Hr7F8tOFlbxSjMReHWysMZywxjwYsteULqM3uCD8

Dispusaka Sulteng Gelar Rapat Rutin: Pacu Program Magang OPD hingga Akreditasi di Tengah Efisiensi

Palu – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., memimpin rapat rutin lingkup dinas. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Deposit ini dihadiri oleh jajaran kepala bidang, pejabat fungsional, dan staf untuk membahas sejumlah agenda strategis organisasi. Senin (22/6/2026).

Dalam arahannya, Kepala Dinas menegaskan agar seluruh administrasi terkait program magang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan persiapan rapat tanggap darurat bencana segera dirampungkan hari ini. Beliau menekankan bahwa pelaksanaan magang yang ditargetkan berjalan empat angkatan hingga Juli ini mutlak tanpa anggaran dan gratis. Dispusaka berkomitmen menunjukkan kinerja optimal sebagai cerminan tata kelola arsip Pemerintah Provinsi yang menjadi patokan bagi OPD lain.

Terkait pengembangan SDM, Kepala Dinas menginstruksikan percepatan rekomendasi Uji Kompetensi (Ukom) ke BKD yang sempat tertunda, melalui pengajuan secara kolektif. Selain itu, menyikapi penginputan aplikasi Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) bulan depan, setiap bidang diminta bergerak cepat memfasilitasi rapat bersama Dinas Pendidikan, Inspektorat, dan PMD guna menindaklanjuti Surat Edaran pendirian perpustakaan di perangkat daerah, serta meminta laporan tertulis dari kabupaten/kota.

Menghadapi tantangan efisiensi anggaran menyeluruh, Kepala Dinas mengarahkan jajarannya agar tetap produktif dengan mengoptimalkan kegiatan berbasis daring secara kreatif tanpa mengeluh. Beliau juga mewajibkan Dispusaka Sulteng untuk mengakreditasi lembaganya sendiri secara internal yang dibagi ke dalam empat bidang termasuk sekretariat, guna memenuhi kelengkapan teknis administrasi dari Perpusnas RI sejak 2019 yang diterima via aplikasi SRIKANDI.

Usai memimpin rapat, Kepala Dinas langsung bergerak melakukan peninjauan lapangan guna memeriksa kondisi fisik Gedung Layanan yang baru. Langkah cepat ini diambil untuk mengidentifikasi dan mengantisipasi dampak kerusakan pascagempa bumi bermaknitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu pada Minggu (14/6/2026) lalu.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

Tags: No tags

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *