Palu – Pemandangan birokrasi yang identik dengan tumpukan kertas kini mulai bertransformasi menuju efisiensi mutlak. Melalui pertemuan daring,
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Penerapan Aplikasi SRIKANDI bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi. Rabu (06/05/2026).
Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., dengan didampingi Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemanfaatan Arsip (PPA), Jely Rompas, S.Sos., M.Adm.KP. Dalam arahannya sebagaimana tertuang dalam “SAMBUTAN KEPALA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN “, beliau menegaskan bahwa optimalisasi aplikasi SRIKANDI bukanlah tren teknologi semata, melainkan amanat Perpres Nomor 95 Tahun 2018 untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Narasumber ahli dari Arsip Nasional RI, Muhammad Solihin, A.Md., mengupas tuntas berbagai fitur mutakhir yang dirancang untuk memangkas birokrasi yang kaku. Fokus utama pembahasan mencakup aspek keamanan melalui aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA), mekanisme penomoran naskah otomatis yang presisi, hingga fitur close file yang menjamin autentisitas arsip. Tak hanya itu, peserta diajarkan mengelola “naskah mandiri” seperti foto kegiatan dan daftar hadir secara digital, sehingga visi paperless bukan lagi sekedar wacana.
Hal menarik yang menjadi sorotan adalah korelasi antara keaktifan akun pengguna dengan nilai Pengawasan Kearsipan serta Tingkat Digitalisasi Arsip (TDA). Melalui inovasi ini, setiap naskah dinas kini dapat terintegrasi secara autentik dan sistematis dalam ekosistem digital. Bimtek ini menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur di Sulawesi Tengah untuk meninggalkan cara-cara konvensional dan beradaptasi penuh pada efisiensi teknologi demi pelayanan publik yang lebih prima.
Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.


Leave A Comment