WhatsApp Image 2026-02-02 at 12.48.36

RSUD Undata Resmi Instal Alat Mammografi, Perkuat Layanan Deteksi Dini Kanker Payudara

Palu – RSUD Undata terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penginstalan alat mammografi di Ruang Radiologi RSUD Undata pada Hari Senin, 2 Februari 2026, sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan deteksi dini kanker payudara.

Penginstalan alat mammografi ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan layanan diagnostik penunjang yang modern dan berstandar. Dengan hadirnya alat ini, RSUD Undata diharapkan mampu memberikan pelayanan pemeriksaan payudara yang lebih akurat, cepat, dan nyaman bagi pasien, khususnya perempuan yang membutuhkan skrining maupun evaluasi lanjutan kanker payudara.

Alat mammografi berfungsi untuk mendeteksi kelainan pada jaringan payudara sejak tahap awal, bahkan sebelum muncul gejala klinis. Deteksi dini sangat penting karena dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan menurunkan angka kematian akibat kanker payudara.

Dengan beroperasinya alat mammografi di Ruang Radiologi, RSUD Undata berharap masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan pemeriksaan mammografi, sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien.

RSUD Undata akan terus melakukan pengembangan sarana dan prasarana serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia guna memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan berorientasi pada keselamatan pasien.

WhatsApp Image 2026-02-02 at 18.04.12

Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah Terima Kunjungan PT. Indevco Internusa Bahas Peluang Kerja Sama Ekspor Durian

Palu — Dalam rangka menjajaki peluang kerja sama ekspor komoditas durian, Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah menerima kunjungan dari PT. Indevco Internusa. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (03/02/2026).

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Rohani Mastura, M.Si, didampingi Kepala UPTD PSMKP Chusnarni Widyawati, S.Sos., M.Si beserta jajaran staf. Pertemuan tersebut membahas potensi pengembangan kerja sama, khususnya terkait peluang bisnis dan ekspor durian dari Sulawesi Tengah.

Dalam diskusi yang berlangsung, dibahas berbagai aspek pendukung ekspor durian, mulai dari kesiapan produksi, kualitas komoditas, hingga peluang pasar. Pemerintah daerah melalui Dinas Pangan menyambut baik inisiatif kerja sama dengan pihak swasta sebagai bagian dari upaya mendorong nilai tambah dan daya saing komoditas unggulan daerah.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, dilakukan kunjungan lapangan di PT. Amerta Nadi Agro Cemerlang di Kabupaten Sigi. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana, prasarana, serta potensi komoditas durian yang akan dikembangkan dalam skema kerja sama ke depan.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung pengembangan ekspor komoditas pertanian, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian daerah.

Sumber: PPID Pelaksana/Humas Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah

WhatsApp Image 2026-02-07 at 16.47.46

RSUD Undata Dukung World Cancer Day 2026: Bersama Lawan Kanker dengan Aksi Nyata

Palu, 7 Februari 2026 — RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah turut mendukung peringatan World Cancer Day 2026 melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di Area Kantor Wali Kota Palu, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Wayan Apriani, SKM., M.Epid, Wadir Pelayanan RSUD Undata, dr. Franklin L. Sinanu, Sp.BS dan juga beberapa dokter spesialis di RSUD Undata yaitu dr. Roberthy David Maelissa, Sp.B, FINACS, dr. Yusfitaria Alvina, Sp.B, Subsp.Onk(K), dan dr. Dian Wahyuni, Sp.GK.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh TBM Axis Universitas Tadulako yang turut berperan aktif dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, khususnya pemeriksaan darah bagi peserta kegiatan.

“Jadi saya kemarin memang ada beberapa Undata ini yang menjadi polemik kita, tapi sekarang sudah diambil alih sama dokter Oi dan dokter Vina. Semua operasi, semua kemoterapi sudah diambil sama dokter Vina. Jadi Bapak Ibu jangan takut, di Sulawesi Tengah ini insya Allah kanker itu akan kita perangi bersama-sama, kita hadapi bersama-sama,” kata Reny. Beliau juga menambahkan bahwa para penderita kanker tidak perlu memikirkan pembiayaan pengobatan kanker karena sudah ditanggung BPJS dan Program Berani Sehat.

Sementara itu, keikutsertaan RSUD Undata dalam peringatan World Cancer Day 2026 merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat.

