingin semua umat tercerahkan dan cerdas. Ini yang harus kita teladani,” ujar Gubernur penuh haru.

Dalam kesempatan itu, Anwar Hafid juga menyerukan kebangkitan kembali madrasah-madrasah Alkhairaat di seluruh Sulawesi Tengah, yang kini banyak yang mati suri. Ia menegaskan, kebangkitan madrasah tidak boleh hanya mengandalkan APBD, tetapi juga partisipasi rakyat.

“Guru Tua bangun 400 madrasah tanpa APBD. Lalu kenapa sekarang, di masa ada gubernur, ada bupati Alkhairaat, malah madrasah mati?” tanya Gubernur, mengajak seluruh umat untuk merenung.

Sebagai wujud nyata dari visi tersebut, Gubernur memaparkan program pendidikan BERANI Cerdas yang telah diluncurkan. Program ini memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu, termasuk bebas biaya kuliah hingga selesai sarjana.

“Tadi pagi saya terima laporan, sudah ada 23 ribu mahasiswa mendaftar. Ini beasiswa penuh, jurusan apa saja, di mana saja, asal dia warga Sulawesi Tengah,” tegas Anwar.

Ia juga mengumumkan penghapusan berbagai pungutan sekolah seperti uang prakiraan, uji kompetensi hingga biaya wisuda di SMA dan SMK negeri.

“Kalau ada kepala sekolah yang masih pungut biaya dari orang tua, kasih tahu saya. Saya ganti dia. Bahkan sekolah swasta pun saya bantu lewat BOS daerah,” tegasnya.

Gubernur juga memastikan seluruh warga Sulteng yang memiliki KTP Sulawesi Tengah otomatis dijamin layanan kesehatannya oleh BPJS yang dibayarkan pemerintah provinsi. Ia mengapresiasi Bupati Touna yang telah menanggung 80 persen kepesertaan BPJS masyarakatnya.

“Kemo terapi sekarang sudah ditanggung BPJS. Tidak ada lagi yang ditolak karena kartu mati atau tunggakan. Kita mudahkan semua,” kata Gubernur.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan pesan spiritual bahwa keberkahan adalah kunci kemajuan daerah. Ia berharap, melalui haul dan peringatan Guru Tua, semangat perjuangan dan cinta kepada ilmu, agama dan sesama manusia kembali menyala di bumi Sulawesi Tengah.

“Kalau kita semua beriman dan bertakwa, Allah pasti turunkan keberkahan. Tidak ada yang susah. Bupati tidak susah, rakyat tidak susah. Inilah warisan terbesar Guru Tua, cinta kepada sesama, cinta kepada ilmu, dan cinta kepada umat,” pungkas Gubernur.

Acara Halal Bi Halal dan Haul Guru Tua di Touna ini menjadi momentum spiritual yang menyatukan masyarakat dalam cinta kepada tokoh besar yang telah meletakkan dasar pendidikan Islam di kawasan timur Indonesia, sekaligus menguatkan tekad pemerintah untuk menjadikan Sulawesi Tengah sebagai provinsi yang berkarakter, berilmu, dan penuh berkah.

Sumber Rilis dan Foto : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-04-17 at 06.45.23

Pemprov Sulteng dan Kemenkumham RI Perkuat Komitmen Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM

Palu– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia menunjukkan komitmen serius dalam penyelesaian konflik agraria berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) melalui pelaksanaan Loka Karya Penyusunan Peta Jalan Satuan Tugas (Satgas) Penyelesaian Konflik Agraria Sulawesi Tengah yang digelar di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (17/4/2025).

Acara ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Hukum dan HAM RI dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai bentuk penguatan sinergi antar lembaga dalam mengurai persoalan agraria secara adil, transparan, dan berperspektif HAM.

Dalam sambutanya, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan agraria yang telah berlangsung lama dan seringkali menjadi sumber konflik horizontal maupun vertikal di masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen penuh untuk menghadirkan keadilan agraria bagi masyarakat. Satgas ini bukan hanya simbol, tapi langkah nyata dalam mewujudkan penyelesaian konflik yang berpihak pada rakyat dan menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia,” ujar Gubernur Anwar Hafid.

