1754106065_bff61b9ea47661a8e328

DINAS PANGAN PROVINSI SULAWESI TENGAH GELAR GERAKAN PANGAN MURAH DI HALAMAN TVRI SULTENG

Palu, Sulawesi Tengah — Dalam rangka memperingati HUT ke-63 TVRI dan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Gerakan Pangan Murahyang disambut antusias oleh masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman TVRI Sulteng ini menyediakan komoditas beras SPHP dengan harga terjangkau bagi masyarakat. (Sabtu, 02/8/2025).

Program ini merupakan kolaborasi Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah dengan BULOG, ID Food, dan lembaga terkait lainnya. Tujuannya adalah memberikan akses pangan berkualitas dengan harga yang lebih ringan bagi kantong masyarakat, sekaligus mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan.

“Kegiatan ini sangat membantu. Di saat harga beras di pasar naik, kami bisa dapat beras murah dan berkualitas,” ujar salah seorang warga yang menjadi penerima manfaat beras SPHP.

Selain penyaluran beras, acara ini juga menjadi momen kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Suasana yang ramai namun tertib mencerminkan tingginya kebutuhan dan kepercayaan warga terhadap program-program ketahanan pangan pemerintah.

Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan akan terus melaksanakan program serupa secara berkala di berbagai lokasi, agar lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan manfaat langsungnya.

Program Gerakan Pangan Murah ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendorong pangan terjangkau untuk semua.

Narahubung: Afid (085242746582)

Sumber: PPID Pelaksana/Humas Dinas Pangan Prov.Sulteng

Utama-2_11zon

Forum Koordinasi Berani Sehat: Komitmen Sulawesi Tengah untuk Kesehatan Inklusif

Palu, 1 Agustus 2025 — Dalam rangka mengevaluasi penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Daerah Terintegrasi (Berani Sehat), Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan Forum Koordinasi Berani Sehat yang digelar di Sutan Raja Hotel & Convention, Palu.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WITA ini mengundang lintas sektor dari berbagai OPD tingkat provinsi, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Dukcapil, BPJS Kesehatan, serta jajaran rumah sakit dan operator SEHATI di Sulawesi Tengah. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah dalam mewujudkan jaminan kesehatan daerah yang adil, merata, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Dalam sambutannya yang diwakili oleh Wakil Gubernur, Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah dr. Reny Lamadjido, Sp. PK, menyampaikan bahwa Program Berani Sehat merupakan inisiatif Pemprov yang telah berhasil menjangkau 78.944 jiwa sejak diluncurkan pada 13 April hingga 30 Juli 2025. Program ini memungkinkan layanan kesehatan gratis hanya dengan KTP, tanpa memandang status kepesertaan atau tunggakan BPJS.

Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat non-DTKS, Pemprov Sulteng telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp28 miliar dari total Rp66 miliar pada semester pertama tahun ini. Melalui sistem SEHATI, pemerintah berupaya memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang tertinggal ketika sakit. Forum ini juga menjadi ajang mendengarkan masukan dari lapangan demi peningkatan sistem pelayanan yang lebih manusiawi dan adaptif.

Forum Koordinasi Berani Sehat juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dan lintas wilayah dalam menyukseskan sistem jaminan kesehatan daerah. Pemprov tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh kabupaten/kota. Dengan semangat kolaboratif, diharapkan pelayanan kesehatan bisa menjangkau hingga pelosok dan mewujudkan Sulawesi Tengah yang sehat dan sejahtera.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Wayan Apriani, SKM., M.Epid menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari proses evaluasi untuk menghasilkan output nyata berupa peningkatan akses layanan kesehatan, penurunan angka kesakitan dan kematian, serta penguatan sistem pembiayaan daerah di bidang kesehatan. Kegiatan ini didanai melalui Anggaran DPA Satuan Kerja Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025 pada program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Masyarakat. Dengan semangat BERANI SEHAT, Sulawesi Tengah terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermartabat dan inklusif bagi seluruh warganya.

IMG-20250801-WA0082

Apresiasi Program Berani Sehat, Menkes: Bersama Anwar Reny, semua masyarakat Sulteng sehat

PALU – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas keberanian dan komitmen dalam menjamin layanan kesehatan yang setara bagi seluruh penduduk, tanpa terkecuali. Dalam kunjungan kerjanya ke Palu, Jumat (1/8/2025), Menkes menyebut program Berani Sehat sebagai salah satu inovasi daerah yang patut menjadi contoh nasional.

“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur dan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Program Berani Sehat ini adalah bentuk keberanian dan keberpihakan nyata dalam menjamin hak kesehatan seluruh rakyat. BERANI artinya bersama Anwar Reny, masyarakat Sulteng semua Sehat,” ujar Menkes.

Program Berani Sehat merupakan terobosan Pemprov Sulawesi Tengah yang memberikan jaminan kesehatan daerah berbasis NIK kepada penduduk yang belum tercover oleh program JKN. Kebijakan ini, menurut Menkes, telah membuka akses kesehatan yang lebih luas, terutama bagi warga yang selama ini tersisih dari sistem karena kendala data, status kependudukan, atau kemiskinan ekstrem.

Menkes menyebut, pendekatan seperti yang dilakukan Sulawesi Tengah penting untuk memastikan misi Universal Health Coverage benar-benar tercapai di tingkat akar rumput.

“Masih banyak warga yang belum terdaftar JKN bukan karena tidak mau, tetapi karena sistem tidak menjangkau mereka. Provinsi Sulawesi Tengah memilih tidak menunggu, langsung bertindak, dan ini membanggakan,” tegasnya.

Selain memuji kebijakan jaminan daerah, Menkes juga menyambut baik pengembangan layanan bedah jantung terbuka di RSUD Undata Palu, yang disebutnya sebagai langkah strategis dan menyelamatkan banyak nyawa. Layanan ini melibatkan tim dokter spesialis dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta serta RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

“Ini luar biasa. Dengan layanan ini, warga Sulawesi Tengah tak perlu jauh-jauh ke Jakarta atau Makassar. Kalau tindakan kateterisasi saja bisa menyelamatkan 1.500 nyawa, bayangkan kalau operasi jantung terbuka bisa rutin dilakukan di sini,” ucap Menkes.

Program deteksi dini yang dijalankan Pemprov lewat “Cek Kesehatan Ratusan” juga mendapat apresiasi. Menkes mengingatkan pentingnya mencegah penyakit kardiovaskular sejak dini dengan deteksi tekanan darah, gula darah, dan kolesterol secara berkala.

Sumber : Tim Media BERANI

IMG-20250801-WA0037

Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny Lamadjido Sambut Kedatangan Menteri Kesehatan RI di Palu

PALU- Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, menyambut langsung kedatangan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu pada Jumat pagi, 1 Agustus 2025. Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting dalam mendukung kemajuan layanan kesehatan di Sulawesi Tengah, khususnya dalam bidang penanganan penyakit jantung.

Setibanya di Palu, Menteri Kesehatan bersama rombongan langsung menuju Rumah Sakit Umum Daerah Undata untuk menghadiri Press Conference Bedah Jantung Terbuka Perdana Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini diawali dengan kunjungan ke ruang pascaoperasi pasien bedah jantung terbuka yang baru saja dilaksanakan di RSUD Undata sebagai bagian dari program penguatan layanan jantung di daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan nyata Kementerian Kesehatan dalam memperkuat layanan kesehatan spesialis di daerah.

“Hari ini menjadi tonggak penting bagi kemajuan kesehatan Sulawesi Tengah. Bedah jantung terbuka yang kini bisa dilakukan di RSUD Undata membuktikan bahwa kita mampu berdiri sejajar dengan pusat-pusat layanan kesehatan nasional. Atas nama pemerintah provinsi, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Kesehatan atas komitmen dan kehadirannya langsung di Palu. Ini menjadi penyemangat bagi seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat,” ujar dr. Reny.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Jejaring Pengampuan Pelayanan Jantung dan Pembuluh Darah antara RSJPD Harapan Kita dengan RSUD Undata Palu. Penandatanganan ini turut disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah.

Usai rangkaian acara di RSUD Undata, rombongan melanjutkan agenda ke Forum Koordinasi Bersih Sehat Pemda Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Sultan Raja Hotel Palu. Dalam forum ini, Menteri Kesehatan menyampaikan arahan strategis terkait penguatan program sanitasi, layanan dasar, dan sinergi lintas sektor untuk mendukung transformasi layanan kesehatan di daerah.

Kunjungan kerja Menteri Kesehatan ini diharapkan membawa dampak positif dalam akselerasi layanan kesehatan yang lebih inklusif, merata, dan berkeadilan di Sulawesi Tengah, sejalan dengan visi-misi kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.

Sumber : Tim Media BERANI

WhatsApp Image 2025-07-31 at 18.02.01

Berani Berdering, Diskominfosantik Sulteng Kumpulkan Penyedia Telekomunikasi

Palu – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka percepatan pengentasan wilayah blank spot atau wilayah tanpa jaringan telekomunikasi, Kamis (31/7/2025), bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng.

Rakor ini merupakan bagian dari implementasi Program Berani Berdering, sebuah inisiatif strategis yang bertujuan menghadirkan konektivitas digital merata hingga ke pelosok Sulteng. Rapat dipimpin langsung oleh Plt. Kadis Kominfosantik Provinsi Sulteng, Wahyu Agus Pratama, S.STP., M.AP., dan turut dihadiri oleh sejumlah mitra penyedia layanan telekomunikasi, di antaranya Telkom, Telkomsel, Dewata Net, Lintas Arta, Icon+, serta Indosat.

Dalam penjelasannya, Wahyu Agus Pratama menegaskan pentingnya kolaborasi demi mewujudkan Sulteng Berdering yang diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Ia menekankan bahwa pemerataan akses telekomunikasi bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong percepatan transformasi digital di daerah. Dengan konektivitas yang merata, masyarakat di wilayah terpencil dapat menikmati layanan publik berbasis digital, mengakses informasi dengan lebih mudah, serta meningkatkan produktivitas di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah dan penyedia layanan telekomunikasi bisa mempercepat pemerataan akses jaringan, khususnya di wilayah yang masih tertinggal secara infrastruktur digital,” ujar Wahyu.

Sementara itu, para perwakilan dari provider juga menyambut baik langkah koordinatif ini. Mereka menyampaikan komitmen untuk terus mendukung program Berani Berdering melalui penyediaan infrastruktur jaringan, pemetaan wilayah prioritas, serta kolaborasi teknis yang lebih intensif dengan pemerintah daerah.

Rakor ini diharapkan menjadi titik awal dari percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Tengah.

Sumber : PPID Pelaksana Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng

Utama_11zon-4-2048x1365

UPT Labkes Provinsi Sulteng Luncurkan Layanan Skrining Kesehatan Berbasis BPJS dan Resmikan Laboratorium TB BSL-2

Palu, 23 Juli 2025 — Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah melalui UPT Laboratorium Kesehatan (Labkes) menyelenggarakan kegiatan peluncuran layanan kesehatan strategis dalam rangka mendukung program Berani Sehat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Acara yang berlangsung meriah ini diawali dengan tayangan videotron bertema Berani Sehat Bersama UPT Labkes, pertunjukan tari sambutan, hingga pemutaran video profil laboratorium.

Dalam laporannya, Kepala UPT Labkes Provinsi Sulteng, dr. Ryzqa, menyampaikan bahwa laboratorium ini telah berdiri sejak tahun 1979 dan kini telah memiliki berbagai layanan unggulan, seperti laboratorium hematologi, serologi, mikrobiologi klinik, hingga biomolekuler. Fasilitas ini menjadi satu-satunya yang memiliki spesialis mikrobiologi klinik dan patologi klinik di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kami juga memiliki laboratorium lingkungan dengan alat Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) yang dapat mendeteksi logam berat dalam air. Ini sangat berguna untuk memeriksa air minum, limbah hotel, dan restoran. Potensi ini sangat besar dalam mendukung kualitas lingkungan sekaligus menambah pendapatan asli daerah (PAD),” ujar dr. Ryzqa.

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara BPJS Kesehatan dan UPT Labkes. Melalui kerja sama ini, peserta program Prolanis BPJS yang menderita penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan jantung kini dapat memperoleh layanan pemeriksaan laboratorium secara gratis di UPT Labkes.

“Kami telah menyiapkan tim mobile untuk menjangkau masyarakat di berbagai kabupaten/kota. Pemeriksaan akan dilakukan langsung di lapangan, dan hasilnya bisa diakses secara real-time melalui rekam medis elektronik,” tambahnya.

Selain itu, UPT Labkes juga meluncurkan layanan pemeriksaan HPV DNA sebagai bagian dari program skrining kanker leher rahim. Tahun ini ditargetkan sebanyak 24.000 sampel wanita usia subur akan diperiksa. Layanan ini dilaksanakan sebagai bentuk deteksi dini terhadap kanker serviks, yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Tambahan Sambutan dari Plt. Kadis Kesehatan:

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Wayan Apriani, SKM., M.Epid., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas cakupan layanan kesehatan berbasis deteksi dini.

“Pada kesempatan kali ini, kami juga ingin meluncurkan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan, mengingat masih rendahnya capaian pemeriksaan kesehatan di masyarakat. Saat ini kita baru mencapai 0,8 persen dari total penduduk, atau sekitar 26.000 jiwa. Angka ini sangat rendah jika dibandingkan dengan provinsi lain, meskipun bukan yang terendah. Oleh karena itu, kami memohon arahan dari Bapak Gubernur agar kami dapat meningkatkan cakupan ini sehingga kesehatan masyarakat dapat semakin baik. Dengan perkenan Bapak Gubernur, kami mohon kegiatan ini secara resmi dapat dilaunching. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucapnya.

“Kami telah menyiapkan tim mobile untuk menjangkau masyarakat di berbagai kabupaten/kota. Pemeriksaan akan dilakukan langsung di lapangan, dan hasilnya bisa diakses secara real-time melalui rekam medis elektronik,” tambahnya.

Selain itu, UPT Labkes juga meluncurkan layanan pemeriksaan HPV DNA sebagai bagian dari program skrining kanker leher rahim. Tahun ini ditargetkan sebanyak 24.000 sampel wanita usia subur akan diperiksa. Layanan ini dilaksanakan sebagai bentuk deteksi dini terhadap kanker serviks, yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Tambahan Sambutan dari Plt. Kadis Kesehatan:

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Wayan Apriani, SKM., M.Epid., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas cakupan layanan kesehatan berbasis deteksi dini.

“Pada kesempatan kali ini, kami juga ingin meluncurkan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan, mengingat masih rendahnya capaian pemeriksaan kesehatan di masyarakat. Saat ini kita baru mencapai 0,8 persen dari total penduduk, atau sekitar 26.000 jiwa. Angka ini sangat rendah jika dibandingkan dengan provinsi lain, meskipun bukan yang terendah. Oleh karena itu, kami memohon arahan dari Bapak Gubernur agar kami dapat meningkatkan cakupan ini sehingga kesehatan masyarakat dapat semakin baik. Dengan perkenan Bapak Gubernur, kami mohon kegiatan ini secara resmi dapat dilaunching. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucapnya.

Acara ditutup dengan peresmian Laboratorium TB Biosafety Level 2 (BSL-2), penyerahan bantuan alat pemeriksaan kesehatan gigi (PKG) ke seluruh kabupaten/kota, serta sesi foto bersama sebagai penanda komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sulawesi Tengah.

Sumber : UPT. Labkesda Prov. Sulteng

Penulis  Hamdi, SKM., M. Kes (Tim Humas Dinkes)

Dokumentasi : Muhammad Rio Pratama, SM (Tim Humas Dinkes)

utama_11zon-3-2048x1364

Dukung Transformasi Layanan Primer, Dinkes Sulteng Gelar Advokasi dan Bimtek Penyelenggaraan Labkesmas

Palu, 22 Juli 2025 – Dalam rangka mendukung transformasi layanan kesehatan primer dan sistem ketahanan kesehatan nasional, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah melalui UPT Laboratorium Kesehatan menggelar kegiatan Advokasi, Koordinasi, dan Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang dilaksanakan pada 22 Juli 2025 di Hotel Best Western Plus Coco, Kota Palu.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Wayan Apriani, SKM., M.Epid., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Labkesmas dalam mendukung upaya preventif, surveilans berbasis laboratorium, deteksi dini penyakit, serta penjaminan mutu laboratorium di wilayah kerja fasilitas kesehatan tingkat primer.

“Transformasi Labkesmas merupakan bagian dari upaya besar Kementerian Kesehatan dalam membangun sistem layanan primer yang lebih kuat dan tangguh, terutama dalam mendeteksi dan merespons dini kejadian luar biasa atau wabah penyakit,” ungkap Wayan Apriani.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Sulteng, Kepala Bidang dan pejabat teknis lintas program, narasumber dari Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes RI yang hadir secara daring melalui Zoom Meeting, Balai Labkesmas Regional 8 Donggala, serta Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik Sulteng.

Sebanyak 121 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang bertujuan mendorong optimalisasi peran Labkesmas dalam mendukung pencegahan dan pengendalian penyakit, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, serta penjaminan mutu dan surveilans berbasis laboratorium.

Transformasi Labkesmas mencakup:
– Penguatan kapasitas SDM, infrastruktur, dan peralatan laboratorium
– Penataan ulang laboratorium berdasarkan kategori biosafety (BSL) dan wilayah kerja
– Integrasi Labkesmas di Puskesmas sebagai garda terdepan dalam skrining dan deteksi dini penyakit

“UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulteng saat ini juga tengah bersiap mengoperasikan Laboratorium Tuberkulosis BSL-2 yang akan segera diresmikan oleh Bapak Gubernur,” tambah Kepala Dinkes Sulteng dalam arahannya.

Melalui advokasi dan bimbingan teknis ini, diharapkan terjalin keselarasan antara pusat dan daerah dalam penguatan Labkesmas sebagai bagian penting dari sistem kesehatan nasional yang responsif dan berdaya tanggap.

Sumber    :    UPT. Laboratorium Kesehatan

Penulis     :    Hamdi, SKM., M. Kes (Humas Dinkes Sulteng)

kar-720x564

Respons Cepat! Satpol PP Prov Sulteng Bidang Damkar Tangani Kebakaran di Pasar Inpres

Palu, 22 Juli 2025 – Telah terjadi peristiwa kebakaran di wilayah Pasar Inpres Manonda, Kota Palu, pada hari ini, Selasa, sekitar pukul 19.30 WITA. Api dengan cepat melahap kurang lebih 13 petak los pasar yang berada di lokasi tersebut.

Tim pemadam kebakaran dari Bidang Damkar Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sulawesi Tengah bersama dengan Damkar Kota Palu bergerak cepat ke lokasi untuk mengendalikan api. Upaya pemadaman dilakukan secara sigap dan terkordinasi, yang berhasil menghentikan perluasan api dan meminimalisir kerugian lebih lanjut.

Selain dua instansi utama tersebut, sejumlah pihak turut terlibat dalam penanganan kebakaran ini, di antaranya:

  • TNI/POLRI
  • BPBD Kota Palu
  • Dinas Perhubungan Kota Palu
  • Basarnas Palu
  • Satpol PP Kota Palu
  • PLN Kota Palu
  • Arteria UNISA
  • PSC 119 Kota Palu
  • Relawan Emergency Sulteng

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa hingga rilis ini disampaikan. Selaku Kepala Bidang Damkar Arjan Usman, S.Sos., M.Si “mengimbau pada masyarakat dan pedagang untuk tetap waspada serta memastikan instalasi listrik dan penggunaan api di area pasar dilakukan dengan aman”.

WhatsApp Image 2025-07-23 at 08.54.31

Muh. Idham Khalid Hadiri Peresmian Gedung Kantor BNNP Sulawesi Tengah

Palu, Sulawesi Tengah– Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Idham Khalid, S. Sos., M.A.P., turut menghadiri undangan peresmian Gedung Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah pada Selasa, (22/07/2025).

Peresmian fasilitas layanan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ini dilakukan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, didampingi Penasihat DWP BNN RI, Ny. Rita Hukom, dan Kepala BNN Provinsi Sulawesi Tengah, Ferdinand Maksi Pasule. Acara bersejarah ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, dan Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Heh, serta Kapolda Sulawesi Tengah, Gus Nugroho, dan Staf Ahli Gubernur Bidang SDM dan Pengembangan Kewilayahan Provinsi Sulawesi Tengah, Ihsan Basir.

Gedung kantor BNN Provinsi Sulawesi Tengah yang baru diresmikan ini berdiri megah di atas tanah hibah seluas 20.000 m² dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dengan luas bangunan 1.041 m². Terletak strategis di Jalan Soekarno-Hatta, kompleks ini terdiri dari gedung utama, pos jaga, rumah pompa, dan rumah genset.

Selain gedung BNNP, peresmian ini juga mencakup gedung rehabilitasi di Kabupaten Morowali yang turut diresmikan secara simbolik oleh Kepala BNN RI. Gedung rehabilitasi ini dibangun di atas lahan seluas 4.000 m² dengan luas bangunan 829,25 m².

Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, dalam sambutannya menegaskan bahwa peresmian kedua gedung baru ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat upaya penanggulangan permasalahan narkoba di wilayah Negeri Seribu Megalit. “Saya memaknai kantor itu adalah merupakan simbol pemerintah menghadirkan layanan, menghadirkan rasa,” ujarnya. Beliau juga menegaskan pentingnya kantor BNN sebagai simbol yang menakutkan bagi para penjahat narkoba.

Keberadaan kedua fasilitas baru ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan meningkatkan efektivitas program P4GN di Sulawesi Tengah, khususnya dalam menyediakan layanan rehabilitasi yang komprehensif bagi pecandu. Hal ini sejalan dengan komitmen BNN dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bersih tanpa narkoba (Bersinar).

Sumber : PPID Pelaksana Dispusaka Sulteng

Utama_11zon-2

Dinkes Sulteng Gelar Apel Korpri dan Sosialisasi HAM: Momentum Penyambutan ASN Baru dan Purna Bakti Pegawai

Palu, 17 Juli 2025 — Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah kembali melaksanakan Upacara Korpri 17 Bulan Berjalan, yang digelar di halaman kantor Dinkes Provinsi. Bertindak sebagai Pemimpin Upacara, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Wayan Apriani, SKM., M.Epid, memimpin langsung jalannya kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pejabat struktural, pejabat fungsional, staf pelaksana, PHL, serta perwakilan dari Kementerian HAM RI, yaitu Mirfad Basalamah, Kabid Instrumen dan Penguatan HAM, Kanwil Kemenkumham Sulteng.

Dalam arahannya, Plt. Kadis menyampaikan pesan penting mengenai siklus kehidupan ASN, di mana ada yang baru bergabung dan ada pula yang menyelesaikan masa baktinya. Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis diserahkan SK CPNS dan P3K kepada ASN yang baru bergabung, yakni:

  • Dr. Haslinda (CPNS, UPT Labkes)
  • Hendra (P3K, SDMK)
  • Nur Sari Dela Safitri (P3K, Pelkes)
  • Dessy Damayanti, A.Md.Kep. (P3K, SDMK)

Plt. Kadis mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada ASN baru serta mengajak untuk segera beradaptasi, bekerja penuh integritas, dan menjunjung tinggi disiplin sebagai dasar dari seluruh proses kerja ASN.Pada saat yang sama, dua ASN senior juga diberi penghargaan menjelang masa purna bakti, yakni:

  • Jelyta Horinne Elexin Bofe, SKM., M.Si (Kasubag TU UPT P2KT), dan
  • Astuti, SKM (Staf Pengelola Program Gizi, pada Bidang Kesmas),
    yang keduanya akan segera memasuki masa pensiun pada akhir bulan Juli 2025.

Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama lebih dari 30 tahun di bidang kesehatan.”Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Kanwil Kementerian HAM Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Mirfad Basalamah, Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM, menjelaskan bahwa Kementerian HAM merupakan transformasi dari Kementerian Hukum dan HAM, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 156 Tahun 2024. Berdasarkan regulasi ini, Kementerian HAM menjalankan fungsi strategis dalam merumuskan, menetapkan, dan melaksanakan kebijakan di bidang instrumen HAM, penguatan, serta pelayanan kepatuhan terhadap HAM.

Mirfad menegaskan bahwa HAM merupakan pilar utama dalam tata kelola pemerintahan yang demokratis, karena negara memiliki tanggung jawab untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak dasar warga negara. Dalam konteks ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) memegang peranan kunci sebagai garda terdepan dalam mengimplementasikan kebijakan publik yang berperspektif HAM.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian HAM Sulteng mengemban tugas untuk memberikan penguatan pemahaman HAM kepada para ASN, khususnya di lingkungan Dinas Kesehatan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran, mencegah potensi pelanggaran HAM dalam pelayanan publik, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Disampaikan pula bahwa dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, terdapat sepuluh kelompok hak dasar yang wajib dilindungi dan dipenuhi oleh negara. Salah satunya adalah hak untuk hidup, yang sangat erat kaitannya dengan pelayanan publik di sektor kesehatan. Mulai dari masa janin hingga tumbuh dan berkembang, setiap individu memiliki hak untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

“Oleh karena itu, ASN di sektor kesehatan perlu memiliki pemahaman yang kuat terkait prinsip-prinsip HAM, agar setiap kebijakan dan tindakan pelayanan yang dilakukan benar-benar melindungi hak-hak masyarakat secara menyeluruh,” tegas Mirfad.Sebagai penutup, dilakukan penyerahan cendera mata bagi ASN yang memasuki masa pensiun, serta foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah
Humas Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah

Penulis, Hamdi, SKM., M. Kes