Melalui momentum World Cancer Day 2026, RSUD Undata menegaskan perannya sebagai rumah sakit rujukan dalam pelayanan kanker di Sulawesi Tengah, mulai dari edukasi kesehatan, deteksi dini, hingga penanganan medis yang komprehensif.

Dalam kegiatan ini, RSUD Undata turut memberikan edukasi kesehatan serta informasi terkait pentingnya pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan kanker. Kegiatan ini juga menjadi ruang dukungan moral bagi para penderita dan penyintas kanker.

RSUD Undata berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, sehingga kanker dapat dideteksi lebih dini dan ditangani secara optimal.

RSUD Undata akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah serta berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada keselamatan pasien.

WhatsApp Image 2026-02-09 at 18.28.52

Jelang HBKN, Dinas Pangan Bersama Bapanas dan Satgas Pangan Polda Lakukan Sidak Pasar

Palu — Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Sulawesi Tengah serta Enumerator Panel Harga Pangan, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di pasaran Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Senin, 09/02/2026.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Rohani Mastura, M.Si, yang didampingi Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Huria Fatimah, S.Pi., M.Si, serta unsur dari Bapanas dan Satgas Pangan Polda Tengah serta Enumerator Panel Harga Pangan, melakukan sidak pasar di beberapa titik penjualan, meliputi kios pangan, pasar tradisional, dan pedagang eceran yang berada dipasar Manonda (inpres).

Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, diketahui bahwa harga jual bahan pangan pokok secara umum masih berada dalam batas wajar dan relatif stabil. Beberapa komoditas utama, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, sesuai dengan kisaran harga yang berlaku di pasaran.

Meski demikian, pada beberapa lokasi ditemukan perbedaan harga antar pedagang yang dipengaruhi oleh faktor distribusi, biaya angkut, serta ketersediaan stok di masing-masing tempat. Namun, perbedaan harga tersebut masih dalam batas yang dapat ditoleransi dan tidak menunjukkan adanya indikasi lonjakan harga yang signifikan menjelang HBKN.

Selain pemantauan harga, sidak pasar ini juga menyoroti aspek ketersediaan stok pangan. Dari hasil sidak, diperoleh informasi bahwa stok pangan di tingkat pedagang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah berharap bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, guna memastikan stabilitas harga, ketersediaan pasokan, dan kelancaran distribusi pangan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah, khususnya menjelang HBKN.

Sumber: PPID Pelaksana/Humas Dispang Prov. Sulteng

Picture28

Tempat Wisata Religi di Sulawesi Tengah: Menelusuri Harmoni Iman dan Warisan Budaya

Sulawesi Tengah tidak hanya memikat wisatawan dengan keindahan alamnya, tetapi juga memiliki beragam destinasi wisata religi yang kaya akan nilai sejarah, budaya, dan spiritual. Provinsi ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama, sehingga berbagai rumah ibadah berdiri berdampingan dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

Bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan spiritual sekaligus mengenal sejarah dan budaya lokal, berikut beberapa tempat wisata religi yang patut dikunjungi di Sulawesi Tengah.

1. Masjid Raya Baitul Khairaat – Kota Palu

Masjid Raya Baitul Khairaat merupakan ikon baru wisata religi di Sulawesi Tengah. Dibangun dengan arsitektur megah yang memadukan unsur budaya lokal dan desain Islam modern, masjid ini diproyeksikan menjadi pusat wisata religi, pendidikan, dan kebudayaan Islam di provinsi ini. Di dalam kawasan masjid juga direncanakan terdapat museum, perpustakaan, dan ruang edukasi keislaman.

Daya tarik:

  • Arsitektur modern yang megah.
  • Kapasitas ribuan jamaah.
  • Menjadi ikon religi baru di Kota Palu.
  • Cocok untuk wisata religi dan fotografi.

2. Masjid Nurul Jihad – Kota Palu

Masjid Nurul Jihad menjadi salah satu masjid yang banyak dikunjungi masyarakat maupun wisatawan. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini dikenal karena desain arsitekturnya yang indah, kubah yang khas, serta interior yang dihiasi kaligrafi bernuansa Islami. Lingkungannya yang asri memberikan suasana tenang bagi para pengunjung.