Wakil Menteri Hukum dan HAM RI, Mugiyanto, yang hadir langsung dalam kegiatan ini, mengapresiasi langkah proaktif Pemprov Sulteng yang telah membentuk Satgas Agraria dan menyusun peta jalan penyelesaiannya.

“Pola pendekatan yang berbasis HAM dalam penyelesaian konflik agraria adalah hal fundamental. Ini akan menjadi model kolaboratif lintas sektor yang bisa direplikasi di wilayah lain,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua I DPRD Sulteng Aristan, Ketua Harian Satgas Penyelesaian Konflik Agraria Sulteng Eva Bande, Komisioner Komnas HAM RI Saurlin Siagian, Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Novalina, kepala perangkat daerah, serta pejabat terkait lainnya.

Dengan terbentuknya peta jalan Satgas Agraria Sulteng, diharapkan langkah penyelesaian konflik yang telah mengakar dapat dilakukan secara sistematis, melibatkan semua pihak, serta memberikan jaminan kepastian hukum dan perlindungan HAM kepada seluruh warga negara.

Sumber Rilis dan Foto: PPID Utama / Humas Pemprov Sulawesi Tengah

WhatsApp Image 2025-04-17 at 04.11.58

Gubernur Sulteng dan Hiswana Migas Bahas Kuota LPG Subsidi yang Tak Sesuai Kebutuhan Daerah

Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido menerima audiensi dari Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sulawesi Tengah di ruang kerja Gubernur, Kamis (17/4/2025). Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Hiswana Migas Sulteng, Muhammad Abdulkadir Badjamal, yang datang bersama jajaran pengurus untuk menyampaikan berbagai persoalan distribusi energi di daerah ini.

Dalam pertemuan tersebut, Abdulkadir Badjamal menyoroti ketimpangan alokasi LPG bersubsidi dan solar yang diterima Sulawesi Tengah. Ia mengungkapkan bahwa minimnya kuota menyebabkan terjadinya “rembesan” atau ketergantungan pasokan dari daerah lain. Di Morowali misalnya, kebutuhan LPG terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah pendatang yang jauh melampaui jumlah penduduk lokal, namun hingga kini belum ada kesesuaian data yang menjadi dasar penyaluran kuota.

“Morowali bahkan mencatat over-kuota hingga lebih dari 50 persen dari jatah wilayah lain. Kota Palu juga mengalami penurunan kuota terus-menerus, padahal kelangkaan yang terjadi bukan karena distribusi semata, tapi persoalan alokasi yang tidak sesuai realita di lapangan,” ujar Abdulkadir.

Ia juga menyoroti masalah penyaluran BBM jenis solar di Kota Palu yang semakin diperketat. Padahal, Kota Palu dikenal sebagai kota industri sehingga membutuhkan suplai solar yang stabil. Ia menduga, maraknya mafia BBM yang menjual solar ke industri menjadi alasan ketatnya pengawasan di daerah ini, bahkan di beberapa kabupaten lain. Pihaknya meminta dukungan pemerintah untuk mengajukan tambahan kuota BBM, terutama solar, sesuai dengan realisasi kebutuhan tahun sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa pihaknya telah lebih dulu melakukan langkah strategis dengan menemui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta. Salah satu hasil pertemuan tersebut adalah janji dari BPH Migas untuk membangun Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kabupaten Poso.

“Kami sudah menghadap langsung ke BPH Migas, dan mereka sudah berkomitmen untuk bangun SPPBE di Poso. Ini langkah awal untuk memperkuat infrastruktur distribusi energi kita,” ujar Gubernur.

Anwar Hafid juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang intens antara Hiswana Migas dan Pemerintah Daerah. Ia menilai selama ini lobi dan advokasi dari daerah masih kurang maksimal, terutama ke Kementerian ESDM dan BPH Migas. Padahal, dengan pendekatan yang tepat, peluang untuk mendapatkan tambahan kuota dan peningkatan fasilitas sangat terbuka.

