WhatsApp Image 2025-03-09 at 12.18.59

Pimpin Safari Ramadhan di Parimo, Gubernur : Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan

Parigi Moutong–Tim Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyambangi Masjid An-Nur, Desa Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), pada Sabtu malam (8/3/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, menyampaikan pesan-pesan keagamaan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Safari Ramadhan tahun ini telah digelar di 183 masjid yang tersebar di 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Kunjungan di Kabupaten Parimo menjadi penutup rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah berlangsung di Kota Palu, Sigi, dan Donggala.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sekretaris Daerah Novalina, para Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala OPD lingkup Provinsi Sulawesi Tengah, Pj. Bupati Parigi Moutong beserta Ketua TP-PKK dan jajaran, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW yang diyakini membawa keberkahan dalam kehidupan, termasuk dalam urusan jodoh dan kesehatan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat toleransi serta menjaga persatuan, terutama setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Pilkada sudah selesai. Tidak ada lagi perbedaan pendukung, tidak ada lagi Berani, Beramal, Sangganipa. Yang ada hanyalah kita, rakyat Sulawesi Tengah. Saya dan dr. Reny adalah Gubernur dan Wakil Sulawesi Tengah,” tegasnya.

Sejalan dengan semangat BERANI Berkah, Gubernur menekankan pentingnya program Sulteng Mengaji dan Sulteng Berjamaah guna memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membawa keberkahan bagi daerah Sulawesi Tengah.

Ia juga menegaskan bahwa setiap kegiatan pemerintahan, termasuk rapat dan pertemuan, wajib dihentikan saat azan berkumandang agar dapat langsung melaksanakan ibadah.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Beri kami kesempatan untuk bekerja dan berbuat yang terbaik bagi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Selain itu, sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia, Gubernur mengumumkan program beasiswa bagi mahasiswa di Sulawesi Tengah, yang diharapkan dapat membuka peluang pendidikan lebih luas bagi generasi muda.

Terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Parigi Moutong dan Banggai, Gubernur menyampaikan dukungan penuh terhadap proses demokrasi yang berlangsung.

Sebagai wujud kepedulian terhadap penguatan nilai keagamaan, Gubernur dan Tim Safari Ramadhan menyerahkan bantuan Al-Qur’an kepada pengurus Masjid An-Nur, sebagai bentuk dukungan terhadap sarana ibadah di wilayah tersebut.

Sumber : Humas Pemprov Sulteng
Foto: Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-03-09 at 10.46.39

Safari Ramadhan Hari Ke-8, Dinas Kominfosantik Kunjungi Masjid Jami’ Nurul Haq Pelawa, Kab. Parigi Moutong

Parigi Moutong, Sulawesi Tengah – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan kegiatan Safari Ramadhan. Bertempat, di Masjid Jami’ Nurul Haq, Desa Pelawa, Kabupaten Parigi Moutong. Sabtu, (8/5/2025).

Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Safari Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Kominfosantik.

Sekretaris Dinas Kominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah, Aswin Saudo, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan sambutan atas nama Gubernur Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Aswin Saudo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Safari Ramadhan.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus memperkuat tali silaturahmi dan mendalami makna Ramadhan sebagai momen untuk meningkatkan kualitas ibadah dan amal kebaikan” ujarnya.

Safari Ramadhan yang dimulai dengan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah tersebut dilanjutkan dengan tausiah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Ilham. Dalam tausiah tersebut, Ustadz Ilham menyampaikan pesan-pesan penting tentang pentingnya mempererat hubungan sosial dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT selama bulan suci Ramadhan.

Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari Visi dan Misi Gubernur Sulawesi Anwar Hafid, yaitu “Berani Berkah”, dengan dua program utama “Sulteng Mengaji” dan “Sulteng Berjamaah”. Program ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui kegiatan keagamaan, khususnya dalam suasana yang penuh berkah di bulan suci Ramadhan.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian bingkisan kepada pihak pengurus Masjid Jami’ Nurul Haq, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Diharapkan bingkisan yang diberikan dapat bermanfaat bagi kelancaran kegiatan keagamaan di masjid tersebut.

Perlu diketahui, Pemprov Sulteng menggelar kegiatan Safari Ramadhan di 183 masjid di 13 Kab/Kota se-Sulawesi Tengah, yang di harapkan semarak kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan semakin meningkat dan memberikan dampat positif bagi pembangunan moral dan spiritual masyarakat Sulawesi Tengah.