Daya tarik:

  • Arsitektur Islami yang elegan.
  • Suasana tenang dan nyaman.
  • Pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

3. Gereja Bukit Sion – Kabupaten Poso

Gereja Bukit Sion merupakan salah satu destinasi wisata religi Kristen yang terkenal di Sulawesi Tengah. Berlokasi di kawasan perbukitan, gereja ini menawarkan panorama alam yang indah dan suasana yang damai. Selain menjadi tempat ibadah, banyak wisatawan datang untuk menikmati pemandangan sekaligus melakukan refleksi spiritual.

Daya tarik:

  • Panorama alam dari kawasan perbukitan.
  • Suasana hening dan sejuk.
  • Destinasi wisata religi dan fotografi.

4. Masjid Tua Wani – Kabupaten Donggala

Masjid Tua Wani merupakan salah satu masjid tertua di Sulawesi Tengah yang diperkirakan telah berdiri sejak abad ke-18. Bangunan ini menjadi saksi perkembangan Islam di wilayah pesisir barat Sulawesi Tengah dan masih mempertahankan nuansa arsitektur tradisional.

Daya tarik:

  • Salah satu masjid tertua di Sulawesi Tengah.
  • Memiliki nilai sejarah tinggi.
  • Arsitektur kayu tradisional yang khas.

5. Kompleks Gereja-Gereja Bersejarah GKST – Tentena, Kabupaten Poso

Wilayah Tentena dikenal sebagai pusat perkembangan Gereja Kristen Sulawesi Tengah. Di kawasan ini terdapat sejumlah gereja bersejarah yang menjadi saksi masuknya agama Kristen ke Sulawesi Tengah sejak akhir abad ke-19. Selain beribadah, pengunjung dapat mempelajari sejarah pelayanan para misionaris serta perkembangan pendidikan dan sosial masyarakat di wilayah Poso.

Daya tarik:

  • Memiliki nilai sejarah perkembangan Kekristenan.
  • Lingkungan yang tenang dan asri.
  • Dekat dengan objek wisata alam Tentena.

Mengapa Wisata Religi di Sulawesi Tengah Menarik?

Wisata religi di Sulawesi Tengah menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar mengunjungi rumah ibadah. Setiap lokasi memiliki cerita sejarah, nilai budaya, dan arsitektur yang unik. Beberapa alasan mengapa destinasi ini layak dikunjungi antara lain:

  • Menambah wawasan tentang sejarah penyebaran agama di Sulawesi Tengah.
  • Menikmati keindahan arsitektur rumah ibadah.
  • Merasakan suasana spiritual yang damai.
  • Mengenal keberagaman budaya dan tradisi masyarakat.
  • Menjadi sarana edukasi sekaligus refleksi diri.

Tips Berwisata Religi

Agar kunjungan berlangsung nyaman dan penuh penghormatan, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Gunakan pakaian yang sopan dan rapi.
  • Hormati kegiatan ibadah yang sedang berlangsung.
  • Mintalah izin sebelum mengambil foto di dalam rumah ibadah.
  • Jaga kebersihan dan ketenangan selama berkunjung.
  • Ikuti aturan yang berlaku di setiap lokasi.

Tempat-tempat wisata religi di Sulawesi Tengah mencerminkan kekayaan sejarah, budaya, dan kehidupan spiritual masyarakatnya. Mulai dari megahnya Masjid Raya Baitul Khairaat, keindahan Masjid Nurul Jihad, suasana damai Gereja Bukit Sion, hingga nilai sejarah Masjid Tua Wani dan gereja-gereja bersejarah di Tentena, semuanya menawarkan pengalaman yang berkesan.

Mengunjungi destinasi-destinasi tersebut tidak hanya memperkaya wawasan tentang sejarah dan keberagaman agama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menikmati suasana yang penuh kedamaian di tengah keindahan alam Sulawesi Tengah.

WhatsApp Image 2025-09-08 at 15.52.08

Plt. Kepala Dinas Kominfo Sulteng Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Data Statistik Sektoral

Palu, Sulawesi Tengah – Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah Wahyu Agus Pratama membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pengelola Data Statistik Sektoral Lingkup Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Bertempat, di Aula Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah. Senin, (8/9/2025).

Dalam sambutannya, Wahyu Agus Pratama menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah tentang peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola data statistik sektoral.

“Pengelolaan data statistik sektoral merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berbasis data, ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sangat dibutuhkan bagi perumusan kebijakan publik yang tepat sasaran” ungkapnya.

Kemudian Ia menyampaikan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Satu Data Indonesia (SDI) yang menekankan pentingnya standar data, metadata, interoperabilitas sistem, serta mekanisme berbagi pakai data antar instansi.