“Kita harus membangun komunikasi yang terbuka dan saling dukung. Pemerintah tidak bisa jalan sendiri, begitu pun sektor swasta. Ini saatnya duduk bersama memperjuangkan kebutuhan energi rakyat Sulawesi Tengah,” tegas Gubernur.

Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah antara pemerintah dan pelaku usaha migas dalam mengatasi kelangkaan energi dan menciptakan distribusi yang lebih merata dan adil di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

Sumber Rilis dan Foto : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-04-17 at 00.16.28

Job Fit Pejabat Sulteng Dimulai, Gubernur: Jangan Tegang, Tunjukkan Gagasan Nyata

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid membuka secara resmi uji kompetensi dan evaluasi kinerja pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemprov Sulteng, Kamis (17/4/2025) di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulteng. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A Lamadjido, serta Sekretaris Daerah, Novalina.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa proses uji kompetensi atau job fit bukanlah sesuatu yang perlu ditanggapi dengan ketegangan berlebihan. Ia mengajak seluruh peserta untuk menghadapinya dengan santai, namun tetap serius dalam substansi. “Tidak usah terlalu tegang, tidak perlu juga pakai bahasa tinggi-tinggi. Saya tidak suka yang terlalu akademis. Gunakan bahasa yang mudah dipahami, karena yang ingin saya lihat adalah ide, gagasan, dan inovasi,” tegasnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap visi dan arah pembangunan Sulawesi Tengah melalui sembilan program unggulan BERANI. Menurutnya, seluruh gagasan yang disampaikan dalam proses job fit harus tetap berada dalam kerangka sembilan BERANI, karena dari situlah arah pembangunan ditentukan. “Silakan tuju maksimal dua dinas. Jangan hanya satu, karena kita tidak tahu di mana posisi yang akhirnya cocok. Yang penting, tunjukkan di mana Anda bisa membawa perubahan dan lompatan kinerja,” ujarnya.

Ia juga membantah adanya praktik orang dalam dalam proses ini. Gubernur dan Wakil Gubernur, katanya, ingin memberikan ruang seluas-luasnya kepada siapa saja yang mampu membuktikan diri membawa organisasi ke arah lebih baik. “Tidak ada orang dekat, tidak ada orang dalam. Siapa pun yang bisa meyakinkan saya dan Ibu Wagub bahwa organisasi ini bisa dibawa lebih baik, silakan. Yang penting visi dan gagasannya jelas dan terukur,” jelas Gubernur.

Lebih jauh, Gubernur menyoroti perlunya pemikiran luar biasa dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini. Ia mendorong seluruh pejabat untuk berpikir out of the box, membuat lompatan pemikiran, dan menunjukkan kepemimpinan yang kuat di setiap perangkat daerah. “Saya ingin kalian semua menjadi gubernur di dinas masing-masing. Pahami pola pikir kami. Fokus, sederhana, dan terukur. Kalau semua bisa begitu, saya dan Ibu Wagub bisa santai,” ucapnya sambil tersenyum.

Proses job fit ini, lanjut Gubernur, bukan hanya untuk mengisi jabatan yang kosong, tetapi juga untuk melihat kembali kecocokan antara visi misi pimpinan daerah dengan potensi dan kinerja pejabat saat ini. Hasil dari proses ini akan menjadi pertimbangan dalam pelantikan pejabat, dan bahkan bisa berujung pada pelelangan jabatan secara terbuka jika tidak ditemukan kecocokan internal.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur kembali menegaskan pentingnya orientasi pada hasil yang nyata, dengan indikator yang terukur secara kuantitatif. “Berapa volume yang bisa dicapai, berapa uang yang bisa beredar, itulah ukuran keberhasilan. Jangan lagi berpikir biasa-biasa saja. Saya cari orang yang luar biasa,” ujarnya.

Sebanyak 50 pejabat mengikuti uji kompetensi dan evaluasi kinerja (job fit) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Peserta terdiri dari 45 pejabat pimpinan tinggi pratama dari lingkup provinsi, serta 5 orang dari kabupaten dan kota, masing-masing berasal dari Kabupaten Morowali 2 orang, Kabupaten Sigi 1 orang, dan Kota Palu 2 orang.