Sumber : PPID Dinas Kominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah.
Narahubung : Fakhrusy Syakir (082291898648)

WhatsApp Image 2025-03-08 at 15.55.02

Matangkan RPJMD, Gubernur Sulteng Prioritaskan Kemiskinan, Pendidikan, dan Kesehatan

PALU- Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, memimpin rapat penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di ruang rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Sabtu (8/3/2025). Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Novalina, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Christina Shandra Tobondo, turut hadir dalam pertemuan ini.

Dalam rapat tersebut, Anwar Hafid menegaskan bahwa RPJMD harus menjadi pedoman nyata dalam pembangunan daerah, bukan sekadar dokumen teoritis. Ia menyoroti tantangan utama yang masih dihadapi Sulawesi Tengah, mulai dari angka kemiskinan yang tinggi, pengangguran yang belum tertangani secara optimal, hingga keterbatasan infrastruktur yang menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, banyak anak masih putus sekolah karena keterbatasan ekonomi, sementara petani dan nelayan belum mendapatkan nilai tukar yang layak atas hasil produksinya.

Gubernur menekankan bahwa RPJMD harus berorientasi pada solusi konkret yang dapat dijalankan dan diukur keberhasilannya. Ia ingin memastikan bahwa program yang dirancang tidak hanya menjadi visi di atas kertas, melainkan bisa diwujudkan dalam kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Ia mengusung visi “Sulteng Nambaso”, yang berarti daerah ini harus maju di segala bidang dengan program-program strategis yang bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Di sektor pendidikan, Anwar Hafid berkomitmen meningkatkan akses bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem melalui beasiswa, termasuk bagi siswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial. Sementara itu, di bidang kesehatan, ia menegaskan bahwa masyarakat Sulawesi Tengah harus memiliki jaminan layanan medis yang lebih inklusif.

Ia berjanji menerapkan sistem pelayanan kesehatan di mana masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan perawatan tanpa terkendala administrasi BPJS. Menurutnya, tidak boleh ada lagi warga yang ditolak berobat hanya karena kartu kepesertaan BPJS mereka menunggak.

Pemerintah juga akan fokus menekan angka inflasi dengan menstabilkan harga bahan pokok, terutama di daerah terpencil yang sering menghadapi lonjakan harga akibat distribusi yang tidak merata. Selain itu, penguatan nilai-nilai budaya dan tradisi lokal akan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Gubernur ingin memastikan bahwa nilai-nilai seperti simtumarus atau semangat persatuan bisa diintegrasikan ke dalam kebijakan daerah agar Sulawesi Tengah memiliki karakter kuat dalam tata kelola pemerintahan dan kehidupan sosial.

Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido dalam rapat tersebut menekankan pentingnya peningkatan layanan kesehatan dan akses teknologi bagi masyarakat. Ia menyoroti masih banyaknya daerah yang kesulitan mendapatkan sinyal komunikasi, sehingga masyarakat di wilayah terpencil harus naik ke bukit hanya untuk sekadar berkomunikasi. Ia menegaskan bahwa kondisi ini harus segera diperbaiki agar seluruh wilayah memiliki akses telekomunikasi yang layak.

Di sektor kesehatan, dr. Reny menyoroti pentingnya layanan medis yang lebih menjangkau masyarakat pelosok. Menurutnya, tidak boleh ada lagi ibu hamil yang tidak mendapatkan layanan persalinan yang aman hanya karena fasilitas kesehatan jauh dari jangkauan. Ia ingin memastikan bahwa dokter dan tenaga medis bisa lebih aktif menjangkau masyarakat melalui sistem layanan yang lebih efisien.

Kepala Bappeda Sulawesi Tengah, Christina Shandra Tobondo, menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD ini harus berbasis data dan kondisi riil di lapangan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta stakeholder lainnya agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program dalam RPJMD ini memiliki indikator keberhasilan yang jelas, sehingga dapat diukur secara objektif dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Anwar Hafid dan Reny Lamadjido menargetkan rancangan awal RPJMD dapat masuk ke DPRD pada 17 Maret 2025. Sebelum itu, pemerintah provinsi akan menggelar konsultasi publik untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memastikan program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah. Gubernur menegaskan bahwa kebijakan yang diambil dalam RPJMD ini harus berbasis pada kenyataan yang terjadi di masyarakat, bukan sekadar wacana politik.

