Sigi – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Dinas P2KB Kabupaten Sigi menggelar kegiatan Bimbingan Penyusunan Program Bangga Kencana Lini Lapangan di Desa Kabobona, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas P2KB Provinsi Sulawesi Tengah, drg. Herri, M.Kes., didampingi Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Advokasi dan KIE Dr. Sulaeha, SP., MM., serta Kepala Dinas P2KB Kabupaten Sigi, Riadin, S.Sos., M.Si.
Dalam sambutannya, drg. Herri menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para kader Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), agar semakin mampu merencanakan serta menggerakkan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di tingkat lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kapasitas kader PLKB agar mampu menjadi motor penggerak program Bangga Kencana di masyarakat, sekaligus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting di Sulawesi Tengah,” ujar drg. Herri.
Ia menambahkan, keberhasilan program Bangga Kencana tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama para kader yang berada di garda terdepan pelayanan keluarga berencana dan pembangunan keluarga.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Kepala Sub Bagian Perencanaan, Keuangan dan Aset Dinas P2KB Kabupaten Sigi, Mazna, S.Sos., M.Si., memaparkan berbagai materi terkait penguatan Program Bangga Kencana. Materi tersebut meliputi penguatan ketahanan keluarga, percepatan penurunan stunting, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, hingga penguatan integrasi data kependudukan melalui aplikasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA).
Menurutnya, implementasi aplikasi SIGA memberikan manfaat besar dalam mendukung intervensi program yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.
“Pemanfaatan SIGA sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data, memperkuat intervensi penurunan stunting, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” jelas Mazna.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 15 kader PLKB dari Kabupaten Sigi. Para peserta mendapatkan pembekalan teknis dan penguatan kapasitas guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program Bangga Kencana di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap tercipta keluarga yang berkualitas, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, menurunnya angka stunting, serta meningkatnya kualitas sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Sumber : PPID Dinas P2KB Provinsi Sulteng


Leave A Comment