Pelaksanaan job fit ini dipimpin oleh panitia seleksi yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, MM. Panitia juga melibatkan empat anggota lainnya, yaitu Ahmad Husin Tambunan dari Itjen Kemendagri, serta tiga akademisi dari Universitas Tadulako, yakni Prof. Dr. Djayani Nurdin, Prof. Dr. H. Slamet Riadi Cante, dan Dr. Surahman. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan karier serta penyesuaian posisi strategis di lingkup pejabat eselon II.

Sumber Rilis dan Foto : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-04-16 at 08.14.45

Asisten I Pimpin Rapat Persiapan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX Tahun 2025

Palu– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mematangkan persiapan menjelang peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-XXIX, yang akan digelar secara nasional pada 25 April 2025.

Rapat koordinasi lintas instansi dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fahruddin Yambas, pada Selasa, (16/4/2025), guna menyatukan langkah dan memastikan kelancaran pelaksanaan upacara secara daring dan luring.

Upacara puncak secara nasional akan dipusatkan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dan diikuti oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia melalui sambungan virtual. Di Provinsi Sulawesi Tengah, upacara akan dilaksanakan dengan dua skema utama, yaitu:
Gubernur Sulawesi Tengah bersama unsur Forkopimda akan mengikuti upacara nasional secara daring dari Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dijadwalkan menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari OTDA tingkat Provinsi yang akan dilangsungkan secara langsung di Lapangan Pogombo, kompleks Kantor Gubernur.

Rangkaian upacara akan dimulai dengan persiapan peserta, diikuti dengan prosesi resmi seperti laporan komandan upacara, penghormatan kepada inspektur, pembacaan sejarah singkat Hari OTDA, penyampaian sambutan Presiden Republik Indonesia oleh Inspektur Upacara, hingga pembacaan doa sebagai penutup.

Rapat persiapan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis, di antaranya Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Dahri Saleh, Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air, Andi Ruly Djanggola, Karo Umum Suandi, Kasub Tamu Mohammad Rifal, Pranata Ahli Muda Diskominfosantik Intje Yusuf serta pejabat terkait lainya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap peringatan Hari OTDA tahun ini dapat menjadi momen reflektif sekaligus penguat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas otonomi daerah dan tata kelola pemerintahan yang responsif, efisien, dan berpihak kepada masyarakat.

Sumber Rilis dan Foto : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng

WhatsApp Image 2025-04-16 at 07.56.08

Asisten I Fahruddin Yambas Pimpin Rapat Persiapan “Semarak Sulteng Nambaso” di Lapangan Imanuel

Palu– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mematangkan persiapan menjelang gelaran acara akbar bertajuk “Semarak Sulteng Nambaso” yang akan digelar pada Jumat malam, 19 April 2025, di Lapangan Imanuel, Palu.

Rangkaian persiapan tersebut ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fahruddin Yambas, bertempat di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa, (16/4/2025). Rapat ini dihadiri oleh sejumlah unsur OPD serta panitia pelaksana.

Dalam arahannya, Fahruddin menekankan pentingnya soliditas dan koordinasi antarpihak demi menjamin kelancaran acara yang diharapkan menjadi ajang perayaan sekaligus pelayanan masyarakat tersebut.

“Seluruh elemen harus terlibat aktif, bekerja sama, dan menjaga komunikasi yang intensif hingga hari H agar acara ini berlangsung sukses, aman, dan meriah,” tegasnya.

Beberapa hal teknis menjadi fokus pembahasan dalam rapat, di antaranya penataan dan penertiban area parkir di Lapangan Imanuel yang akan disterilkan sebelum ditempati oleh para pedagang kaki lima (PKL). Selain itu, layout atau tata letak venue juga turut dibahas secara mendetail untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung.

Acara Semarak Sulteng Nambaso akan dibuka pada pukul 19.30 WITA, diawali dengan tarian selamat datang, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dan laporan panitia. Gubernur Sulawesi Tengah dijadwalkan hadir untuk memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi sekitar pukul 20.30 WITA, bertepatan dengan dimulainya pelayanan masyarakat.