Sumber Rilis dan Foto : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-03-08 at 11.47.33

Perkuat Ukhuwah Islamiyah di Bulan Ramadhan, Dinas Kominfosantik Kunjungi Masjid Al-Ikhlas Desa Oti, Kab. Donggala

Donggala, Sulawesi Tengah – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan kegiatan Safari Ramadhan hari ke-7. Bertempat, di Masjid Al-Ikhlas, Desa Oti, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala. Jum’at (7/5/2025).

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Pemprov Sulteng setiap bulan Ramadhan, sebagai bentuk silaturahmi dan penguatan tali persaudaraan antar umat muslim di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Kominfosantik Aswin Saudo menyampaikan, bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini adalah bagian dari visi dan misi Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang mengusung tema “Berani Berkah”, dengan dua program utama yaitu “Sulteng Mengaji” dan “Sulteng Berjamaah”.

“Melalui Safari Ramadhan ini, kita ingin menguatkan semangat keagamaan di tengah masyarakat serta membangun kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan yang penuh berkah. Semoga program keagamaan ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat, sesuai dengan visi Gubernur Anwar Hafid,” ujar Aswin Saudo.

Pada kegiatan Safari Ramadhan kali ini, hadir sebagai mubalig yang memberikan ceramah, Ustadz Fatharany, yang menyampaikan materi tentang “Pentingnya Menjaga Ibadah di Bulan Ramadhan”. Ia mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadhan dengan penuh kesungguhan, serta menjaga kebersihan hati dan pikiran agar dapat meraih pahala yang maksimal.

Safari Ramadhan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta mendorong umat Islam untuk terus meningkatkan semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat setempat, serta diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti sholat isya dan sholat tarawih berjamaah serta tausiah ramadhan.

Sebagai wujud kepedulian terhadap kegiatan keagamaan, Diskominfosantik Sulawesi Tengah turut menyerahkan bingkisan kepada pihak Masjid Al-Ikhlas Desa Oti. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah serta mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Sumber Rilis dan Foto : PPID Dinas Kominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah.
Narahubung : Fakhrusy Syakir (082291898648)

WhatsApp Image 2025-03-08 at 11.04.15

Safari Ramadhan ke Donggala, Gubernur Anwar Hafid Sampaikan Program Unggulan BERANI

Donggala – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Tim Safari Ramadhan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengunjungi Masjid Raya Banawa, Desa Banawa, Kecamatan Banawa, pada Jumat malam (7/3/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sekretaris Daerah Novalina, para Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi Sulteng, Wakil Bupati Donggala beserta jajaran, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Sebelumnya, Gubernur dan rombongan mengawali kegiatan dengan berbuka puasa bersama di Rumah Jabatan Wakil Bupati Donggala, Taufik Burhan.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai religius serta keharmonisan di tengah masyarakat.

Ia juga menyampaikan sejumlah program unggulan dalam inisiatif BERANI, yang mencakup berbagai aspek pembangunan di Sulawesi Tengah.

“Salah satu program yang segera dilaksanakan adalah Berani Cerdas, yakni pemberian beasiswa bagi anak-anak yang masuk perguruan tinggi pada tahun 2025 ini,” ungkap Gubernur Anwar Hafid.

Selain itu, dalam program Berani Sehat, masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dapat memperoleh pengobatan gratis hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Kalau ada masyarakat Donggala yang sakit, masuklah ke RSUD Undata untuk berobat. Saya sudah instruksikan Direktur RSUD Undata agar melayani masyarakat dengan baik. Jika tidak dilayani, silakan laporkan kepada saya,” tegas Gubernur.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak ibadah melalui program Berani Berkah, yang mendorong umat Muslim untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid.

“Jika penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, maka Allah akan menurunkan berkah dari langit dan bumi untuk mereka,” ujar Gubernur Anwar Hafid, mengutip firman Allah SWT.

Sebagai bagian dari komitmen Pemprov Sulawesi Tengah dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an, Gubernur juga memperkenalkan program Sulteng Mengaji, yang merupakan bagian dari Berani Berkah.

Pada akhir kegiatan, Gubernur dan Tim Safari Ramadhan menyerahkan bantuan Al-Qur’an kepada pengurus Masjid Raya Banawa sebagai bentuk dukungan terhadap sarana ibadah di wilayah tersebut.

Sumber Rilis dan Foto : Humas Pemprov Sulawesi Tengah

WhatsApp Image 2025-03-07 at 14.52.28

Safari Ramadhan 1446 H, Dinas Kominfosantik Sambangi Masjid Nurul Hasanah Kab. Sigi

Sigi-Dalam rangka mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Masjid Nurul Hasanah, Desa Bulubete, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, pada Kamis malam (6/3/2025).

Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai religius dan keharmonisan dalam keberagaman.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Tengah yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Kominfosantik, Aswin Saudo, disampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, tetapi juga menjadi sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadhan bukan sekadar kunjungan, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan tema ‘Sulteng Berjamaah, Sulteng Mengaji: Harmoni dalam Keberagaman,’ kita ingin meneguhkan kembali nilai-nilai kebersamaan dalam menjalankan ibadah, memperkokoh semangat keislaman, dan menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah,” ujar Aswin Saudo.

Ia jug menjelaskan bahwa melalui program unggulan “Sulteng Berjamaah” dan “Sulteng Mengaji,” Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk tidak hanya membangun daerah dari sisi ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memperkuat moral dan spiritual masyarakat.

Selain itu kata Aswin, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh keberkahan.

Untuk itu, Aswin berharap Safari Ramadhan ini semakin menanamkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial dalam kehidupan masyarakat Sulawesi Tengah.

Sebagai wujud kepedulian terhadap kegiatan keagamaan, Diskominfosantik Sulawesi Tengah turut menyerahkan bingkisan kepada pihak Masjid Nurul Hasanah. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah serta mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Selain itu, acara ini juga diisi dengan ceramah agama yang memberikan pencerahan kepada jamaah mengenai makna ibadah di bulan Ramadhan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sholat tarawih berjamaah, yang semakin memperkokoh ukhuwah Islamiyah di antara masyarakat setempat.

Sumber : PPID Dinas Kominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah.
Narahunung : Ahyain (082251271042)

WhatsApp Image 2025-03-07 at 07.20.29

Safari Ramadhan di Sigi, Anwar-Reny Komitmen Sektor Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Prioritas

Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido dan Sekretaris Daerah Novalina, menghadiri Safari Ramadhan 1446 H di Masjid Al-Ikhlas, Desa Mpanau, Kecamatan Biromaru, pada Kamis malam (6/3/2025)

Safari ramadhan ini juga turut dihadiri para Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi Sulteng, Bupati Sigi dan jajarannya, tokoh agama, tokoh masyarakat, penceramah serta para jamaah.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan komitmen Pemprov. Sulteng dalam mewujudkan daerah yang maju dan berkelanjutan, dengan mengedepankan nilai religius, kebersamaan, dan keadilan sosial.

Menurut Anwar, melalui program Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji pemerintah ingin menyeimbangkan pembangunan fisik dengan pembinaan moral dan spiritual masyarakat.

“Bulan Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat silaturahmi,” ujarnya

Ditegaskannya juga, dirinya bersama dr. Reny berkomitmen akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu.

Ia juga menyoroti efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa meskipun pemangkasan anggaran, sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama dalam pemerintahannya.

“Sudah satu minggu ini, saya rapat terus dengan seluruh perangkat daerah dan stakeholder karena ada efisiensi anggaran dari pusat. Tapi saya bilang, kalau di pusat dipangkas, maka saya juga akan memangkas di daerah. Namun, yang terpenting pendidikan dan kesehatan harus tetap berjalan,” ujar Anwar Hafid dihadapan para jamaah

Terakhir, Anwar meminta doa dan dukungan kepada masyarakat Sulawesi Tengah agar dirinya dan kepala perangkat daerah yang baru dilantik dapat menepati janji kampanye pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Usai sholat tarwih, Gubernur dan perangkat daerah menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Al-Ikhlas, Desa Mpanau, Kecamatan Biromaru sebagai wujud kepedulian Pemprov Sulteng dalam mendukung sarana ibadah.

Sumber Rilis : Humas Pemprov. Sulteng
Foto : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-03-06 at 16.29.34

Rapat Bersama Satuan Kesehatan, Gubernur Sulteng: Berobat Cukup Pakai KTP, Tidak Boleh Ada yang Ditolak

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur, dr. Reny Lamadjido, memimpin rapat bidang kesehatan di Ruang Rapat Polibu Kantor Gubernur, Rabu (6/3/2025). Rapat ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulteng, dr. I Komang Adi Sujendra, Sp.PD dan jajaran serta Direktur dan Wakil Direktur RS Undata dan RS Madani.