“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan aparatur perangkat daerah dalam mengelola data statistik sektoral sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia (SDI). Dengan demikian, kualitas data yang dihasilkan dapat semakin terjamin, terintegrasi, dan mendukung pengambilan kebijakan pembangunan di Provinsi Sulawesi Tengah” harap Kadis Kominfo Sulteng Wahyu Agus Pratama.

Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dan diikuti oleh perwakilan pengelola data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Para peserta akan mendapatkan materi teknis mengenai tata cara pengumpulan, pengolahan, validasi, dan diseminasi data, serta pemanfaatan aplikasi berbasis digital yang mendukung integrasi statistik sektoral.

Sumber : PPID Pelaksana/Dinas Kominfo Santik Provinsi Sulteng.

WhatsApp Image 2025-09-10 at 13.00.01

Diskominfo Santik Provinsi Sulawesi Tengah Gelar Apel Aset dan Pemeriksaan Inventaris

Palu, Sulawesi Tengah – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Santik) Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Apel Aset. Bertempat, di halaman kantor Diskominfo Santik Provinsi Sulawesi Tengah. Rabu, (10/9/2025).

Kegiatan ini diawali dengan upacara yang dipimpin oleh Sekretaris Diskominfo Santik Provinsi Sulawesi Tengah Aswin Saudo, serta diikuti oleh Kepala Dinas Wahyu Agus Pratama, seluruh pegawai ASN, PPPK, tenaga kontrak, dan perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam amanatnya, Aswin Saudo menekankan pentingnya pengelolaan dan penataan aset secara tertib, akuntabel, serta transparan. Menurutnya, apel aset ini merupakan bagian untuk memastikan seluruh inventaris daerah dikelola dengan baik, dimanfaatkan sesuai kebutuhan, serta tercatat secara rapi dalam administrasi.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan aset satu per satu oleh perwakilan BPKAD Provinsi Sulawesi Tengah. Pemeriksaan meliputi kendaraan dinas roda empat dan roda dua, hingga sarana pendukung perkantoran seperti komputer, laptop, dan peralatan kerja lainnya. Proses ini dilakukan secara menyeluruh guna memastikan kondisi, keberadaan, serta pemanfaatan aset tetap terjaga.

Apel aset dan pemeriksaan inventaris ini menjadi langkah penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Melalui kegiatan ini, Aswin Saudo berharap tercipta kesadaran kolektif di kalangan pegawai untuk menjaga serta menggunakan aset daerah secara bijak, sehingga mampu memberikan manfaat maksimal dalam peningkatan pelayanan publik di Provinsi Sulawesi Tengah.

Sumber : PPID Pelaksana/Dinas Kominfo Santik Prov. Sulteng

1754106065_bff61b9ea47661a8e328

DINAS PANGAN PROVINSI SULAWESI TENGAH GELAR GERAKAN PANGAN MURAH DI HALAMAN TVRI SULTENG

Palu, Sulawesi Tengah — Dalam rangka memperingati HUT ke-63 TVRI dan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Gerakan Pangan Murahyang disambut antusias oleh masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman TVRI Sulteng ini menyediakan komoditas beras SPHP dengan harga terjangkau bagi masyarakat. (Sabtu, 02/8/2025).

Program ini merupakan kolaborasi Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah dengan BULOG, ID Food, dan lembaga terkait lainnya. Tujuannya adalah memberikan akses pangan berkualitas dengan harga yang lebih ringan bagi kantong masyarakat, sekaligus mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan.

“Kegiatan ini sangat membantu. Di saat harga beras di pasar naik, kami bisa dapat beras murah dan berkualitas,” ujar salah seorang warga yang menjadi penerima manfaat beras SPHP.

Selain penyaluran beras, acara ini juga menjadi momen kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Suasana yang ramai namun tertib mencerminkan tingginya kebutuhan dan kepercayaan warga terhadap program-program ketahanan pangan pemerintah.

Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan akan terus melaksanakan program serupa secara berkala di berbagai lokasi, agar lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan manfaat langsungnya.

Program Gerakan Pangan Murah ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendorong pangan terjangkau untuk semua.

Narahubung: Afid (085242746582)

Sumber: PPID Pelaksana/Humas Dinas Pangan Prov.Sulteng

Gambar-WhatsApp-2025-08-04-pukul-10.28.57_83116234-991x564

SATPOL PP PROV. SULTENG GELAR APEL PENGARAHAN GUBERNUR SERTA PENYERAHAN SURAT PERINTAH PLT KASAT POL PP

Palu, 4 Agustus 2025 – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar apel khusus dalam rangka Pengarahan Umum Gubernur Sulawesi Tengah terkait penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi Satpol PP untuk mendukung keberhasilan visi dan misi Pemerintah Daerah. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dan dihadiri oleh para Pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta seluruh jajaran personel Satpol PP.

Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkuat peran Satpol PP melalui peningkatan jumlah personel dari 70 menjadi 150 orang. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan pengawasan terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulteng.

Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas personel Satpol PP melalui penerapan sistem pelatihan dasar (Diksar) dan sertifikasi keamanan. Program ini dirancang agar setiap anggota Satpol PP memiliki kompetensi ganda yang tidak hanya relevan dalam pelaksanaan tugas di pemerintahan, tetapi juga membuka peluang untuk berkarier sebagai tenaga keamanan profesional di sektor lain.

pel tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Perintah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sulawesi Tengah kepada Dra. Farida Karim, M.Si, yang secara resmi dipercaya untuk melaksanakan tugas sebagai Plt Kasat menggantikan pejabat sebelumnya yang telah purna tugas.

Gubernur berharap dengan kepemimpinan baru, Satpol PP dapat semakin solid dan responsif dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dan semangat seluruh jajaran Satpol PP dalam mendukung tercapainya Sulawesi Tengah yang Aman, Tertib, dan Bermartabat.

oRaBzJZOm3jLn94QHbwckT8JOfIe2RHWLjw1LfFM

Menjaga Arsip-arsip yang Bernilai Informasi sejarah, Membentuk Masa Depan

Palu, – Pemusnahan Arsip yang Cermat
Pemusnahan arsip mungkin terdengar seperti kegiatan sepele, sebuah tindakan menghapus jejak masa lalu. Namun, di balik rutinitas tahunan ini, tersimpan sebuah makna yang jauh lebih dalam. Pemusnahan arsip adalah bagian krusial dari tata kelola pemerintahan yang efisien dan modern. Hal ini bukan sekedar membersihkan tumpukan kertas, melainkan sebuah langkah strategis untuk memastikan arsip yang bernilai historis dan informatif tetap terjaga, sementara dokumen yang sudah tidak relevan tidak lagi membebani sistem. Senin, (04/07/2025). 

Di tengah kesibukan birokrasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan komitmennya melalui persiapan cermat pemusnahan arsip tahun 2025. Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemanfaatan Arsip, Ibu Margie Lestari, S.H., mengungkapkan bahwa “menjadi bukti nyata bahwa proses ini dikelola dengan serius. Partisipasi dari enam OPD, yaitu BRIDA, DINKES, DPRD, Biro Umum, P2KB, dan DP3A, menunjukkan adanya kolaborasi lintas instansi yang penting dalam mewujudkan tata kelola arsip yang terpadu”, tuturnya.

Pemusnahan arsip ini tidak hanya sekedar mengikuti prosedur, tetapi juga sejalan dengan visi besar Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari program “Berani Cerdas” yang digagas oleh Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. dan Wakil Gubernur dr. Renny A. Lamadjido. “Berani Cerdas” mencerminkan semangat untuk berinovasi dan bekerja secara cerdas, dan pemusnahan arsip adalah wujud nyata dari semangat tersebut. Dengan membersihkan arsip yang tidak relevan, pemerintah dapat lebih fokus pada arsip yang penting, mempercepat akses informasi, dan pada akhirnya, memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Lebih dari ekspektasi masyarakat, Dispusaka juga telah menunjukkan inovasi luar biasa melalui inisiasi program IPus Sulteng dan Saoraja. Inovasi ini adalah cerminan dari bagaimana kearsipan tidak lagi dipandang sebagai sekadar urusan administratif, melainkan sebuah jembatan menuju era digital yang lebih efisien. Pemusnahan arsip yang terencana dan didukung oleh inovasi teknologi ini adalah fondasi yang kokoh untuk membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel di Sulawesi Tengah.

Pada akhirnya, menjaga ingatan melalui arsip yang terkelola dengan baik adalah cara kita membentuk masa depan yang lebih cerah.

Sumber: PPID Pelaksana Dispusaka Provinsi Sulawesi Tengah

Penulis: Trias