Menambah kemeriahan, panitia juga tengah mengupayakan kehadiran penyanyi papan atas, Fatin, yang direncanakan tiba di Palu pada 18 April. Namun demikian, kehadirannya masih berstatus cadangan. Tak hanya itu, penampilan artis dari Ibu Kota juga dijadwalkan tampil usai sesi pembukaan.
Rapat ditutup dengan komitmen seluruh peserta untuk menjaga komunikasi aktif dan memperkuat sinergi demi suksesnya acara Semarak Sulteng Nambaso.

Sumber Rilis dan Foto: PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng

WhatsApp Image 2025-04-16 at 07.44.10

Komisi Informasi Sulteng Fasilitasi Mediasi Antara Insan Pers dan Dinas ESDM Terkait Kesalahpahaman Informasi Publik

Palu – Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat dan konferensi pers yang mempertemukan perwakilan insan pers dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah, menyusul adanya kesalahpahaman dan keluhan dari pihak jurnalis terkait kurangnya akses dan penghargaan dalam komunikasi mengenai informasi publik.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Komisi Informasi Abdul Abbas Rahim, Sekretaris Dinas Kominfosantik Sulteng Aswin Saudo, Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Sultan, dan beberapa insan pers. Rabu, (16/4/2025)

Pihak pers menyatakan merasa kurang dihargai dalam proses pertemuan dengan dinas ESDM, khususnya terkait pemberitaan mengenai aktivitas pertambangan di wilayah Buranga. Dalam rapat yang berlangsung di kantor Komisi Informasi Sulteng, pihak Dinas ESDM memberikan klarifikasi bahwa kesalahpahaman tersebut terjadi akibat mis-komunikasi yang tidak disengaja.

Dinas ESDM menyebutkan bahwa pada saat itu mereka sedang dalam situasi padat, termasuk mempersiapkan keberangkatan Gubernur ke Morowali Utara, sehingga komunikasi dengan media menjadi kurang optimal.

Pihak Dinas ESDM menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada insan pers atas kejadian tersebut, serta menegaskan komitmen untuk memperbaiki mekanisme komunikasi dan keterbukaan informasi di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan pihak pers Sulawesi Tengah menyampaikan, “Kami pihak pers Sulawesi Tengah menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Komisi Informasi karena bersedia memfasilitasi konferensi pers ini. Dan untuk Pak Kabid Dinas ESDM, jadikan ini sebagai pembelajaran dan jangan pernah membelakangi pihak pers, karena materi berita kami nantinya akan menjadi pembelajaran dan dasar kebijakan dari Pemerintah Sulawesi Tengah.”

Ketua dan Sekretaris Komisi Informasi Provinsi Sulteng turut menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam mewujudkan keterbukaan informasi. “Semoga kegiatan pada hari ini menjadi titik awal agar kedepannya8 semua instansi, termasuk Dinas ESDM, semakin terbuka dan proaktif dalam menyampaikan informasi publik,” ujar Ketua Komisi Informasi.

Sekretaris Komisi Informasi menambahkan, “Kita ini berada di provinsi yang harus transparan dan terbuka. Maka dari itu, setiap OPD diminta untuk benar-benar terbuka dalam menyampaikan informasi kepada publik sesuai amanat undang-undang.”

Mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan antara kedua pihak untuk menjaga komunikasi yang sehat dan profesional, serta menjadikan insiden ini sebagai pembelajaran menuju peningkatan layanan informasi publik.

Sumber Rilis dan Foto : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng

WhatsApp Image 2025-04-15 at 21.13.48

Gubernur Sulawesi Tengah Sambut Kunjungan Wakil Menteri HAM RI di Palu

Palu, Sulawesi Tengah – Gubernur Sulawesi Tengah, diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudy Dewanto, menyambut kedatangan Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Mugiyanto. Bertempat, di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri. Rabu (16/4/2025).

Kunjungan kerja Wakil Menteri HAM Mugiyanto ke Sulawesi Tengah ini merupakan penguatan antara pemerintah pusat dan daerah dalam bidang hak asasi manusia.

Dalam penyambutan tersebut, Wamen HAM turut didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenham Sulawesi Tengah Mangatas Nadeak, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah. Hadir pula Gubernur Sulawesi Tengah Periode 2020-2024 Rusdy Mastura, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah, serta para penggiat Hak Asasi Manusia (HAM) dari berbagai elemen masyarakat Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Rudy Dewanto menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Menteri, yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan Kementerian HAM RI, khususnya dalam pelaksanaan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di bidang keadilan, dan pemajuan HAM.

“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Wakil Menteri di Bumi Tadulako. Semoga, kunjungan ini akan memberikan kontribusi positif bagi penguatan layanan hukum dan perlindungan HAM di Sulawesi Tengah” ujar Rudy Dewanto.

Sumber : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng

WhatsApp Image 2025-04-15 at 17.28.39

Tinjau Banjir Donggala, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Solusi Hulu-Hilir

DONGGALA- Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, turun langsung meninjau lokasi banjir yang merendam sembilan desa di Kabupaten Donggala, Selasa (15/4/2025). Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Desa Loli Saluran, Kecamatan Banawa.

Di hadapan warga dan awak media, Gubernur menegaskan pentingnya penanganan banjir secara komprehensif, baik di hulu maupun di hilir.

“Kalau kita lihat, ada dua hal yang harus segera ditangani. Pertama, di bagian hulu. Kita akan minta para pemilik lahan, terutama pengusaha pemilik izin, untuk segera memperbaiki pengelolaan lahannya agar aliran air tidak tersumbat. Sedimen dan saluran air perlu ditata ulang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa solusi jangka pendek juga sedang disiapkan, termasuk berkoordinasi dengan Balai Jalan untuk menangani jalan nasional yang terdampak banjir.

“Kalau ini jalan nasional, saya akan bicara langsung dengan Balai Jalan agar segera diperbesar salurannya. Tujuannya agar air bisa mengalir lebih lancar dan tidak meluap ke permukiman warga,” tambahnya.

Gubernur juga berkomitmen mengundang semua pihak terkait, mulai dari pengusaha hingga instansi teknis, untuk duduk bersama membahas solusi jangka panjang guna mencegah banjir serupa di masa mendatang.

“Kita tidak bisa biarkan ini terus terjadi. Ke depan, kita akan siapkan sistem yang lebih baik agar keselamatan warga terjamin,” tutupnya.

Sumber Rilis dan Foto : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-04-15 at 02.25.45

Gubernur Anwar Hafid Harap Karnaval Budaya Sulteng Berskala Nasional

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan harapannya agar Karnaval Budaya Sulawesi Tengah ke depan dapat dilaksanakan dalam skala nasional, melibatkan lebih banyak pelaku seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ke depannya, kita ingin Karnaval Budaya ini tidak hanya menjadi ajang lokal. Tapi menjadi panggung nasional, yang menghadirkan kekayaan budaya dari berbagai penjuru nusantara,” ujar Gubernur saat membuka Karnaval Budaya dalam rangka HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu, Senin malam (14/4/2025).

Karnaval tahun ini digelar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, kegiatan ini dilaksanakan pada malam hari. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi cuaca Kota Palu yang cukup terik pada siang hari.

“Kalau siang, bisa-bisa make up peserta karnaval luntur semua,” ujar Gubernur disambut tawa hadirin.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut, khususnya Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah. Meski dilaksanakan dalam situasi efisiensi anggaran, karnaval tetap berlangsung meriah dan sarat makna.

“Ini adalah bentuk komitmen kita dalam melestarikan seni dan budaya daerah. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” ucapnya.

Karnaval Budaya yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah ini diikuti oleh 23 komunitas lintas etnis, berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), hingga perwakilan dari sektor perbankan daerah.

Gubernur Anwar Hafid hadir didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Ketua TP PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Novalina. Kehadiran para pimpinan ini turut menambah semarak perhelatan budaya yang menyatukan keberagaman dalam harmoni.

Sumber Rilis : Tim Media AH
Foto : Tim Media AH dan Humas Pemprov. Sulteng