Dalam pertemuan ini, Gubernur Anwar Hafid menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh warga Sulawesi Tengah dapat berobat dengan mudah, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Ia menyoroti tingginya jumlah pekerja informal di Sulteng, sekitar 61 persen yang kerap mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan karena status kepesertaan BPJS mereka tidak aktif.

“Siapa pun yang sakit, tidak punya jaminan, atau BPJS-nya mati, cukup tunjukkan KTP, langsung dilayani di rumah sakit,” tegas Anwar.

Anwar Hafid juga meminta agar sistem kesehatan daerah dapat memberikan solusi bagi pasien yang tiba-tiba kehilangan akses BPJS akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). “Mereka yang baru saja di-PHK tiba-tiba kehilangan akses BPJS. Ini yang harus kita atasi,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan BPJS untuk memberikan keringanan bagi kasus-kasus darurat.

Sementara itu, Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, yang memiliki pengalaman panjang di bidang kesehatan, dipercaya untuk mengeksekusi kebijakan ini. “Saya hanya bicara, tapi eksekusinya semua ada di tangan Ibu Dokter. Kalau beliau bilang bisa, saya ikut. Kalau beliau bilang tidak bisa, saya juga ikut,” tambah Anwar.

Dalam rapat ini, Anwar juga menyinggung kualitas layanan BPJS di rumah sakit. Ia mengapresiasi BPJS Cabang Palu yang dianggap lebih baik dibanding daerah lain, namun tetap meminta perbaikan agar pasien BPJS mendapatkan pelayanan setara dengan pasien umum. “Pasien BPJS harus diperlakukan sama dengan pasien swasta, jangan ada perbedaan layanan,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sulteng juga sedang bersiap membangun rumah sakit baru dengan standar internasional di Kota Palu. Selain itu, ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh daerah.

“Tahun 2026, kita akan turun membantu kabupaten. Tapi kita mulai dulu dari RS Madani dan Undata, supaya ini jadi contoh,” katanya.

Sebagai bagian dari program unggulan “Berani Sehat”, Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido bertekad memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang layak. “Kami berjanji, siapa pun yang masuk rumah sakit, pasti dapat kamar, pasti dapat obat. Tidak boleh ada yang ditolak,” pungkasnya.

Sumber Rilis dan Foto : Tim Media AH

WhatsApp Image 2025-03-06 at 14.42.36

Pemprov Sulawesi Tengah Ikuti Rapat Koordinasi dengan KPK Terkait Peluncuran Indikator MCP 2025

Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) berpartisipasi dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait peluncuran indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) 2025. Kegiatan yang berlangsung secara virtual ini diikuti oleh jajaran Pemprov Sulteng dari ruang rapat Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulteng. Rabu, (5/3/2025)

Rapat ini bertujuan untuk memperkuat strategi pencegahan korupsi di tingkat daerah melalui pemantauan dan evaluasi berbasis indikator yang lebih terukur. MCP sendiri merupakan sistem pemantauan yang dikembangkan KPK untuk mengukur tingkat kepatuhan pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sang Made Mahendra Jaya menekankan bahwa implementasi MCP merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara KPK, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Kemendagri dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah.

“Pelaksanaan MCP yang optimal akan memberikan manfaat signifikan bagi daerah, seperti peningkatan akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta memperkuat pengawasan internal,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, Raden Suhartono, mengungkapkan bahwa fraud sistemik dan lemahnya pengendalian masih menjadi tantangan utama dalam tata kelola pemerintahan daerah. Data tahun 2024 menunjukkan bahwa 85,35% pemerintah daerah belum mencapai IEPK Level 3 dalam pengendalian kecurangan, dan 68,13% belum memenuhi standar manajemen risiko yang optimal. Hal ini disebabkan oleh lemahnya pemetaan risiko, kurangnya koordinasi, serta sistem pengendalian aset dan data yang belum memadai.

Sebagai langkah strategis, KPK dan BPKP menegaskan pentingnya reformasi sistemik dengan mendorong pengawasan yang lebih proaktif, transparansi dalam tata kelola keuangan, serta penerapan sistem meritokrasi dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN). Dengan adanya MCP 2025, diharapkan pemerintah daerah dapat meningkatkan integritas, akuntabilitas, serta efektivitas dalam pencegahan korupsi.

Fokus MCP 2025: 8 Area Pencegahan Korupsi di Daerah Indikator Pemantauan Kinerja Daerah (IPKD) MCP Tahun 2025 berfokus pada delapan area utama, yaitu ; Perencanaan, Penyusunan Anggaran, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Publik, Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) dan Optimalisasi Pendapatan
Penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Dalam arahannya, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Didik Agung Widjanarko, menekankan pentingnya pemetaan permasalahan dan kerawanan korupsi di setiap area tersebut. Evaluasi MCP dilakukan berdasarkan 16 sasaran strategis, 3 aspek utama, dan 111 indikator, yang dirancang untuk mengukur efektivitas tata kelola pemerintahan daerah dalam mencegah tindak pidana korupsi.

Mekanisme MCP 2025: Pendekatan Sistematis dalam Pencegahan Korupsi MCP 2025 mengusung pendekatan sistematis yang terdiri dari Monitoring – Mengawasi implementasi kebijakan di lapangan.
Controlling – Mengendalikan aspek administratif guna mencegah penyimpangan.
Surveillance – Menganalisis potensi kerawanan korupsi berdasarkan aspek geografis. Prevention – Menerapkan delapan fokus area pencegahan korupsi.

Sistem ini juga menerapkan metode Continuous Improvement X Drop, yaitu perbaikan berkelanjutan untuk menekan potensi korupsi secara lebih efektif.

Dalam penutupannya, Pimpinan KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa pencegahan paling efektif adalah melalui penindakan, tetapi pemberantasan korupsi tidak hanya sebatas penegakan hukum. “Penting untuk memperkuat sistem pengawasan, transparansi, dan akuntabilitas agar pencegahan korupsi berjalan lebih efektif,” tegasnya.

Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Dengan peluncuran MCP 2025, diharapkan tata kelola pemerintahan daerah semakin transparan, akuntabel, serta berintegritas tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sumber : PPID Utama/Diskominfosantik Provinsi Sulteng/Humas Pemprov. Sulteng
Penulis : Hardiyanti
Editor : Ahyain
Narahubung : 082251271042 (Ahyain)

WhatsApp Image 2025-03-06 at 13.22.53

Bersama Seluruh Kepsek, Gubernur Sulteng Siapkan Strategi Wujudkan Berani Cerdas

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, memimpin rapat pendidikan di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (6/3/2025). Rapat ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, dan jajaran serta seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB, baik secara langsung maupun daring.

Dalam pertemuan ini, Anwar Hafid menegaskan bahwa pendidikan adalah hak fundamental yang tidak bisa ditawar. Ia juga menekankan komitmennya untuk memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak di Sulawesi Tengah.

“Undang-Undang Dasar 1945 mengamanahkan bahwa pendidikan adalah mandat negara. Ini bukan hal yang bisa dikompromikan,” ujar Anwar.

Melalui program Berani Cerdas, pemerintah provinsi akan melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu fokus utama adalah menekan angka putus sekolah, yang masih menjadi tantangan besar di Sulawesi Tengah. “Kemiskinan di daerah ini berkaitan erat dengan tingkat pendidikan. Masih banyak anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah, terutama dari SD ke SMP dan dari SMP ke SMA. Ini harus segera kita atasi,” tegasnya.

Anwar Hafid juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan, terutama bagi siswa di daerah terpencil. Ia mengungkapkan bahwa masih ada anak-anak yang harus menempuh perjalanan jauh demi bersekolah, bahkan hingga meninggalkan kampung halaman mereka.

“Kalau aturan tidak membolehkan membangun sekolah baru, kita harus cari solusi lain. Bisa dengan penyediaan transportasi, atau kebijakan khusus untuk mempermudah akses mereka ke sekolah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Anwar juga mengingatkan seluruh kepala sekolah agar berani menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan. “Saya tidak mau ada masalah yang disembunyikan. Bicara langsung ke saya, kita cari solusi bersama,” ujarnya.

Selain menjamin pendidikan gratis di tingkat SMA dan SMK, Anwar Hafid juga berencana memberikan beasiswa kuliah bagi siswa berprestasi, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta. “Tidak boleh ada anak-anak kita yang putus kuliah hanya karena masalah biaya. Kami akan memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan tinggi tanpa hambatan,” tambahnya.

Di akhir pertemuan, Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan pendidikan di Sulawesi Tengah harus menjadi prioritas utama. “Kita bisa menunda proyek lain, tapi pendidikan tidak boleh tertunda. Jika pendidikan kita maju, angka kemiskinan pasti turun. Ini adalah investasi terbesar untuk masa depan Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Sumber Rilis : Tim Media AH
Foto : Humas Pemprov. Sulteng