Palu, 7 April 2026 – Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat langkah strategisnya dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui kolaborasi lintas sektor. Momentum penting dari upaya ini ditandai dengan pelaksanaan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara lembaga pendidikan tinggi STAH Dharma Sentana dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah. Perjanjian ini menjadi tonggak awal yang krusial dalam menyatukan visi besar antara pemerintah daerah dan dunia akademisi.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Diah Agustiningsih, M.Pd., menegaskan bahwa pembangunan sektor pariwisata tidak mungkin dilakukan secara ego-sektoral atau berjalan sendiri. Diperlukan sebuah sinergi yang kuat dan berkesinambungan antar berbagai pihak untuk mewujudkan tujuan bersama. Pendekatan kolaboratif ini setidaknya harus melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, hingga para pemilik modal guna menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan berdampak luas.
Saat ini, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Tengah sendiri telah menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. Hal ini terlihat jelas dari pesatnya kemunculan berbagai usaha baru yang diinisiasi oleh masyarakat. Selain itu, beragam jasa yang terhubung langsung dengan industri pariwisata dan ekonomi kreatif juga terus berkembang secara dinamis dari waktu ke waktu.
Namun demikian, di balik tren pertumbuhan yang positif tersebut, masih terdapat tantangan nyata yang harus segera diurai. Tantangan utama yang cukup mendesak adalah adanya kesenjangan antara tingginya kebutuhan spesifik dari industri dengan tingkat kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang ada saat ini.
Oleh karena itu, langkah menggandeng institusi pendidikan seperti STAH Dharma Sentana dinilai sebagai solusi yang sangat tepat dan strategis. Kerja sama ini difokuskan pada upaya mempersiapkan sekaligus mencetak SDM yang kemampuannya relevan dengan perkembangan zaman. Melalui sinergi pendidikan ini, diharapkan lahir individu-individu yang adaptif dan mampu menjawab segala tantangan serta kebutuhan industri secara profesional.
Melalui kolaborasi erat ini, target yang ingin dicapai bukan hanya sekadar menghasilkan tenaga kerja yang siap pakai untuk mengisi lowongan di perusahaan. Lebih dari itu, kerja sama ini juga diharapkan mampu menetaskan wirausaha-wirausaha baru yang tangguh di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan demikian, sektor ini dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, perluasan penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.
Sebagai visi jangka panjang, penguatan sinergi ini diharapkan mampu mendorong transformasi sektor pariwisata dari yang tadinya sekadar sektor pendukung menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah. Dengan dukungan SDM yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing, serta pelibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, pariwisata Sulawesi Tengah diyakini akan mampu mendongkrak kontribusinya terhadap PDRB. Pada akhirnya, hal ini akan memperluas dampak ekonomi secara inklusif dan memperkuat posisi daerah sebagai destinasi wisata yang tidak hanya unggul secara potensi, tetapi juga matang dalam tata kelola dan pengembangan industrinya.
Sumber : PPID Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah


Leave A Comment